Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH 170. Rancangan


__ADS_3

Chu tian dan Ling yue sampai dikediaman namun raut wajah Chu Tian masih sama .


" suamiku jika kau begini lalu siapa yang akan melindungi kami" ucap Ling Yue dan Chu Tian langsung menatapnya.


" sekuat apapun aku membuat perlindungan tetap saja akan ada banyak korban nantinya" ucap Chu Tian.


" kau sudah berusaha bukan, aku dengar dari yan Sha kau pernah berkata bahwa kau tidak akan pernah menyerah dan melindungi orang orang yang kau sayangi adalah tekadmu" ucap Ling Yue.


Seakan teringat kejadian setelah tidurnya selama empat tahun lalu membuat Chu Tian mengembalikan tekadnya yang sempat hilang karena rasa bersalah.


" kau benar yue'er aku tidak mungkin menyerah ditengah jalan" ucap Chu tian.


" dan aku percaya itu" ucap Ling yue sambil tertawa dan Chu Tian juga ikut tertawa.


hari hari kembali berlalu, Suasana duka pun telah berlalu namun dikerajaan Chu Tidak terlihat begitu baik, Semua nampak begitu khawatir karna hari ini Chu Tian telah mengatakan segalanya pada selurug masyarakat, mereka dibebaskan untuk ikut bertarung atau hanya ingin berlindung mereka dibebaskan.


karena takut yang mereka lawan adalah hewan iblis bukan manusia sebagian besar rakyat memilih untuk berlindung dibawah naungan kerajaan Chu.


"Aku memberi kebebasan pada kalian para rakyat prajurit bahkan kalian para pendekar boleh menyerah, aku tidak akan bertarung dengan mereka yang tidak memiliki tekad dan keberanian, aku hanya akan bertarung dengan merekan yang memiliki semangat dan kepercayaan Diri, Aku juga telah menyiapkan baju pelindung dan Juga senjata, bagi kalian yang ingin ikut dalam perang menyelamatkan dunia yang kalian tinggali saat ini ambil apa yang kalian perlukan, aku tidak akan membagikannya" ucap Chu Tian.


Beberapa orang maju berbondong untuk mengambil baju pelindung dan senjata yang sesuai dengan yang mereka bisa dan butuhkan.


Sementara beberapa orang lainnya masih nampak ditempat dengan wajah yang binggung.


Chu Tian menatap banyak orang yang tidak ikut bahkan beberapa diantaranya adalah seorang pendekar yang cukup hebat, lain halnya dengan para prajurit kerajaan Chu yang langsung berantusias dengan perang ini.


mereka telah bersumpah untuk melindungi kerajaan Chu Hingga tetes darah terakhir mereka, bahkan mereka dengan bangga mengikuti Chu tian dan Chu Lizheng karena selama ini Merekalah yang membuat mereka setangguh sekarang dan hidup mereka serta keluarga terjamin dengan Chu lizheng sebagai Raja.


Chu Tian memandang Chu Lizheng dan mengangguk memberikan isyarat.


"Aku sangat berterimakasih kepada kalian yang telah bersedia membantuku dalam menyelesaikan maslaah terbesar dalam hidupku ini, aku telah berhutang banyak kepada kalian dan kali ini aku kembali meminta sesuatu yang besar dan kalian menyanggupinya aku sungguh bersyukur.

__ADS_1


kalian akan berjuang bersamaku mempertahankan Kedamaian dunia ini, aku tidak melakukan ini semua demi kepentinganku sendiri aku melakukannya bersama kalian dan untuk kalian, jika dunia ini aman maka kita semua juga akan aman, kedamaian dunia ini bergantung pada kalian semua" ucap Chu Lizheng.


Beberapa orang mulai tersadar jika mereka hanya diam mungkin mereka akan mati tanpa perlawanan, dan jika mereka ikut melawan setidaknya mereka membantu keluarga mereka untuk tetap dalam keadaan baik baik saja.


Chu tian tersenyum puas dengan orang orang yang langsung pahan dengan apa yang dikatakan Chu Lizheng.


mereka mulai maju dan mengambil apa yang mereka perlukan.


