
Wajah kaira memerah ,jantung mereka berdua berdetak dengan sangat cepat mereka saling menatap dalam diam sebelum akhirnya kaira tersadar dan bangkit.
"Da sar pria mesum ," ucap kaira dengan gugup
"Maaf aku sungguh tidak sengaja" ucap Kay kemudian bangkit.
"Jika boleh jujur ceritamu sama persing dengan apa yang ada dimimpiku selama ini" ucap Kaira dengan berjalan kearah jendela kamar kay
"benarkah" tanya Kay
"Em aku juga pernah bermimpi menjadi seorang permaisuri yang sangat dihormati oleh seluruh rakyat" ucap kaira.
"Aku benar benar sangat penasaran dengan inj semua , besok aku harus menemui dokter hendry" ucap kay.
" hahaha apa kau percaya dengan ceritaku aku hany bercanda" ucap Kaira dengab tertawa.
Kay mendorong kaira kedinding dan menghalanginya dengan tangan agar tidak kabur.
" jangan coba coba bermain main dengan ku kaira, aku bisa membuat hidupmu hancur saat ini juga" ucap kay.
"Sungguh aku tidak , tapi sebenarnya yang aku katakan itu benar" ucap kaira dengan mata terpejam tanpa berani menatap Kay.
tiba tiba pintu terbuka.
"Kay aku bawain kamu ma.... Kayyy apa yang kamu lakuin" ucap Viola yang baru saja datang dan melihat kay memojokkan kaira.
"Viola apa yang kamu lakukan kenapa masuk kamarku tanpa permisi" bentak Kay .
"kay kau membentakku, siapa wanita itu kenapa dia ada disini" ucap Viola dengan mata berkaca kaca.
"Dia kaira kekasihku tentu saja aku sangat mencintainya , aku pergilah jangan mengangguku" ucap kay mengusir Viola dan memeluk Kaira.
"Kay beraninya kau mengianatiku dengan wanita rendahan itu" ucap viola lalu berlari keluar sambil menangis.
Wajah Kaira merona bagaimanapun dia dipeluk seorang pria namun dia merasakan kenyamanan saat berada dipelukan Kay.
"Perasaan apa ini kenapa begitu hangat dan nyaman, rasanya aku tidak ingin melepasnya" batin Kiara.
"Entah mengapa aku merasa nyaman saat berada didekatnya" batin Kay lalu tiba tiba kepalanya kembali sakit
"Arkh" teriak Kay.
"Kay apa kau baik baik saja" tanya Kaira sambil membawa kay duduk.
"Ingatan itu semakin jelas, Chu Tian pangeran Chu Tian" ucap Kay masih memegang kepalanya
"kaira kosongkan jadwalku besok aku harus segera bertemu dokter hendry dan aku akan datang bersamamu" ucap kay.
"Tapi aku."
" nanti aku akan kirimkan semua jadwalku padamu dan seterusnya jadwal ku dikantor akan ada bersamamu" ucap kay
" baiklah" ucap kaira.
derrtt drrrtt..
Ponsel kay berbunyi.
"halo dark ada apa." tanya Kay.
__ADS_1
"Tuan maaf menganggu besok ada meting dengan Pak mark dia meminta harus besok " kata mark.
"Katakan padanya aku besok tidak bisa" ucap Kay.
"Tapi Tuan pak mark mengatakan jika besok anda tidak datang maka kerjasama atara Darel Company dan Diamond Media akan dibatalkan" ucap dark.
"Argh apa yang diinginkan mark ini lagi ,baiklah katakan padanya aku hanya bisa saat malam jika dia mau jika tidak aku akan membatalkan kontrak kerjasama itu langsung" kata kay dengan kesal.
"Baik tuan akan saya sampaikan nanti" ucap Dark
"Baiklah kabari aku lagi nanti sekarang jangan ganggu aku" kata kay.
" baiklah tuan" ucap dark.
"Kenapa kau terlihat marah kay" tanya Kaira.
"Entahlah aku berfikir mark ini memiliki niat terselubung perasaanku tidak enak " ucap kay.
"Tenanglah semua pasti akan baik baik saja" ucap kaira .
mereka mengobrol cukup lama hingga akhirnya kaira berpamitan pulang.
"Aku akan mengantarmu" ucap Kay
"Tidak aku bisa merepotkanmu nanti" ucap kaira.
