Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
Ch. 251. ada apa dengannya


__ADS_3

Jhin tian bergegass kembali ke istana karena hari yang mulai gelap dan waktu makan malam segera tiba.


"Pangeran cepatlah sampai kumohon" Batin Yan Yan sambil mondAr maandir didepaan kediamaan Jhin Tian.


"Yan Yan dimana pangeran ketiga.. aku ingin mengajaknya pergi keruang makan bersama" ucap Pangeran Yi Fian.


"Eh itu anu pangeran pertama, Pangeran tian dia..."


Pangeran Fian mengkerutkan keningnya menatap Yan Yan penuh Curiga.


"Apa pangeran Tian Tidak Ada Diistana" tanya Pangeran Fian penuh selidik.


" Bukan Bukan bukan Hanya saja pangeran...."


"Ehhmm... ada keributan apa disini" Tanya Jhin Tian yang tiba tiba keluar Dari kediaman.


" Tu Tuan Tian.." Yan yan Merasa Sangat lega.


" Ah salam untukmu kakak pertama, Aku baru saja selesai membersihkan diri maaf tidak mendengarmu datang" ucap Jhin Tian.


" Tidak masalah, kupikir kau tidak ada dikediamanmu"ucap Pangeran Fian.


Jhin Tian tersenyum lalu mengulurkan tangannya mempersilahkan Pangeran fian berjalan terlebih dahulu.


" Mari" ucap Jhin Tian


Pangeran Fian ikut tersenyum dan mengangguk.


" Baiklah" Jawab Pangeran fian.


Dua saudara itu berjalan melewati lorong istana sambil bercanda.


" Yo kakak Pertama dan adik ketiga apa kalian akan meninggalkanku" ucap Pangeran ziqan dari belakang yang membuat Jhin tian dan Yi fian menengok ke belakang.


" Apa yang membuat pangeran Ziqan Ini sudi bersama kami"ucap Yi Fian sambil mengulum senyum.


" Aish kakak pertama anda jangan mengolok olokku seperti itu.. aku telah selesai menyimpan giok giok ku dan aku masih kekurangan satu"ucap lu Ziqan sambil merangkul Yi Fian.


" Ohh jadi begitukah... baiklah kita akan mencarinya nanti" ucap Yi Fian.


" Ahh aku tidak bisa menemukan kakak sebaik dirimu diseluruh dunia ini" ucap Pangeran Ziqan Sambil merentangkan tangannya.


Jhin tian hanya terkekeh geli melihat Yi fian akan menghabiskan sebagian tabungannya untuk menuruti Lu Ziqan yang suka merayu itu.


"Apa kau juga menginginkan sesuatu pangeran tian" tanya Yi Fian.


" Terimakasih , Tapi untuk saat ini aku tidak menginginkan apapun.. kalaupun ada itu bukan hal yang bisa dibeli"ucap Jhin tian sambil tersenyum kecut.

__ADS_1


" Memang apa yang kau inginkan.. kau tau kakak tidak akan menawari untuk kedua kalinya sebaiknya kamu menerima tawarannya" ucap Lu Ziqan.


" Hahaha baiklah mungkin lain kali... "ucap Jhin tian.


Mereka bertiga lalu memasuki ruang makan istana , Disana sudah tersedia begitu banyak macam makanan dan diujung sudah ada Kaisar Dewa yqng sudah duduk dengan santai menunggu para pangerannya datang.


"Apa kalian akan terus disana atau segera duduk dan makan" ucap dewa Shin lie Fa.


ketiga pangeran itu saling bertatapan lalu menuju tempat mereka masing masing.


"Emm aromanya sangat lezat... yang mulia aku baru pertama mencium aroma masakan selezat ini" Ucap Lu ziqan.


"Benar.. aroma ini tidak pernah ada diistana surgawi" ucap yi fian.


"Kalau begitu rasakanlah"ucap dewa Shin lie Fa dengan tersenyum penuh makna.


Sementara Jhin Tian hanya menatap makanan itu tanpa sepatah kata keluar dari mulutnya.


"Pangeran ketiga kenapa tidak kau makan.. apa kau tidak suka" tanya Dewa Shin Lie Fa.


"Aku..."


" Adik Cobalah ini benar benar sangat lezat" ucap Yi Fian sambil memberikan beberapa potong sayur kedalam mangkuk Jhin Tian.


" Makanlah... setelah ini Aku akan berbicara sesuatu kepada kalian" Ucap dewa Shin Lie Fa.