"Aku sudah berusaha tapi..."


"Sudahlah kak tidak apa, kita punya cukup pasukan, dan aku yakin dengan ketangguhan mereka semua, jangan memaksa mereka biarkan mereka sadar dengan sendirinya" ucap Chu Tian dengan tersenyum Dia lalu pergi meninggalkan lapangan itu bersama Ling Yue.


"Aku hanya berharap apa yang diusahakan adikku dengan sepenuh tenaga bisa terbayar penuh tapi beberapa orang tidak bisa mengerti" ucap pelan Chu lizheng.


"Chu Tian adalah orang yang pantang menyerah dia memiliki kekuatan besar dalam dirinya dia pasti akan membuktikan yang terbaik" ucap Xiao Feng.


"Ya bahkan Tuan tidak tidur demi membuat semua ini termasuk kubah kubah pelindung itu" ucap Zaein dengan agak jengkel.


karena selama ini Lao Hei lah yang menemani Chu tian dan membantunya Diruang dimensi.


"Baiklah sebaiknya kita persiapkan diri kita juga " ucap Chu Lizheng kemudian pergi bersama istrinya mereka semua mukai membubarkan diri namun masig ada beberapa yang ada disana memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya.


"Apapun yang terjadi besok jangan menjauh dariku, " ucap Chu Tian pada Ling yue.


"Aku mengerti, aku pasti akan ada disisimu" ucap Ling Yue.


malam itu Chu Tian, Chu Lizheng dan yang lainnya menyusun segala rencana dan membagi pasukan.


"Zaein kau berada di Bagian Timur, Ji Kun kau ada diselatan, Xiao Feng kau dibarat, dan Chu Hwangyin Kau di utara kerajan Chu. Sementara aku akan membuat pertahanan disekitar kerajan Chu Bersama Chu Tian dan membuat Chu Tian memikiki Kesempatan untuk mengaktifkan Kristal sembilan warna sebelum langit kembali terang" ucap Chu Lizheng.


"Lalu Lao Hei ada dimana" tanya Zaein.

__ADS_1


"Aku tidak dapat bertarung saat itu namun aku akan menjaga Chu tian dari dalam dimensi" ucap Lao Hei.


"Baiklah kalian semua akan mendapat pasukan , jika bisa jangan Biarkan Para Hewan iblis itu menerobos masuk kubah Pelindung" ucap Chu Lizheng.


"Kami mengerti" ucap mereka berempat serempak.


Chu tian terlihat diam sedari tadi dan hanya melihat Chu lizheng membuat rencana pertahanan.


"Adik apa yang kau pikirkan" tanya Chu Lizheng.


"Huft aku berfikir bahwa jika kita berpencar maka kekuatan kita akan melemah, lebih baik kita bersatu diluar kubah ini mengelilingi Istana dan menjaga para penduduk dengan aman, bukankah jika kita bersama kita bisa saling membantu" ucap Chu tian.


"Itu memang benar tapi bagaiman jika mereka masuk melalui perbatasan" tanya Ji Kun.


"Mereka adalah hewan iblis dari alam bawah dan mereka bisa muncul dimanapun tanpa kita tau" ucap Chu tian.


"jika begitu bukankah kita akan kesulitan" tanya Zaein.


"Aku akan melawan Ratu Mereka dan jika ratu mereka tumbang maka kekuatan mereka akan mulai melemah, tapi aku juga perlu waktu untuk menghabisi nya karena dia adalah dewi bukan hal mudah untuk membunug dewi" ucap Chu Tian.


"kami akan bertahan hingga kau berhasil menumbangkan Qi sau, kuharap kau melakukan nya dengan cepat sebelum gerbang dunia atas terbuka dan Qi sau memasuki dunia dewa" ucap Xiao Feng.


"Aku akan berusaha yang terbaik, aku belum pernah melawannya jadi aku tidak tau apa kelemahanny" ucqp Chu tian dengan berfikir keras.


"Seperti hewan iblis ,Qi Sau memiliki inti iblis tepat Dijantungnya jika kau bisa menghancurkannya dia akan musnah" ucap Lao Hei.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2