Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH. 85 Kau Saudaraku..!


__ADS_3

"Zaein apa kau tau dimana xiao Feng" tanya Chu tian pada Zaein.


"Xiao Feng tadi dia ada bersama Ji Kun diruang pertahanan" ucap zaein .


"Baiklah lanjutkan peekerjaanmu" ucap chu tian dan diangguki oleh Zaein.


"Xiao Feng" ucap Chu Tian saat melihat Xiao Feng.


"Kenapa kau mencariku" tanya Xiao feng.


"Aku sudah mencoba memanggilmu dari tadi tapi sepertinya lau menutup kenapa" tanya Chu tiandengan kesal dia mencoba bertelepati dengan Xiao Feng namun selalu tidak bisa.


"Ee ji Kun aku akan menemuimu nanti ,aku pergi dulu" ucap Xiao Feng lalu pergi bersama Chu tian yang terus memarahinya.


"Chu Tian sebenarnya ada apa denganmu" tanya Xiao feng saat berada dikediaman Chu Tian.


"Katakan padaku dengan jujur apakah alasanmu kemarin mengatakan hal itu padaku karena Guru Cang He" tanya Chu tian sambil menatap tajam Xiao Feng.


"Bukan Guru Cang he ,tapi aku sendiri aku sudah tau kau adalah pangeran mahkota satu satunya yang bisa menduduki tahta milik dewa pemimpin" ucap Xiao Feng.


"Lalu apa salahnya dengan itu, aku tidak ingin jadi pemimpin juga tidak ingin menjadi raja tiga alam sekalipun" ucap Chu Tian.


"Tidak kau tidak bisa seperti ini tiga alam membutuhkanmu" ucap xiao Feng.


"Jadi kenapa jika mereka membutuhkanku, jika mereka membutuhkanku boleh saja tapi jangan membuatku kehilangan saudaraku" ucap chu Tian.


"Cobalah mengerti An'er kami para phoenix tidak mungkin bisa bersanding dengan dewa penguasa sepertimu" ucap Xiao Feng mencoba membujuk Chu Tian.


"Aku tidak peduli dengan itu dan satuhal lagi aku bukanlah dewa penguasa, aku melindungi dunia ini bersama saudara saudaraku tanpa perlu menaiki tahta itu" ucap Chu Tian.


"Tapi Tahta itu akan kosong jika kau tidak menjadi Raja Tiga Dunia, lagi pula bukankah itu adalah takdirmu menjadi penguasa alam bukan menjadi pendekar Phoenix" ucap xiao Feng


"Jika aku mendapatkan tahta itu hanya karena ayahku adalah seorang dewa terkuat maka aku akan mencari cara mengembalikan kekuatan paman Jhin She , maka dia akan menjadi dewa terkuat dan itulah yang diinginkan ayahku" ucap Chu Tian.


"Apa kau gila hah mengembalikan kekuatan seorang dewa itu adalah hal yang mustahil kalau pun bisa itu pasti sangat sulit" ucap Xiao Feng.


"Aku akan berusaha untuk itu, pasti ada caranya" ucap Chu Tian.


"Kenapa kau begitu keras kepala Chu Tian, kau hanya perlu melepas aku dan kau bisa mendaki lebih tinggi dengan mudah" ucap Xiao Feng dengan sedikit menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Kita memulai bersama maka harus sampai dipuncak bersama aku tidak ingin mengorbankan siapapun lagi." ucap Chu Tian memandang keluar jendela.


"Kumohon lepaslah aku, terbanglah bebas tanpa ada gangguan dariku" ucap Xiao Feng berlutut dihadatpan Chu Tian.


"Aku mohon mengertilah kau adalah orang yang berharga dihidupku ,andai hari itu tidak ada dirimu mungkin aku sudah mati kelaparan dihutan itu" ucap Chu Tian dengan keras.


"Tapi sang phoenix tidak.."


"Aku tidak peduli apakah kau phoenix fenixs ataupun naga sekalipun kau adalah saudaraku " ucap Chu tian kemudian dia duduk dilantai dan menyenderkan badannya kedinding.


"Maaf tapi ini satu satunya caraku untuk membantumu menaiki Tahta Raja Tiga dunia" ucap Xiao Feng kemudian dia berusaha melakukan segel tangan namun digagal kan Chu Tian dengan energi kegelapan yang diubah menjadi bayangan hitam yang menangkap kedua tangan Xiao Feng.


