Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
Ch 50 .Kristal Sembilan warna?


__ADS_3

"Kurasa itu akan berhasil" kata Chu Tian dengan senyuman namun dia juga sedikit ragu.


tak berselang lama nenek Chu Tian datang dengan tersrnyum lembut.


"Apakah kau menikmati makanan buatan nenek" Tanya Nenek Chu Tian


Chu Tian ikut tersenyum dan mendekati neneknya lalu mengajaknya duduk


" Nenek masakanmu memang selalu luar biasa ,tapi perutku sudah tidak sanggup makan lagi" Ucap Chu Tian


Nenek Chu Tian tersenyum lalu memegang tangan Chu Tian


"Tidak masalah ,Nenek hanya berharap bisa memberimu masakan nenek setiap hari" kata Nenek Chu Tian dengan sedikit sedih.


"Nenek apa yang salah, apa nenek akan pergi atau nenek sedang sakit" tanya Chu Tian dengan khawatir


"Nenek tau kau sudah mengetahui rahasia yang telah ayahmu sembunyikan selama ini, Nenek tidak ingin kehilangan orang yang ku sayangi lagi" jawab Nenek Chu Tian.


Chu Tian bangkit dari duduknya lalu menuju jendela dan menatap keluar, sedangkan Xiao Feng dan Zaein sudah pergi terlebih dahulu.


"Jadi nenek sudah tau hal ini sejak lama lalu mengapa nenek tidak pernah memberitahuku" Ucap Chu Tian dia sedikit mengepalkan tangannya entah perasaan apa yang dia rasakan sekarang.


"Nenek tidak bermaksud untuk menyembunyikan semua ini darimu tapi nenek benar benar tidak ingin kau pergi dari sisiku ,aku tidak ingin kehilangan lagi" ucap nenek Chu Tian dengan menunduk


"Aku hanya takut setelah nenek tau semua itu nenek akan mengusirku karena aku bukan.. bukan cucu kandungmu" ucap Chu Tian yang tiba tiba sudah berlutut didepan neneknya .


"Kau tau nenek benar benar menyayangi An'er kecilku ini bagaimana mungkin nenek tega mengusirmu ha" ucap Nenek Chu Tian.


Chu Tian hanya mengangguk dan tersenyum,

__ADS_1


sedangkan diluar istana Xiao Feng, Zaein, Chu Lizheng, Lao Hei dan Ji Kun sedang fokus melakukan pelatihan mereka melatih para generasi muda itu semua teknik yang diberikan oleh Chu Tian.


"Kecepatan dan kekuatan Fisik mereka sudah lebih baik dari sebelumnya kakian sungguh berbakat menjadi guru" Puji Chu Tian pada teman temannya itu.


"Yah ini semua tidak lepas dari teknik yang kau berikan kita akan memiliki pasukan yang sangat kuat" ucap Ji Kun


"Aku hanya memberi gulungan saja itu tentu hanya sedikit membantu " ucap Chu Tian dengan tersenyum.


"Ah ya baiklah mari kita istirahat ini sudah sangat siang setelah makan dan beristirahat datanglah ke kediamanku ada yang perlu kita bahas" lanjutnya.


Mereka mengangguk lalu satu persatu dari mereka membubarkan pasukannya untuk beristirahat selain hari sudah mulai siang hari ini latihan mereka jauh lebih berat dari biasanya karena mereka diharuskan menyelamatkan teman satu kelompok dan juga harus mengobati teman yang lainnya ataupun melindungi yang sedang mengobati diri.


Itu tentu ide Chu Tian dia ingin mempunyai pasukan yang tidak egois dia ingin pasukannya benar benar menjadi yang terkuat dan juga paling peduli antar sesama ,Meski hari ini banyak yang gagal namun Chu Tian cukup puas dengan kerjasama itu.


"Salam Pangeran ,Raja ingin bertemu" Ucap seorang prajurit pada Chu Tian.


"Baiklah, kau boleh pergi" ucap Chu Tian lalu melangkah menuju ruang ayahnya.


"An'er aku harus memberitahumu ini, sesuatu yang disembunyikan sejak zaman leluhur kita" kata Raja Chu Kai.


"Apa itu" tanya Chu Tian penasaran.


"Lihatlah ini, ini adalah kristal Sembilan warna" jawab Raja Chu Kai.


Chu Tian mengamati kristal seukuran lengan anak kecil itu dengan teliti.


"Aku hanya melihat satu warna saja" kata Chu Tian dia tidak mengerti arti dari sembilan warna padahal dia hanya melihat satu warna saja.


"Hahaha putraku kristal sembilan warna itu ada karena kristal itu memang ada sembilan dan berbeda warna disetiap masing masing kristal" ucap Raja Chu Kai yang tersenyum melihat ke binggungan putranya itu.

__ADS_1


"Eh tunggu kristal sembilan warna rahasia para dewa, portal menuju alam suci tanpa harus mencapai ranah diatas tingkat suci" ucap Chu tian.


Raja Chu Kai kaget bagaimana anaknya bisa tau tentang itu yang tau tentang itu hanya sembilan orang pemegang kristal sembilan warna saja.


"Ayah, apakah ini yang dicari oleh sekte iblis darah" tanya Chu Tian.


"Aku rasa begitu dan kemungkinan kristal hitam ada ditangan mereka karena itulah mereka mencari keberadaan kristal lainnya" ucap Raja Chu kai Dengan serius


"lalu dimana kristal lainya ,?"tanya Chu Tian.


"Dahulu aku pernah mendengar bahawa empat kristal berada ditangan aliran hitam dan dua berada dibenua timur satu dibenua tengan dan dua lainnya aku tidak tau" ucap Raja Chu Kai


"Bukankah ini adalah sebuah rahasia mengapa ayah memberitahuku" tanya Chu Tian


Raja Chu Kai bangkit dari duduknya lalu menghampiri Chu Tian dan memegang kedua bahu Chu Tian.


"Karna aku pepercaya padamu, dan aku yakin ramalan yang mengatakan kau akan melindungi dunia ini tentu tidak akan salah" ucap Raja Chu Kai.


"Terimakasih" kata Chu Tian dengan tersenyum


Setelah Chu Tian mengetahui kebenaran bahwa dia bukan anak Raja Chu Kai dan Permaisuri Wen Lia dia berfikir bahwa dia tidak akan diterima lagi dikeluarga ini namun dia salah mungkin tekadnya sudah benar untuk melindungi mereka


.


.


.


.

__ADS_1


.


:(


__ADS_2