Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
Ch 92. Shi Long


__ADS_3

"Apakah kamu mau bermain main denganku hah" naga biru itu marah atas perkataan Chu Tian


"Baiklah aku tidak memaksamu" ucap Chu Tian santai.


"Baiklah tapi aku juga punya satu syarat"ucap Naga itu.


"emmm sebutkan" ucap Chu Tian dengan serius.


"Aku ingin kau mencari batu permata naga biru" ucap Naga itu dengan menatap tajam Chu Tian.


"batu permata naga biru? kenapa kau ingin merubah wujudmu" tanya Chu Tian sambil memegang dagunya.


"Apa maksudmu manusiaa..?!" tanya naga itu dengan suara keras.


"bukankah permata naga biru hanya dimiliki oleh naga penguasa dan permata itu bisa membuat naga memiliki wujud manusia" ucap Chu atian dengan senyum tipis.


"Bagaimana kau bisa tau, itu adalah rahasia dari ras naga"naga biru itu cukup terkejut dengan yang dikatakan Chu Tian.


"jadi apa kau akan memenuhi syaratku" ucap Chu tian bukan menjawab malah balik bertanya.


"kau bukan anak biasa, aku mencium aroma tubuhmu sangat berbeda dari orang lain, baiklah apa syaratmu" ucap naga itu dia terlalu penasaran dengan Chu tian.


Chu Tian tersenyum.


"Berikan kristal sembilan warna yang kau simpan" ucap Chu Tian dengan tenang.


naga Itu terkejut, dia telah menjaga kristal itu begitu lama dan tidak ada satupun orang tau tentang hal ini, namun Chu Tian dengan santainya meminta hal yang dia jaga selama ini.


"Tidak mungkin, aku tidak akan menyerahkan kristal itu dengan mudah" ucap Naga itu dengab nada tinggi.


"Bukankah kalian diperintahakan untuk memberikan kristal iru pada pemiliknya" tanya Chu Tian .


"Memang, tapi tentu bukan manusia lemah sepertimu bahkan sedikitpun aura spiritual ditubuhmu" ucap Naga itu dengan mendekatkan kepalanya pada Chu Tian.


"satu hal yang harus kau tau aku adalah pemiliknya, dan ya jangan menilai seseorang dari luarnya saja bahkan dewa penguasa memandang naga dan ular setara" ucap Chu Tian membuat naga Biru teringat sesuatu.


*Dalam Ingatan Naga biru.


Ular kecil beraninya kau memasuki wilayahku


"aku hanya singgah sebentar saja apa itu salah, lagi pula tempat ini adalah milik semua orang." ucap Ular putih kecil


"Aku ada disini dan kau harus keluar dari sini atau kau harus menuruti segala perintahku" ucap naga biru dengan kesal.


"Kenapa harus seperti itu" tanya ular kecil

__ADS_1


"tentu karena aku lebih kuat dari kau ular kecil" ucap naga biru dengan sombong.


"Buat aku terbakar dengan apimu jika kau mampu dan aku akan mengakui kekuatan dan kehebatanmu" ucap Ular putih Kecil.


"Hahahah kau memang ingin mati" ucap Naga biru dengan tertawa keras.


naga Biru iru menyemburkan Api birunya yang luar biasa panas kearah Ular putih kecil.


Namun hal aneh terjadi, Ular kecil itu tidak terluka malahan Energi naga Biru seperti terus tersedot.


"Apa ini eneegiku hampir habis" ucap Naga biru dengab binggung juga takut.


Tiba Tiba Ular putih itu bercahaya terang hingga membentuk seorang pria tampan dengan rambut putih dan juga jubah putih.


Sang naga terkejut dan langsung berlutut.


"Dewa penguasa maafkan hamba yang tidak tau jika itu anda" ucap Naga biru dengan gemetar.


"Shi Long ,aku tidak pernah berharap kau memiliki sikap sombong ini, aku benar benar telah kecewa padamu" ucap Orang itu.


"maafkan aku dewa, aku sungguh menyesal" ucap Shi Long sang naga biru.


