Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH 21. kematian Gong Yu dan pria misterius


__ADS_3

Setelah berhasil menghancurkan tangan Gong Yu , Chu Tian tersenyum tipis ,nafasnya juga mulai tak beraturan.


"Aku harus mengakhirinya dengan cepat ,aku tidak akan bertahan lebih lama lagi" guman Chu Tian


Dari dalam dimensi Xiao Feng dan Lao Hei nampak begitu cemas melihat kondisi Chu Tian yang mulai melemah .


"Adik sudahi saja kau akan terluka jika lebih lama lagi" ucap Lao Hei dari dimensi.


"Aku masih kuat , kakak tenang saja" ucap Chu Tian dengan tersenyum lembut.


Melihat Chu Tian yang tersenyum, Gong Yu merasa di remehkan oleh Chu Tian.


"Keparat..!! bocah aku akan mencincangmu jadi beberapa bagian" kata Gong Yu dengan marah.


"Ho..? benarkah maka buktikanlah siapa yang akam tercincang" kata Chu Tian lalu menyerang Gong Yu.


Tusukan dan tebasan pedang selalu Chu Tian layangkan pada titik vital Gong Yu , dia benar benar ingin segera mengakhirinya dan Gong Yu yang mendapat serangan beruntun itu sedikit kesulitan karena Menghindar dan menangkis dengan satu tangan benar benar merepotkan baginya.


"Pedang Es ....pembeku semesta!!." teriak Chu Tian Memberikan serangan terkuatnya.


Gong Yu Mencoba menghindar dan membuat pertahanan karena dia benar benar tidak sempat menyerang balik .karena kecepatan tebasan Chu Tian.


BOOMMM....!!


Ledakan besar terjadi sebagian tempat yang ada disana membeku karena energi Chu Tian termasuk Gong Yu yang ikut membeku karena energinya tidak cukup untuk menahan serangan kuat Chu Tian.


"Hancurkan..!!" teriak Chu Tian ,seketika Es yang ada disana hancur berkeping keping dan menjadi butiran halus, Gong Yu pun ikut hancur bahkan jiwanya sudah tidak tersisa.


"Huft akhirnya selesai, Aku lelah." ucap Chu Tian dia hampir terjatuh, armor birunya sudah hilang matanya kembali menjadi warna coklat kembali namun rambutnya tetap warna putih keperakan seperti aslinya.


Namun sebelum terjatuh dan tak sadarkan diri ada yang menopangnya dari belakang.


"Kau terlalu ceroboh" ucap seorang pria misterius itu dengan lembut


Chu Tian hanya melihat samar samar seorang pemuda berambut putih sama sepertinya tersenyum lembut padanya , namun dia tidak mengenali siapa dia hingga akhirnya dia tak sadarkan diri.


*

__ADS_1


Hampir Satu bulan Chu Tian tidak sadarkan diri ,dia benar benar Kehilangan banyak energi dan juga luka dalamnya cukup serius.


Beruntung ada seorang pria paruh baya yang merawatnya, pria itu tinggal bersama putrinya yang berumur sekitar empat belas tahun.


Pria paruh baya itu selalu memberikan ramuan obat pada Chu Tian dan selalu merawatnya, Sedangkan seorang wanita cantik yang tak lain adalah anak dari pria paruh baya itu selalu menjaga dan membersihkan tubuh Chu Tian.


Suatu hari saat Pria paruh baya itu pulang dari memetik tanaman obat dari hutan dia dikejutkan oleh teriakan seorang wanita cantik berambut hitam panjang.


"Ayaahhh...!! pria itu telah bangun" teriak Wanita itu yang tak lain adalah anak dari pria paruh baya itu.


Pria paruh baya itu langsung berlari menuju gubuk kecilnya lalu masuk kedalam kamar dimana Chu Tian berbaring. Dia melihat Chu Tian yang mulai membuka matanya dan mencoba untuk duduk.


"Nak akhirnya kau sadar juga" kata pria itu sambil membantu Chu Tian duduk.


" Terimakasih paman sudah mau merawatku ,ini dimana..?" Chu Tian bertanya pada Pria itu sambil tersenyum lembut.


