
Setelah selesai makan semua kembali ke kamar yang sudah disediakan, kecuali Chu Tian yang memilih untuk berkeliling
Pada akhirnya Chu Tian duduk di dekat sungai kecil disamping istana kerajaan Xin.
"Pangeran apa yang kau lakukan disini kenapa kau tidak beristirahat" tanya Xin Jun yang baru saja sampai
"Tidak ada aku hanya mencari udara segar saja" Ucap Chu Tian
Kemudian Xin Jun ikut duduk bersama Chu Tian namun dsri ekspresi Xin Jun dia terlihat sedang mrmikirkan sesuatu.
"Ada apa , apa ada hal yang menganggu fikiranmu" Tanya Chu Tian tanpa melihat kearah Xin Jun.
"Ah tidak pangeran hanya saja apakah kau tau dimana menemukan dewa yang disegel didunia ini" Tanya Xin Jun.
Chu Tian sedikit terkejut mendengar pertanyaan Xin Jun.
" orang itu telah tiada bahkan rohnya sudah kembali keasalnya" ucap Chu Tian membuat wajah Xin Jun menjadi tidak enak dipandang.
"Kenapa kau menanyakan hal seperti itu" Tanya Chu Tian
Xin Jun lalu menceritakan apa yang dialami ayahnya juga obat yang dikatakan oleh tabib kerajaannya
"Boleh aku bertemu dengan yang mulia mungkin aku bisa sedikit membantu" Tanya Chu Tian.
"Benarkah.? tentu saja boleh , mari ikuti aku" ucap Xin Jun wajahnya sudah kembali berseri seri lagi.
Mereka berdua sampai di kediaman dang Raja , Saat membuka pintu ruangan terlihat seorang pria paruh baya badannya terlihat kurus dan pucat energinya melemah kondisinya benar benar sangat memprihatinkan
"Jun'er itukah kau" ucap Raja Xin dengan lemah
" salam ayah, iya aku Xin Jun dan aku datang bersama Pengeran Chu Tian dari kerajaan Chu." ucap Xin Jun.
"Maafkan aku pangeran karena tidak menyambutmu dengan baik" ucap Raja Xin yang mencoba untuk bangkit dari tidurnya.
" Yang mulia tidak masalah kau tetap lah berbaring aku akan mencoba memeriksamu" ucap Chu Tian kemudiam kembali membaringkan Raja Xin.
"Apakah kau juga memepelajari ilmu pengobatan" tanya Raja Xin pada Chu Tian.
"Ya sedikit tapi aku akan mencoba yang terbaik" ucap Chu Tian kemudian mengalirkan energinya pada telapak tangan lalu mengarahkannya keseluruh tubuh Raja Xin.
"Ada sesuatu yang terus mengerogoti tubuh dan juga energimu aku akan mencoba mengeluarkannya, Pangeran Xin Jun bisakah kau mengambilkan gingseng angin, akar daun kristal dan juga buah tiga warna" ucap Chu Tian.
" untuk Gingseng dan akar daun kristal kami punya tapi jika untuk buah tiga warna kami tidak memilikinya herbal itu sangat langka sulit menemukannya" Ucap Xin Jun dengan sedih.
" tidak masalah ambilkan saja apa yang ada aku akan memberikan untuk buah Tiga warnanya" ucap Chu Tian kemudian berbalik dan menyiapkan keperluan nya.
__ADS_1
"Baik" ucap Xin Jun kemudian pergi dengan langkah Cepat
Sementara itu Chu Tian mempersiapkan sebuah alat untuk menumbuk bahan bahan herbal karena dia tidak akan memanaskannya ditungku melainnkan hanya menggunakan air Hangat saja, jadi dia meminta seorang pelayan untuk mengambilkannya.
Setelah beberapa Saat akhirnya air hangat dan juga bahan lainnya telah sampai ,Chu Tian lalu fokus untuk membuat ramuan itu dia juga menambahkan beberapa tetes darahnya ,itu berfungsi untuk mengembalikan energi Raja Xin yang hampir kering diserap oleh sesuatu yang mendiami tubuh Raja Xin.
Setelah beberapa saat akhirnya ramuan yang dibuat Chu Tian selesai dibuat aroma herbal menyebar keseluruh ruangan.
" yang mulia Minum ramuan ini,mungkin rasanya akan sedikit pahit dan efeknya tubuhmu akan merasakan panas dan dingin tapi itu tidak akan lama" ucap Chu Tian.
"Aku Siap" ucap Raja Xin Mantap
Chu Tian lalu membantu Raja Xin meminum ramuan itu hingga habis tak tersisa.
"Ini sangat pahit" ucap Raja Xin belum sempat rasa pahitnya menghilang rasa panas dan dingin menjalari tubuhnya.