"Aku akan memberimu hukuman, jaga kristal sembilan warna ini hingga suatu saat keturunanku akan mengambilnya darimu, dan juga aku akan mengambil batu permata naga birumu, kau harus menemukannya didunia manusia jika tidak maka kau tidak akan bisa kembali kedaratan suci" ucap Pria itu menyerap energi biru dari sang naga biru hingga membentuk sebuah kristal kecil kemudian dia memberikan kristal berwarna coklat kepada Naga itu.


"Aku hanya ingin kau mengerti, dan sebenarnya ini bukan hanya hukuman namun juga sebuah misi yang harus kau selesaikan" ucap Orang itu sambil tersenyum.


"Hamba mengerti" ucap naga biru itu lalu menghilang.


****


Mengingat kejadian itu naga biru melebarkan matanya, dia seperti menyadari sesuatu.


"Kau benar, tapi tunggu bagaimana kau tau tentang itu" kata Shi Long


"Shi long, tentu saja aku tau salah satu beast suci milik dewa penguasa"ucap Chu Tian.


Shi long begitu terkejut saat chu tian mengatakan hal itu


"Apa kau adalah..."


"kupikir kau sudah tau, kristal sembilan warna hanya bisa dibuka oleh pemilik asli, jika pun bisa perlu sesuatu yang aku yakin mereka akan berfikir seratus kali untuk itu"ucap Chu Tian lalu mengeluarkan kaca kecil dengan batu kecil didalamnya.


Batu itu terlihat biasa saja jika hanya dilihat sekilas, namun terlihat sinar biru tipis mengelilingi batu itu.


"Kau memilikinya, bagaimana bisa" ucap Shi long dengan gembira dan ingin segera mengambil batu itu dari Chu Tian.

__ADS_1


"ingat syaratmu dulu" ucap Chu tian menjauhkan batu itu dari shi long


Shi Long kemudian bergegas masuk kedalam danau.


"Bagaimana kau tau banyak tentang naga itu"Tanya Ling yue yang berada di belakang Chu Tian.


Chu Tian membalikkan badannya lalu tersenyum


"kau akan tau seiring berjalannya waktu" ucap Chu tian dengan tenang.


"Ck tetap saja menyebalkan" ucap Ling Yue pelan


Tak lama Shi Long keluar dari air dengan membawa sebuah kristal berwarna hebat, melihat itu Chu Tian tersenyum tipis.


"Tinggal satu kristal dan satu pedang ini akan sempurna, paman maafkan aku garus merepotkanmu lagi, aku akan mencoba memperbaiki tiga alam untukmu" batin Chu Tian dengan tersenyum


"pa pangeran ini, kristal sembilan warna yang kau inginkan"Ucap Shi long sambil menyodorkan kristal coklat kepada Chu Tian.


"Apa.. pangerann...!!" Ling yue terlihat terkejut mengetahui identitas Chu Tian.


Chu Tian Tersenyum sedangkan Shi Long malah terlihat marah pada Ling Yue.


"Hei manusia apa kau sungguh tidak mengenali pangeran alam semesta hah" bentak Shi Long.


"Sudah lah Shi Long, Ling Yue kehilangan ingatannya dan ya jangan lupa sebelumnya kau juga tidak mengenaliku" ucap Chu Tian membuat Shi long terkejut dan juga agak malu.


"Tunggu kenapa dia bermarga Ling, apakah diaa ini..."


"Tidak aku yang telah memberinya nama dengan marga ibuku" ucap Chu Tian.


"Tapi pangeran, dia.."


"Aku tau dia hanya manusia biasa tapi apa salahnya tentang nama itu, sudah lah ambil batu permata ini" ucap Chu tian selalu memotong perkataan Shi long .


"Kenapa pangeran selalu memotong perkataanku, sungguh membuatku kesal" gerutu Shi Long


"Berhenti mengumpatiku dan ambil ini sebelum aku membuangnya" ancam Chu Tian..


Shi Long nenerima batu permata itu, dia lalu memasang batu itu didadanya dan seketika Naga biru yang besar berubah menjadi seorang laki laki tampan dengan rambut biru dan jubah putih .


"terimajasih banyak pangeran"ucap Shi Long sambil berlutut dengan satu kakinya.


"kyaaa... tampan bangett" teriak Ling yue dengan mata berbinar.


"Dasar perempuan" Gerutu Chu Tian sambil memijat pelipisnya.

__ADS_1


__ADS_2