Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
Ch 48. Anggota sekte Iblis Darah


__ADS_3

"Ya itu lah tuan kami dia orang yang sangat baik sebab itulah banyak yang menyukainya namun banyak juga yang iri akan itu" ucap roh itu.


"Bukankah kau hanya roh kenapa bisa tau begitu banyak tentang orang itu" tanya Chu Tian.


"Hey kau pikir aku adalah anak berumur belasan tahun seperti kau , aku ini sudah berumur ratusan ribu tahun bahkan sebelum orang itu ada aku sudah ada jadi aku tidak perlu menjelaskan lagi " ucap roh itu dengan kesal.


"ohh" kata Chu Tian sambil mengangukkan kepalanya


"Baiklah aku tidak bisa berlama lama lagi kakakku sedang menunggu aku harus cepat menyelesaikan urusanku disini" kata Chu Tian.


"memang apa urusanmu disini" tanya salah satu roh


"Mencari markas sekte iblis darah dan para pengendali binatang iblis" jawab Chu Tian


"Tungguu, Apa binatang iblis bukankah itu makhluk dunia bawah dan sekarang sedang tersegel" kata salah satu roh dengan ketakutan.


"Aku juga tidak tau yang jelas beberap waktu yang lalu mereka menyerang kerajaan Chu" Ucap Chu Tian.


"Bagaimana bisa mereka menyerang sebuah kerajaan apakah mereka sudah mulai pintar" ucap salah satu roh dengan binggung.


Chu Tian lalu menceritakan apa yang terjadi dikerajaan Chu Waktu itu termasuk tentang beberapa orang yang diduga sebagai pengendali binatang iblis.


"Binatang iblis memiliki seorang ratu, tidak mungkin para binatang iblis memiliki pengendali, kau jangan mengada ada" ucap salah saturoh dengan sedikit kesal dia berfikir bahwa Chu Tian mengarang cerita.


"Aku tau mereka memiliki ratu tapi aku benar benar merasakan keberadaan orang lain saat pertarungan itu dan saat semua binatang iblis kalah orang itu langsung melarikan diri" kata Chu Tian.


"beberapa waktu lalu memang ada aura hewan iblis namun aku tidak yakin akan hal itu " ucap roh lainnya sambil berfikir akan sesuatu.


mereka terus berbincang tentang hewan iblis bahkan Chu Tian ikut mendengarkan beberapa informasi baru tentang binatang iblis.

__ADS_1


"Terimakasih semuanya aku harus segera bergegas dan ya aku akan mencoba melakukan hal itu untuk kalian" ucap Chu Tian sambil melangkah pergi.


Chu Tian terus berjalan didaerah yang gelap itu namun dia menggunakan energi api nya untuk penerangan sebenarnya dia ingin menggunakan energi cahaya namun itu akan memancing para hewan iblis datang.


Setelah cukup lama berjalan Chu Tian mendengar perbincangan beberapa orang mendengar apa yang mereka bincangkan Chu Tian tersenyum tipis.


"Sebelum kalian meninggalkan tempat ini aku akan memberikan hadiah kecil untuk kalian" ucap Chu Tian yang datang tiba tiba dan membuat orang yang ada disana terkejut.


"Penyusup ada pe" belum sempat orang itu beteriak Chu Tian telah melesatkan energi esnya menembus jantung orang itu.


"Siapa kau beraninya kau datang kekawasan sekte iblis darah, kau akan akh..!!" orang yang berbicara itu langsung mati seketika juga tanpa bisa melanjutkan kata katanya.


"Cih terlalu banyak omong kosong" ucap Chu Tian dengan dingin.


para anggota sekte iblis darah mulai bertadangan lebih banyak dan mengepung Chu Tian, sedangkan Chu Tian masih terlihat tenang bahkan dia sesekali akan tersenyum kecil.


"Apakah kalian semua disini sendirian apa ketua kalian sangat takut hingga tidak ada yang mengawasi kalian disini" ejek Chu Tian.