"Argghh" raja xin berteriak menahan efek obat yang kadang terasa sangat panas bagai terbakar dan kadang terasa sangat dingin seperti membeku
"Hueekk..!" darah hitam kental keluar dari mulut Raja Xin
Chu Tian dengan sigap membawakan mangkuk besar untuk Raja Xin kemudian Xin Jun membawakan air untuk berkumur.
"Bagaimana yang mulia apa perasaan Anda sekarang?" tanya Chu Tian.
"Ini luar biasa badanku jauh lebih baik dari sebelumnya ,bahkan aku merasakan energiku kembali bahkan sekarang terasa begitu padat dan murni" ucap Raja Xin Dengan bahagia.
" Tidak masalah, Lihatlah cacing yang ada didalam darah hitam ini ,ini adalah penyebab Raja Xin Kehilangan energinya" ucap Chu Tian .
"Bagaimana Cacing itu ada ditubuhku" Tanya raja Xin.
"Yang aku tau cacing energi ini tidak akan mungkin memasuki tubuh manusia karena biasanya cacing ini hanya masuk pada tubuh hewan spirit atau hewan iblis saja, kecualii jika ada yang sengaja memberikannya pada Yang Mulia" Ucap Chu Tian mengira ngira.
"Siapa yang berani menaruh cacing busuk itu didalam tubuhku" ucap marah Raja Xin.
"Ayah apakah diistana ada penghianat" kata Xin Jun
"Bagaimana menurutmu pangeran" tanya Raja Xin pada Chu Tian.
"Aku tidak tau masalah diistana ini tapi aku akan mencoba untuk membantu" ucap Chu Tian dengan tenang.
Hari itu sudah mulai gelap Suasana diistana terasa begitu sunyi, Chu Tian dan Xin Jun masih berada dikediaman Raja untuk mencari solusi masalah kerajaan Xin.
Dari luar kediaman.
"Tolong izinkan aku masuk ini sangat penting" ucap Seorang prajurit.
__ADS_1
"Apa kau tidak lihat ini sudah larut lagi pula Yang Mulia sedang ada tamu" Ucap penjaga kediaman.
Didalam Chu Tian juga mendengar keributan dia dan juga Raja Xin Serta pangeran Xin Jun bergegas keluar.
"Ada apa ini" ucap Raja Xin.
"Salam yang mulia" ucap mereka serempak.
"Katakan" ucap Raja Xin Memandang prajuritnya.
"Ampun yang mulia hamba ingin melapor bahwa benteng pertahanan wilayah selatan telah jebol oleh binatang iblis para prajurit kini sedang mencoba menahan mereka" ucap Prajurit itu dengan menunduk karena takut jika Raja Xin Marah.
"Ini gawat ayah kita harus segera mempersiapkan pasukan sebelum lebih banyak korban lagi" ucao Xin Jun
"Kau benar persiapkan pasukanmu" ucap Raja Xin
"Hamba akan membantu" ucap Chu Tian
"Terimakasih pangeran" ucap Raja Xin Mereka lalu bergegas mempersiapkan pasukannya.
Belum sempat mereka melangkah lebih jauh seorang prajurit datang dan mengatakan bahwa benteng barat juga dijebol oleh binatang iblis begitu pula dengan benteng timur dan utara.
"Apa apaan ini, apakah mereka berniat untuk mengepung kita!!" ucap Raja Xin Dengan Frustasi
"Kita harus bergegas ,aku akan menjadikan pasukanku kedalam tiga kelompok dan itu akan bisa membantu setidaknya tiga titik penyerangan, Yang mulia anda tetap disini untuk berjaga jaga" ucap Chu Tian.
" Ayah apa yang terjadi , eh ayah kau sudah sehat" tanya Xin Lan yang baru saja datang bersama Yan Sha
"Kerajaan kita sedang dikepung oleh binatang iblis jadi kita sedang mempersiapkan pasukan, aku akan menceritakannya nanti" jawab Raja Xin.
"Lan lan aku titip Yan Sha padamu, Yan Sha ambil ini kau tau bukan cara nya" ucap Chu Tian kemuadian memberikan serulingnya.
"Aku tau kami akan baik baik saja" ucap Yan Sha dan Xin Lan hanya mengangguk
Tanpa basa basi lagi Chu Tian lalu mengumpulkan pasukannya dan membaginya menjadi tiga ,satu dibawah pimpinannya , satu lagi xiao Feng dan Yang terakhir Lao Hei .
"Semuanya pertahankan kerajaann Xin" teriak Chu Tian lalu melesat bersama pasukannya ke wilayah utara begitupun dengan Xiao Feng dibarat dan Lao Hei di selatan sedangkan pasukan kerajaan juga dibagi menjadi empat dan Xin Jun berada di perbatasan Timur.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.