
"Aku tau tapi bisakah kau menarik kembali kekeuatan jiwamu , kondisimu bisa lebih buruk dari ini" ucap Xiao feng.
"Aku bisa namun aku tidak akan melakukannya aku masih bisa menahan ini jika aku menahannya mungkin kerajaan Chu masih bisa selamat" ucap Chu Tian.
"Arrggh ambil saja kekuatan jiwamu kembali lagi pula mereka hanya keluarga angkatmu saja ,pedulikan keselamatanmu dulu" ucap lao hei dengan frustasi
Semua menoleh kearah Lao hei dengan wajah Rumit
"Apa bukankah yang kukatakan benar" tanya Lao Hei dengan heran.
"Kau memang benar tapi bagaimana pun mereka tetap keluargaku..!! yang telah menjagaku dan membesarkanku ,dan mereka semua tetap keluargaku dan kalian semua juga keluargaku aku hanya beeharap semua keluargaku baik baik saja, sekarang biarkan aku mempercepat perjalanan ini" ucap Chu Tian dengan mantap
"Jika kau keras kepala maka aku akan membantumu" ucap yan Sha dan diangguki oleh lao hei dan Xiao Feng.
"Tapii.."
"Kita adalah keluarga kan dan keluarga harus saling tolong menolong" ucap Xiao Feng
Chu tian tersenyum dan mengangguk
"Maaf jika merepotkan ini membutuhkan energi yang besar jika kalian sudah tidak kuat lepaskanlah atau aku yang akan melepaskan sendiri" ucap chu Tian dengan serius lalu duduk sambil memejamkan mata.
Yan Sha berada dibelakang Chu Tian dan Lao Hei serta Xiao Feng berada disamling kanan dan kiri Yan Sha mereka mulai mengalirkan energi mereka untuk Chu tian.
"Mulai"Teriak Chu Tian setelah melakukan segel tangan yang rumit.
Ruang teleportasi itu seketika berjalan dengan lebih cepat dari biasanya namun itu benar benar menguras tenaga mereka berempat .
lima jam mereka terus mentrasfer energi pada Chu Tian namun perjalanan masih jauh setidaknya butuh waktu sekitar setengah hari lagi.
"Lepaskan energi kalian dan pulihkan tenaga kalian, jinfu ambilkan aku pil pemulih energi" ucap Chu tian langsung memutus energi dari Yan Sha, Xiao Feng dan Lao Hei karena Chu Tian tau ketiga orang ini telah kehabisan energi jika terus dipaksa itu akan berbahaya jadi Chu tian memustuskan energi mereka dan meminta Jinfu mengambilkan Pil Diruang dimensi karna saat ini dia tidak bisa masuk kedalam dimensi.
"Tidak Chu tian aku masih sanggup aku akan membantumu" ucap yan Sha bersiap mentransfer energi lagi
"Kubilang Pulihkan tenagamu aku butuh kau nanti di kerajaan Chu" bentak Chu Tian darah segar mulai mengalir disudut bibir Chu tian
" gawat Formasinya hancur ,Uhuk uhuk"Chu Tian kembali terbatuk namun sekarang mulutnya telah peduh dengan darah.
"Kau baik baik saja" tanya Xiao Feng.
"Aku tidak apa apa ,aku akan tambah kecepatannya" ucap Chu Tian
"Sudah cukup jangan lakukan lagi" ucap Xiao Feng menghentikan Chu tian.
__ADS_1
"Diamlah aku harus cepat sampai formasi itu sudah hancur " ucap Chu tian sambil memejamkan matanya dan menahan rasa sakit yang menjalar keseluruh tubuhnya.
"Jadi karena itulah kau mengalami luka dalam yang begitu serius" tanya Lao Hei.
"Kan kau sudsh melihatnya sendiri bodoh" ucap Xiao Feng kesal.
"Sudahlah aku tidak apa apa bantu aku untuk mempertahankan kerajaan Chu Dengan kecepatan ini mungkin kita akan sampai dalam dua atau tiga jam lagi ini masih kurang cepat ,aku akan gunakan kekuatan iti sekarang" ucap Chu tian.
"Tidak tidak jangan lakukan itu An'er dengan energimu ynag menispis dan seluruh luka dalammu kau bisa saja mati" ucap Xiao Feng yang mulai paham apa yang akan dilakukan Chu Tian.
"aku tau apa yang aku lakukan , aku akan baik baik saja" ucap chu tian dengan tersenyum.
"Beri aku waktu " lanjutnya.
Chu tian melakuakn segel tangan yang sangat rumit lalu dia memejamkan mata dan duduk dengan posisi lotus dia terpejam hampir setengah jam sebelum kemudian membuka mata.