"Semuanya serang" ucapanya lagi


Para anggota yang berjumplah ratusan namun hampir semuanya berada ditingkat kaisar bahkan ada yang ditingkat dewa menyerang Chu Tian sekaligus.


Chu Tian yang diserang begitu banyak orang masih terlihat sangat tenang bahkan senyum.kecil selalu menghiasi bibirnya.


Saat Chu tian terkepung dia memutar tubuhnya dan melepaskan energi esnya membuat semua orang terpental dan jatuh .


mereka masih belum menyerah mereka langsung menyerang Chu Tian dengan energi masing masing, Chu Tian dengan lihai menghindari setiap serangan yang mengarah padanya


Sambil menghindari Chu Tian juga masih mampu untuk menyerang balik pihak lawan hingga beberapa dari mereka harus meregang nyawa setelah terkena serangan Chu Tian.

__ADS_1


Ledakan ledakan keras terus terjadi saat energi orsng orang itu menghantam dinding jurang membuat orang yang ada diatas jurang merasakan getaran seperti gempa.


***


Diatas jurang Chu Yun terus berharap agar Chu Tian baik baik saja dia masih setia didalam lingkaran formasi yang di buat Chu Tian dia beberapa kali mendapat serangan namun orang orang itu mati saat mereka ingin menembus perisai formasi milik Chu Yun.


"Adik semoga kau baik baik saja, aku tidak ingin terjadi apapun kepadamu" ucap Chu Yun dia sangat Khawatir karena Chu Tian tidak keluar dari gua hampir satu minggu lamanya ditambah sekarang dia merasakan getaran dan sesekali dia akan mendengar ledakan .


Chu Yun ingin keluar dan memeriksa keadaan Chu Tian namun formasi yang di buat Chu Tian tidak bisa ia buka begitu saja. dia terus mencoba namun hasilnya nihil dia tetap tidak bisa membuka formasi yang dibuat Chu Tian.


***


Sedangkan di sisi Chu Tian masih terus melawan dia masih terlihat tenang dan seakan menikmati pertarungan itu, dia sudah berhasil membunuh setengah dari mereka.


Chu Tian hanya menggunakan energi es nya untuk melawan para anggota sekte iblis darah itu ,setelah beberapa saat Chu Tian terlihat sudah bosan karena tidaka da satupun serangan yang membuatnya bersemangat.


"Kalian hanya membuatku merasa jenuh aku akan mengahirinya" ucap Chu Tian dengan wajah kesal semua orang yang tersisa menjadi binggung ,mereka berjuang setengah mati dan Chu Tian merasa bosan sungguh monster pikir mereka semua.


Chu Tian melakukan segel tangan lalu sebuah gelembung raksaksa terbang ke arah para anggota sekte iblis Darah semua orang panik dan berusaha melarikan diri namun semua tetap tertangkap oleh gelembung besar itu.


Saat Semua oramg didalam gelembung mereka bahkan tidak merasakan apapun dan merasa mantra milik Chu Tian tidak berfungsi mereka semua tertawa mengejek Chu Tian.


Namun tidak dengan Chu Tian dia hanya tersenyum lalu melesat pergi untuk keluar dari jurang itu, semua orang berfikir Chu Tian melarikan diri karena malu , namun saat Chu Tian sampai di atas jurang gelembung besar itu meledak dengan sangat keras dan berhasil membunuh semua anggota sekte iblis darah yang tersisa disana.


Saat Chu Tian keluar dia mendapati seorang wanita yang menangis tersedu sedu , Chu Tian lalu membuka formasi dan menghampiri wanita itu.


"Kakak kenapa kau menangia" tanya Chu Tian setelah sampai dihadapan wanita cantik itu.


mendengar suara orang yang dia khawatirkan perempuan itu mendongak lalu berdiri dan memeluk Chu Tian dengan erat

__ADS_1


.


hai hai


__ADS_2