Setelah selesai makan mereka tidak langsung pergi dari Ruang makan mereka tetap duduk menunggu Dewa Shin Lie Fa mengatakan sesuatu.


" Aku akan pergi bermeditasi, Aku tidak ingin seorang pun mengangguku" ucap tegas Dewa shin Lie Fa.


" Kami mengerti Yang Mulia tapi mengapa anda mengatakan ini, bukankah kami semua sudah tau tentang hal seperti ini" Tanya Yi Fian


"karna aku tidak akan bermeditasi diistana ini" Ucap dewa Shin Lie Fa.


"Aku akan berada dipusaran semesta untuk mendapatkan berkah dari sang agung... dan mencari jawaban siapa yang akan menjadi penerusku." Lanjutnya.


"Jadi maksud yang mulia..."


"Yi Fian kau adalah yang tertua aku serahkan sementar tahta itu untukmu sampai ku kembali" ucap Dewa shin Lie Fa.


" hamba menerima perintah" Ucap Yi Fian sambil menundukkan kepalanya.


"Dan Untuk kau Lu Ziqan Bantulah kakakmu sebisamu, Dan Kurangi bermain main" Ucap Dewa Shin Lie Fa.


" Hamba mengerti yang mulia" ucap Lu Ziqan.


"Dan Kau Jhin Tian sebaiknya kau tidak terlalu sering keluar istana aku tidak akan membiarkannya" ucap Dew Shin Lie Fa.

__ADS_1


Jhin Tian yang sedang minum langsung tersedak minumannya.


" Uhuk uhuk... hamba tidak berani yang Mulia" Ucap Jhin Tian dengan senyum canggung.


"Baiklah semua kupercayakan pada kalian putraku." Ucap dewa Shin Lie Fa sambil menghembuskan nafas Kasar.


" Baik Yang Mulia" ucap ketiga pengeran itu bersamaan lalu membungkuk Hormat


Dewa Shin lie Fa Banvkit dari duduknya dan pergi, Sementara tiga pageran itu masih berada diruang makan dan belum beranjak sedikitpun.


"Tidak mungkin hanya karena meditasi kaisar Dewa memintaku melakukan ini semua pasti ada sesuatu" ucap Yi Fian


" Kakak Pertama benar wajahnya penuh Kekhawatiran" ucap Jhin Tian.


"Sudahlah apa yang perlu kalian cemaskan... kakak ku akan membantumu mengurus kekaisaran ini" ucap Lu ziqan yang saat ini telah memikirkan sesuatu yang menarik baginya.


"Hari sudah larut sebaiknya kalian kembali ke kediaman kalian dan beristirahat"ucap Yi Fian.


" Baik " ucap pangeran Ziqan dan Jhin Tian.


Mereka berdua pergi dari ruang makan dan meninggalkan Yi Fian.


Dikediaman Jhin Tian sudah Ada Fu Cang yang menunggu.


"Pangeran ternyata nona tadi adalah pendekar tiga penjuru" ucap Fu Cang setelah mendapatkan informasi.


"Aku sudah tau" ucap Jhin Tian sambil berjalan menuju rak bukunya.


" Sudah Tau bagaimana bisa" Tanya Fu Cang sambil mendekati Jhin Tian.


" Dari auranya saja aku dudah tau bahwa dia adalah seorang pendekar yang cukup terkenal.


" Ah begitu... tapi bagaimana bisa di dunia dewa seperti ini juga ada orang biasa"Tanya Fu Cang .


"Mereka sering disebut dewa yang gagal , Karena kegagalan itulah mereke semua kehilangan kekuatan mereka, namun ada pula yang gagal namun tidak kehilangan kekuatan " Jawab Jhin Tian sambil menatap buku yang baru saja ia ambil.


" Ah jadi begitu" jawab Fu Cang.


" Anda sebenarnya mencari apa" lanjutnya setelah melihat Jhin Tian melihat begitu banyak buku.


" Aku mencari cara untuk membuka dimensi... aih aku benar benar harus ke ruang dimensi" ucap Jhin Tian dengan frustasi.


"Jadi selama ini pangeran tidak lagi bisa membuka ruang dimensi" Tanya Fu cang sambil membantu Jhin Tian.


" Tidak... jika bisa aku sudsh menemui Xuan sendiri tidak memintamu pergi" ucap Jhin Tian.


.

__ADS_1


.


__ADS_2