Apa kau tidak mengerti jika aku melepasmu maka kau akan kembali ke suku phoenix dan mereka akan kecewa karana kau tidak membawa pendekar Phoenix sang penjaga mereka" ucap Chu tian yang mulai tenang.


"Itu adalah urusanku, kau tidak perlu memikirkan hal itu" ucap Xiao Feng.


plaakk...


Chu Tian menampar Xiao Feng dengan keras dia benar benar sudah tidak tahan.


"Sebenarnya kau anggap apa aku ini " tanya Chu Tian dengan tatapan tajamnya.


Chu Tian memejamkan mata saat Xiao feng menjawab dia seperti menahan sesuatu.


"Jika begitu turuti perintahku sebagai tuanmu, tetap disini dan jangan kemanapun, " ucap chu tian melangkah pergi tanpa melepas ikatan Xiao Feng.


"Maaf" ucap Pelan Xiao Feng saat Chu Tian pergi.


Chu tian yang sedang dalam suasana hati tidak baik pun pergi keruang dimensi dia melepas kemarahanya disana.


"Chu tian apa yang kau lakukan kau bisa menghancurkan seluruh dimensi ini" ucap Cang He menenangkan Chu tian.


"Apa yang kau inginkah lagi" ucap Chu Tian dengan dingin.


"kau ini kenapa tenangkan dirimu" ucap cang he.


"Apa kau puas melihat aku kehilangan orang yang kusayangi hanya untuk tahta itu" ucap Chu Tian dengan marah.


"Apa maksudmu, kenapa kau bicara begitu kasar" ucap Cang He.

__ADS_1


"Apa kau kira aku tidak tau , kau lah yang membuat penyerangan dikerajaan Chu Berjalan mulus dan kau juga yang membantu Hong Di dan Pei wo menghancurkan mantra formasi yang kubuat, " ucap Chu Tian.


" bagaimana kau bisa berfikiran seperti itu." tanya Cang he dengan mengkerutkan keningnya.


"Kekuatan Hong Di dan Pei Wo saja bisa cepat kupatahkan , jadi tidak mungkin mereka bisa merusak formasi pelindung itu. yang mengetahui titik lemah dari Formasiku hanya kau dan Lao hei, sedangkan Lao Hei ada bersama ku saat itu jadi hanya satu jawabannya, lagi pun aku merasakan energimu saat energi jiwaku hancur pada saat itu" ucap Chu Tian.


"Aku benar benar salah telah meremehkanmu" jawab Cang He.


"Aku berterimakasih karna kau mau menjadi guruku dan aku melepasmu dari tugas yang diberikan ayahku untuk menjagaku, " ucap chu Tian dengan Serius.


"Aku melakukan ini semua demi kebaikanmu apa kau tau itu" ucap Cang he .


"Aku tidak peduli, Ayah kandungku telah mati dan kau juga merenggut nyawa ayah yang telah menjagaku" ucap Chu Tian


"Sungguh aku hanya ingin membantumu menguasai tiga dunia" ucap Cang He.


"Apa gunanya , apa gunanya tahta yang begitu tinggi tapi kehilangan orang orang yang kusayangi, sekarang kau juga ingin menjauhkan Xiao Feng dariku juga" ucap Chu Tian dia sudah tak kuasa menahan amaran dan kesedihannya.


"Apa kau akan menyerah sekarang" tanya Cang he.


"Aku tidak pernah menyerah aku hanya tidak ingin orang orang disekitarku terluka lagi karena tahta ini, aku tidak menginginkannya " ucap Chu Tian.


"Lalu siapa yang akan menjaga tiga dunia, kau adalah seorang dewa, juga seorang penyelamat ayahmu tidak pernah seputus asa ini sebelumnya" ucap Cang he.


"jangan samakan aku dengan ayahku, tunggu ayah aku tau apa yang bisa mengembalikan kekuatan paman" ucap Chu Tian.


"Chu Tian apa yang ingin kau lakukan" Tanya Cang He.


"Hengh terimalah salam murid untuk guru, guru boleh menempati dimensi ini" ucap Chu tian lalu mengangkat tangannya dan mengembalikan keadaan seperti semula


Chu tian meninggalkan ruang dimensinya dia sekarang tau apa yang harus dilakukan lagipun waktunya hanya tinggal satu tahun


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2