" viola sudah tau kau tadi aku takut dia menyakitimu nanti" ucap kay tanpa melihat Kaira.
" tapi..."
"Menurut atau 50% gajimu kupotong" ucap kay.
"emang apa yang kamu pikirkan" tanya kay sambil melangkah kearah mobilnya.
"Tadinya aku berfikir aku adalah pria yang baik ternyata kau adalah pria kejam" ucap kaira dengan mendengus dia duduk lalu memasang sabuk pengaman.
"Hmm aku jahat ya" ucap kay dengan senyum mengerikan
"Apa yang akan kamu lakukan" ucap kaira .
"Tidak ada hanya ini" ucap Kay lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"Kayyyy tolong turun kan aku aaaaa aku takut tolonggg berhentii jika tidak aku akan lompat" ucap Kaira dengan menutup matanya.
"Diam lah kita sedang diikuti "ucap kay masih fokus menyetir
"Siapa dimana" ucap Kaira membuka sedikut matanya.
"Kita akan segera sampai jangan banyak bicara tutup saja matamu" ucap Kay dia menyalit begitu banyak mobil bahkan lampu merah pun dia trobos.
mobil Kai berhenti melaju
"Apa kita sudah sampai kay ,Aku merasa pusing" ucap Kaira mulai membuka matanya.
"Kita sampai malam ini kau tidur diapartemen ini, ambil kunci dan kartu ini ,jika ada yang mencurigakan segera telfon aku kau mengerti" ucap kay.
"Kenapa kau seenaknya sendiri sih" ucap kaira
"Aku tidak punya banyak waktu cepatlah pergi ,aku akan mengecoh orang yang mengejar kita" ucap Kay.
__ADS_1
"Tapi apakah kau akan baik baik saja" tanya Kaira.
"jangan pedulikan aku cepatlah pergi" teriak Kay lalau melajukan mobilnya setelah kaira turun.
Malam hari Kay baru sampai dirumah dia berhasil mengecoh dua mobil yabg terus mengikutinya sejak keluar dari rumah.
"Kay aku dari mana saja , apa kau mabuk lagi nak" tanya karin.
"Engak ma , aku tadi cuma nanter sekertaris baruku, tadi aku suruh kesini buat ambil jadwalku" ucap Kay.
"kan kamu bisa langsung kirim kedia aja kenapa harus dateng" tanya karin.
"Ma sekertaris aku itu belum berpengalaman jadi aku harus ngajarin dia dulu dong" ucap kay dengan tersenyum
" yaudah deh mama lega kamu gapapa, sekarang kamu mandi terus turun kita makan malem bareng ya" kata karin.
" iya ma yaudah aku keatas dulu yah"ucap kay lalu melangkah kekamarnya.
Keesokan Harinya kay datang ke akantor lebih pagi dari biasanya.
" kay udah mau berangkat nak" tanya karin.
"Iya nih ma perusahaan Daren company cabang kesembilan udah hampir jadi, makannya aku mau periksa kerja disana, lagian itu deket gedung dokter hendry jadi bisa sekalian mampir buat konsultasi " ucap kay.
"Emang badan kamu gaenak lagi " tanya Edward.
"Enggak pa, kay cuma mau berkunjung aja kok ,sekalian biar sekertaris kay hang baru tau jadwal aku ketemu dokter hendry" ycap kay.
"Yaudah kalo gitu sarapan dulu sayang" kata Karin.
"Ga deh ma kay ntar sarapan diluar aja sekalian survey lokasi baru " ucap kay.
" yaudah jangan lupa minum obatnya " ucap karin.
"Iya ma aku udah gede udah tau " ucap kay .
"Iya dia udah besar sayang jangan terlalu dimanja" ucap Edward.
"yaudah mah, pah aku pergi dulu ya, byee" ucap kay lalu pergi keapartemen tempat Kaira menginap.
"Hish kay lama banget sih ,katanya bentar lagi." ucap kaira kesal dia undah nunggu cukup lama.
"hei cantik nungguin apa nih" ucap seseorang dari belakang.
"nungguin ...kayyy, lama banget sih capek aku nunggunya" ucap kaira.
"hei hei aku ini bossmu jadi sopanlah nanti..."
"nanti kupotong gajimu 50%" ucap kaira memotong perkataan Kay.
"Itu tau yaudah ayo" ucap Kay dan kaira hanya menurut dengan malas.
.
.
.
.
__ADS_1
.