Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH 246. kedatangan para pangeran


__ADS_3

Tiga Tahun Berlalu


Jhin Tian telah menyelesaikan semua latihan yang diberikan Dewa Shin Lie Fa.


"Pangeran Tian hari ini pangeran pertama dan pangeran kedua telah selesai dari pelatihan dan mereka akan kembali ketempat ini" ucap hu Jiao salah satu pengikut dewa Shin Lie Fa yang berada di tempat Jhin Tian


"Baik... aku akan menyambut mereka" ucap jhin Tian dengan senyumnya.


"Baik pangeran hamba mohon undur diri" ucap Hu Jiao


Jhin Tian hanya mengangguk dia segera masuk kedalam kediamannya.


"Yan yan apa kau tau dimana Fu Cang" tanya Jhin Tian.


"Sepertinya dia sedang berada di belakang istana, tadi ada penjaga kuda yang mengatakan bahwa salah satu kuda anda sakit, mungkin dia sedang memeriksanya" ucap Yan Yan.


"Baiklah, tolong siapkan Air aku akan berendam sebentar" ucap Jhin Tian lalu duduk dimejanya sambil membaca buku.


"Baik Tuan" ucap Yan Yan, dia segera menyiapkam air untuk Jhin Tian


"pangeran... ini aku Fu Cang" Ucap Fu Cang dari Luar kediaman.


"ya masuklah" ucap Jhin Tian.


Fu Cang Masuk dan melihat Jhin Tian masih bersantai dikursinya.


"Ah pangeran kudengar pangeran pertama dan kedua akan kembali mengapa anda belum bersiap" tanya Fu Cang.


"Aku akan segera bersiap, ah ya Fu Cang Siapkan apa yang ku katakan padamu kemarin" ucap Jhin Tian.


"Aku sudah menyiapkannya" ucap Fu Cang namun wajahnya masih terlihat ragu.


"Apa ada masalah" tanya Jhin Tian.


"Sebenarnya pangeran, kemarin saat aku kembali dari dunia fana, putri Xuan sepertinya sedang tidak baik" ucap Fu Cang.


jhin Tian langsung berdiri dari duduknya.


"Tidak baik bagaimana, apa maksudmu" ucap Jhin Tian dengan nada tinggi.


Fu Cang hanya menunduk


"Kemarin ada ujian di sekte tuan putri, tapi sepertinya ada yang berbuat curang, karna ditengah tengah pertandingan putri tiba tiba pingsan, aku ingin mendekat tapi terlalu banyak orang dan itu akan membuat identitas putri terbongkar" jelas Fu Cang.


Brakkk........


Fu Cang dan semua yang ada disana terkejut saat Jhin Tian memukul meja dengan keras.


"Bagaiman mungkin kau baru mrmberitauku, kau bisa mengatakannya kemarin astaga Xuan" ucap Jhin tian


"maaf pangeran tapi kemarin anda berada di kediaman yang mulia hamba tidak berani mengatakannya" jelas Fu Cang.


"Tuan tian ada apa" tanya Yan Yan Yang terkejut.


"Tidak ada yan yan kembalilah" ucap Jhin Tian sambil memijat pelipisnya.

__ADS_1


"Sekarang pergi ketempat Xuan dan periksa keadaanya, aku ingin dia baik baik saja hari ini juga" ucap Jhin Tian.


" Tap.... "


"Aku tidak butuh bantahan" Ucap Jhin Tian dengan marah.


"Ba Baik Pangeran hamba pergi sekarang" ucap Fu Cang lalu segera berbalik pergi.


"Xuan kuharap kau baik baik saja" ucap Jhin Tian sambil menghela nafas berat.


Siang Itu Jhin Tian telah berada di depan Gerbang Istana Surgawi.


"Pangeran Tian kuharap kau bisa segera beradaptasi dengan kedua saudaramu" ucap Dewa Shin Lie Fa.


"Aku akan berusaha sebaik mungkin" ucap Jhin Tian dengan sedikit membungkuk dan tersenyum tipis.


"Yang Mulia Pangeran Pertama dan pangeran kedua telah sampai" ucap Seorang pengawal.


Dewa Shin Lie Fa mengangguk, gerbang istana terbuka lebar dua kereta besar nan mewah berhenti tepat didepan gerbang


Seorang pria tampan keluar dari Kereta itu, yah dia adalah Pangeran Pertama Yi Fian



pangeran Yi Fian


"Salam Yang Mulia"Ucap Yi Fian Dengan menjuru hormat.


"Aku senang kau kembali dengan selamat" ucap dewa Shin Lie Fa.


