
Disisi lain Raja Xin juga sudah mulai kewalahan melawan begitu banyak orang terlebih lagi dia baru saja pulih dari sakitnya tentu dia belum bisa menggunakan kekuatan penuhnya dan itu membuat keuntungan tersendiri bagi lawannya.
"Syukurlah Pangeran Chu ada disini aku bisa lebih tenang sekarang" guman Raja Xin sambil melirik Chu Tian ,Dia sedari tadi memang sangat menghawatirkan putrinya
"Jangan alihkan fokusmu saat bertarung " ucap pemimpin orang berbaju hitam lalu menendang perut Raja Xin hingga terdorong kebelakang.
sambil kembali Bangkit Raja Xin Mengepalkan tangannya.
"Kali ini aku akan lebih serius lagi, hiaaa" ucap nya lalu berlari kearah orang orang berbaju hitam dan menyerang mereka dengan pedang panjangnya.
Disisi lain Chu Tian masih terus bertarung dia sudah membunuh empat orang berbaju hitam dan itu terus bertambah seiring berjalannya waktu.
"Bagaimana bocah sekecil ini memiliki energi yang begitu besar" ucap salah satu dari orang berbaju hitam.
"Tidak ada pilihan lain kita harus membunuhnya apapun caranya" ucap yang lainnya.
Mereka serempak menyerang Chu Tian dari segala arah itu tentu tidak menyulitkan Chu Tian.Energi Hitam terus menghantam tubuh Chu Tian namun Chu Tian masih baik baik saja.
"Apa hanya ini kekuatan kalian, sungguh menyedihkan jika kalian disebut sebagai aliran hitam yang paling ditakuti" ucap Chu Tian sambil mengejek.
"jaga mulutmu itu" ucap orang berbaju hitam dengan nada marah
"Rasakan teknik dari sekte iblis darah kami" ucapnya lagi lalu bersiap melakukan serangan
"Ah jadi benar kalian dari sekte iblis darah, tidak ada alasan lagi aku menahan diri" ucap Chu Tian dengan tersenyum sinis.
"Keparat kau ,semuanya serang dia dengan teknik kita" ucapnya lalu semua orang berbaju Hitam yang mengepung Chu Tian melakukan segel tangan yang rumit secara bersamaan.
"Segel Darah, Formasi kabut Darah" ucap Mereka serempak.
"Gawat" chu Tian dengan cepat membuat kubah yang terbuat dari elemen Es nya.
__ADS_1
Seketika Chu Tian dikelilingi kabut berwarna merah darah dan membentuk seperti bola yang membungkus Chu Tian.
"Tidakkkk kakak Tian" teriak Xin Lan air matanya mengalir begitu saja tanpa mau berhenti.
"Pangerann!!" teraiak Raja Xin sembari menahan pedang lawannya.
"Hahaha dia tidak akan selamat dari formasi itu" ucap Orang yang menjadi lawan Raja Xin.
Didalam Kabut darah itu Chu Tian masih terus berusaha mempertahankan Kubah Esnya sembari mencari Titik Lemah dari Formasi itu.
"Hahaha bocah kau akan mati didalam formasi kabut darah kami karena tidak ada seorangpun yang mampu keluar dari ilusi yang ada di dalam kabut darah hahaha" ucap orang itu dengan tertawa lantang berharap Chu Tian terkena Ilusi
Yang dia tidak tau adalah Chu Tian telah mempersiapkan semuanya dengan membuat kubah Es Sebelum
**
Disisi lain Xiao Feng dan Lao Hei menghentikan pertarungan mereka.
" Tuan dalam Bahaya" ucap mereka serempak padahal mereka berada ditempat yang berbeda.
mereka melesat bagaikan angin dan bertemu di tengah perjalanan.
"Xiao Feng apa kau merasakannya" ucap Lao Hei.
"ya ,kita harus segera sampai disana" ucap Xiao Feng.
Mereka terus melesat sambil mencoba terhubung dengan Chu Tian.
***
Chu Tian kini telah menemukan titik lemahnya.
__ADS_1
"Ilusi ini hanya bisa hancur jika di lawan dengan ilusi yang lebih kuat." ucap Chu Tian lalu dia merasakan ada ayang mencoba terhubung dengannya.
"Tuan apa kau baik baik saja ,aku merasakan nyawamu dalam bahaya" ucap Lao hei melalui telepati.
"Tidak aku tidak apa apa hanya saja aku butuh ilusi yang lebih besar dari ilusi kabut darah" ucap Chu Tian.
"Ilusi kabut darah, Xiao Feng apa kau tau caranya" tanya Lao Hei pada Xiao Feng namun bisa didengar juga oleh Chu Tian.
"Sayangnya itu adalah teknik terlarang sejak zaman dahulu dan aku tidak tau kelemahan dari ilusi itu mungkin Tuan guru Cang He tau" ucap Xiao Feng
"Aku tidak bisa menghubungi guru, andai saja Serulingku ada disini, ah benar serulingku memiliki formasi dan tentu bisa mengalahkan ilusi kecil ini" ucap Chu Tian
"Ah iya aku baru ingat tuan punya Seruling yang hebat" ucap Lao Hei.
" Memangnya kapan kau benar benar ingat" kata Xiao Feng.
"Kau"
"Sudahlah kalian tolong aku pindahkan formasi yang melindungi Xin Lan dan Yan Sha ke formasi ini, namun tetap lindungi Xin Lan dan Yan Sha" perintah Chu Tian.
"Baik" ucap Xiao Feng dan Lao hei bersamaan mereka lalu mempercepat gerakan mereka .
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Jan lupa like👍🏻