"Ini ada di kaki gunung heisan disini berada di perbatasan kerajaan Han dan Kekaisaran Ming, Ah ya perkenalkan namaku Li Chao dan ini adalah putriku Li Huan."Ucap pria itu yang namanya adalah Li Chao.


"Emm Aku Chu Tian ,dan berapa lama aku tak sadarkan diri mengapa tubuhku terasa sangat kaku..? Tanya Chu Tian.


"Hampir satu bulan" kata seorang wanita dengan lembut ,itu adalah Li Huan yang selalu menjaga Chu tian selama tidak sadarkan diri.


"Sudah sudah minum ramuan ini kau baru pulih huan huan akan memasak untuk kita makan jadi kau beristirahatlah " ucap Li Chao memberikan Mangkuk ramuan.


"Terimakasih paman aku ingin berada di luar saja ,tubuhku akan semakin kaku jika aku terus berbaring" Ucap Chu Tian


Sebenar nya Li Chao tidak mengijinkannya karena Chu Tian baru saja pulih, Namun Chu Tian tetap bersikeras hingga akhirnya dia mebawa Chu Tian keluar dan meninggalkan Chu tian di bawah pohon persik.


Chu Tian melihat pemandangan indah itu dengan tersenyum lembut dia memikirkan betapa damainya sekarang namun dia tau masa depan nanti mungkin tidak akan sedamai ini.


Tiba tiba dia ingat sesuatu.


"Siapa pria itu ,kenapa dia menolongku dan apakah dia yang membawaku kemari ,dan aku melihat samar samar rambutnya berwarna putih...!! lalu siapa dia?? " Chu Tian merasa binggung dengan misteri yang terjadi padanya.


Swish..


"Tuan maafkan kelalaian hamba karena saran yang hamba berikan tuan jadi seperti ini ,hamba siap menerima hukuman...!! " ucap sosok yang baru datang dengan berlutut menggunakan satu kakinya dan menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Tenang lah paman aku tidak apa apa jika hanya karna kekuatanku itu pasti akan kembali pulih, dan paman kumohon jangan memberiku hormat seperti ini berdirilah" Ucap Chu Tian


"Tapi tuan aku tidak akan bisa memaafkan diriku jika tuan tidak memberiku hukuman , karena hamba merasa tuan tidak memaafkanku" Jawab pria itu yang tak lain adalah Xiao Feng


Selama Chu Tian tak sadarkan diri Xiao Frng terus menyalahkan dirinya bahkan dia tidak pernah mau bicara dengan siapapun dia hanya berlatih dan berlatih bahkan jika Jinfu dan Lao Hei mencoba menghiburnya dia tidak pernah menghiraukan nya.


"Paman ayolah aku benar benar tidak apa apa lagi pula ini bukan salah paman ini salahku yang terlalu memaksakan diri hingga seperti ini." kata Chu Tian.


Karena kejadian waktu itu Chu tian kehilangan sebagian energinya jadi untuk saat ini dia hanya perlu memulihkan energinya namun karena energi Chu Tian sangat besar jadi mungkin akan memerlukan waktu yang cukup lama.


"Tuan kumohon" ucap Xiao Feng tetap meminta hukuman dari Chu Tian padahal jelas Chu Tian tidak mempermasalah kan kejadian waktu itu.


melihat itu Chu Tian hanya bisa menghela nafas, lalu dia terpikirkan sesuatu.


"Ah ya aku ingat sesuatu, aku punya pekerjaan untukmu dan anggap saja itu adalah hukuman.!!" Ucap Chu Tian dengan senyum


"Hukuman seperti apa itu tuan ...?, apapun pasti akan aku lakukan untuk menebus kesalahanku," kata Xiao Feng.


"Hais berapa kali aku harus bilang jika itu bukan salah paman dan ya jangan panggil aku tuan jika tidak aku akan menendangmu" ucap Chu Tian dengan serius


Xiao feng menelan ludah kasar


"Tuan ah tidak An'er kenapa kau begitu kejam..!!! ,dan cepat katakan padaku apa hukumannya aku akan segera melaksanakan nya...!! "Ucap Xiao Feng


"Hukumannya adalahh... !!! " ucap Chu Tian.



Lin Huan


.


.


.


.

__ADS_1


😁


__ADS_2