"Senang bertemu dengan anda kakak pertama" ucap Jhin Tian sambil memberikan Hormat.


"Yo kakak pertama adakah yang melebihi ketampanan ku ini hmm" Seorang pria tampan keluar dari kerta kedua pakaian nya tampak begitu mewah berbeda dengan pangeran pertama yang lebih sederhana, ya dia tak lain adalah Lu Ziqan pangeran Kedua.



pangeran Lu Ziqan


"Yah kali ini ada " ucap Yi Fian dengan senyum lembutnya.


"Salam Yang Mulia" ucap Lu Ziqan sambil memberikan hormat pada dewa Shin Lie Fa


" Senang kau kembali dengan selamat pangeran kedua" ucap Dewa Shin Lie Fa dan Diangguki oleh Lu Ziqan.


"Yo kau pasti adik Jhin Tian, emm kakak benar dia memang tampan tapi yah tidak bisa menandingi ketampananku" ucap Lu Ziqan yang membuat semuanya tertawa geli.


"Sudah sudah, sebaiknya kita lanjutkan didalam tidak baik terus berada didepan gerbang seperti ini hmm" ucap Dewa Shin Lie Fa.


"Baik Yang mulia" ucap mereka semua serempak.


Mereka semua kembali ke pekerjaan mereka masih masing.


Saat ini Jhin Tian sedang berkeliling bersama pangeran pertama.


"Sejak terakhir aku berada disini tempat ini masih sama" ucap Yi Fian.

__ADS_1


"Tentu saja, ini yang mulia lakukan agar kalian tetap nyaman saat kembali kemari" ucap Jhin Tian.


Jhin Tian berjalan sambik sedikit melamun membuat Yi Fian mengkerutkan alisnya.


"Aku memang baru pertama melihatmu tapi aku merasa kau sedang banyak fikiran apa ada masalah" tanya Yi Fian.


"Ah tidak ada aku hanya memikirkan sesuatu, ah ini tidak lah penting" ucap Jhin Tian dengan tersenyum canggung.


"begitukan, kalau begitu bagus.. Bagaimana dengan latihanmu Yang Mulia tidak terlalu membuatmu kesal kan" Tanya Yi Fian... Mereka terus mengobrol .


Sementara Itu di Dunia fana, Seorang gadis cantik terbaring lemah wajahnya terlihat pucat, seorang pria juga ada disampingnya memegang tangannya dengan wajah penuh kekhawatiran, mereka tak lain adalah Chu Liyan dan Jhin Xuan.


"Xuan kumohon bangunlah... Ayah pasti akan memarahiku jika terjadi sesuatu yang buruk padamu, xuan kumohon" liyan terus memegang tangan Xuan, semejak Xuan pingsan saat pertandingan Liyan juga tidak mau melanjutkannya dia terus berada didekat Xuan.


"Pangeran Liyan Aku mohon makanlah, sudah dua hari ini anda tidak makan apapun, anda bisa sakit" ucap Xi Liyi dia menyukai Liyan namun dia juga membenci Xuan karna Xuan yang terus berada didekat Liyan.


"Tidak... Pergilah" ucap Liyan.


"Tapi.."


"Pergiii...!!!!" Liyan menjawab dengan keras


Xi Liyi pergi dengan kesal.


"Hanya demi anak pelayan itu pangeran liyan membentakku" Xi Liyi mengepalkan tangannya dengan erat.


Sementara Di ruangan Xuan Tiba tiba Seorang pria muncul tiba tiba membuat Liyan termundur kebelakang karena terkejut.


Liyan Kemudian mengambil pedangnya.


"Siapa kauu" ucap Liyan Sambil mengacungkan pedangnya.


"Oh pangeran Liyan ,tenang lah aku bukanlah musuhmu" ucap orang itu sambil tersenyum.


" aku tidak mengenalmu... Sebaiknya segeralah menjauh dari adikmu" ucap Liyan tegas, karena orang itu muncul tepat disamping ranjang Xuan.


"Hmm... Apa kau tidak ingin Putri Xuan sembuh, ayahmu sedang perjalanan kemari mungkin sebentar lagi sampai, kau tidak ingin ayahmu khawatir kan" ucap orang itu.


"kau bisa menyembuhkan Xuan"Tanya Liyan sambil perlahan menurunkan pedangnya.


Orang itu tersenyum..


"Aku memang mendapat perintah untuk menyembuhkannya" ucap Orang Itu.


"Hah" liyan Binggung dia saja tidak mengenal orang itu.


"Siapa yang memerintahkanmu" tanya Liyan.


"Diaa..."


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2