"Terbuka, semuanya bersiap kita akan menghadapi pertempuran setelah ini, aku mengandalkan kalian" ucap Chu Tian dengan tersenyum
"Baik pangeran" ucap semua pengikut Chu Tian mereka sangat bangga dengan seluruh pengorbanan Chu tian meski sudah terluka namun tetap berusaha mereka akan menerapkan dalam hidup mereka, mereka bertekat tidak akan mudah menyerah seperti pangeran mereka.
"Chu Tian, kau bodoh" ucap Chu tian pelan dia sungguh ingin menangis sekarang melihat kondisi Chu tian yang sangat lemah dan bajunya penuh noda darah yang terus keluar dari mulutnya wajahnya juga sudah sangat pucat.
"Tenang lah semuanya aku tidak akan mati semudah ini" batin Chu Tian lalu membuka teleportasi Ruang waktu didalam sebuah teleportasi, sebuah hal yang sangat sulit namun bisa dilakukan oleh Chu tian namun itu perlu tenaga yang sangat besar dan itu benar benar menghabiskan tenaga Chu tian saat ini.
"Ayah ,kakak" ucap pelan Chu tian dia sudah kehabisan seluruh energinya bahkan untuk berdiri saja dia tidak mampu lagi nafasnya sudah tak beraturan.
"Kalian semua bantu mereka, seraaangg..!!! " ucap Xiao feng dengan keras.
"Kau tidak apa apa,..?" tanya Xiao Feng pada Chu Tian.
"Tolong kalina bantu ayah dan kakakku " ucap Chu Tian.
"Tapi bagaimana denganmu" tanya Yan Sha
"Jangan hiraukan aku, berikan aku waktu aku akan membantu kalian " ucap Chu tian.
"Sebaiknya kau beristirahat saja kondisimu akan lebih buruk lagi jika kau memaksakannya" ucap Yan Sha.
"Kumohon bantulah ayan dan kakakku" ucap Chu Tian tanpa menjawab pertanyaan Yan Sha.
"Baiklah" ucap Mereka bertiga bersamaan lalu melesat kearah pertempuran.
"Aku tidak ingin kehilangan seorangpun lagi dalam hidupku" ucap Chu tian sambil mengepalkan tangan dia lalu menelan sebuah pil dan menyerap esensinya kemudian meletakkan pedang elemen tepat didepan dia duduk.
__ADS_1
* sedangkan dipertarungan.
"Adik telah kembali apa yang terjadi padanya disana" ucap Chu Lizheng
"Kuharap dia baik baik saja" ucap Raja Chu Kai sambil melirik kearah Chu Tian.
"Hahaha Kai serahkan barang itu padamu kau tidak akan menang melawanku" ucap Orang yang disebut hong Di
"Hong Di Meski aku mati aku tidak akan menyerahkananya padamu" ucap Raja Chu kai kondisinya memang sudah penuh luka wajahnya juga sudah memucat tidak berbeda jauh dari keadaan Chu lizheng seluruh tubuhnya penuh luka sayatan pedang dan bajunya penuh dengan noda darahnya sendiri.
"Putri yun kau baik baik saja" tanya Lao Hei yang baru saja tiba ditempat Chu Yun
"Aku tidak apa apa dimana Chu tian " tanya Chu yun
"Jangan mengalihkan perhatianmu putri kecil "ucap pei wo lale melayangkan pukulan kearah perut Chu yun namun berhasil di tangkis oleh Lao Hei.
"Aku akan menjelaskannya nanti setelah kita melenyapkan orang ini" Ucap Lao Hei sambil menahan pukulan Pei Wo
"hahaha ingin melenyapkanku kalian bahkan tidak bisa melukaiku " ucap Pei Wo Dengan tertawa keras.
disisi Raja Chu dia juga terdesak namun Xiao Feng segera datang membantu dan itu membuat Raja Chu sedikit lega namun tanpa disadari dari belakang dia diserang oleh bawahan Hong Di saat Raja Chu sedikit lengah karena kedatangan Xiao Feng.
"Arrrgggh... " teriak Raja Chu
"Ayahhhhhhh" teriak Chu Tian membuat Chu yun menoleh bahkan Chu tian bisa mendengarnya.
"Tidakk ayahhh" teriak Chu yun dan segera berlari kearah Raja Chu .
"Hahahaha Sudah kubilang kau akan mati siapa suruh tidak menyerahkan barang itu padaku hahaahaa" tawa Hong Di
"Sungguh licik kau menyerang dari belakang" teriak Xiao Feng denagn marah.
Dari arah Chu tian hawa dingin menguar diudara terlihat Chu tian berdiri dengan armor dewa dan tangannya memegang pedang Sembilan warna , matanya yang berwarna biru terang memancarkan kemarahan,
Kondisi Chu tian sudah seperti dewa yang akan mengutuk manusia tak beradap.
"Kau sudah melewati batasanmu" suara Chu tian mengema dan penuh aura yang agung sebagian orang merasa sesak dan sebagian lainnya merasa nyaman namun kemarahan jelas terasa disetiap kata yang keluar dari mulut Chu Tian.
...
..
.
__ADS_1
.