Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH. 244. Fu Cang


__ADS_3

Didaratan Tengah tepatnya dikerajaan Han, Fu Cang dan Raja Han serta beberapa jendral lainnya sedang mendiskusikan tentang perbatasan


"Hamba telah menangkap banyak perampok akhir akhir ini didesa dekat perbatasan, aku khawatir itu membuat para warga panik" ucap Fu Cang.


"Aku juga sedang mencari tau darimana asal mereka semua bagaimana bisa kerajaan kita yang biasanya sangat aman menjadi sarang bagi para penjahat" ucap Raja Han Yang Sambil memijat pelipisnya.


"Akan aku kerahkan pasukan untuk menyelediki semua ini, bagaimana menurut anda yang mulia" tanya Fu Cang.


"Lakukan yang menurutmu baik Fu Cang aku percayakan semuanya padamu" ucap Raja Han Yang sambil tersenyum.


"Aku tentu juga setuju dengan pemikiran anda yang mulia" ucap Jendral


"Terimakasih atas kepercayaan anda yang mulia" ucap Fu Cang sambil membungkukkan badannya.


Tak lama setelah perbincangan mereka terdengar keributan dari luar Aula kerajaan.


"Ada keributan apa disana sebenarnya" tanya Fu Cang.


"sebaiknya kita lihat apa yang terjadi" ucap Raja Han.


"Baik" jawab Fu Cang


Raja Han dan Yang lainnya segera bergegas keluar dari aula istana.


Terlihat Para pengawal sedang mencoba menghentikan beberapa orang berzirah emas dengan senjata lengkap.


"Ada apa ini...!! " seru Raja Han.


"Ampun yang mulia, orang orang ini memaksa masuk untuk menemui anda yang mulia, kami tidak tau dari mana asal mereka, kami khawatir mereka adalah komplotan para penjahat yang ingin membebaskan para tawanan" jelas salah seorang pengawal sambil berlutut.


Raja Han Menatap orang orang berzirah emas itu.


"Jika dilihat dari penampilan mereka sepertinya bukanlah orang biasa" batin Raja Han.


"Ada keperluan apa tuan tuan mencariku, apakah ada suatu masalah..? " tanya Raja Han dengan keramahan.


"Jadi kau yang bernama Han Yang, aku datang untuk membawa orang yang bernama Fu Cang pergi, dimana orang yang bernama Fu Cang" Ucap Orang itu yang ternyata adalah Song Lin


"Aku Fu Cang.. mengapa kalian ingin membawaku pergi" Tanya Fu Cang keheranan.


"kalian jangan keterlaluan ya atas dasar apa kalian membawa Fu Cang pergi... Tidak aku tidak akan membiarkan Fu Cang pergi bersama kalian" Ucap Raja Han.


Song Lin mengisyaratkan pada bawahannya untuk menyerahkan gulungan yang diberikan oleh Jhin Tian.

__ADS_1


Raja Han menerima gulungan itu dengan wajah binggung, dia lalu membuka isi gulungan itu, berbagai ekspresi muncul diwajahnya, sulit untuk menebak apa isi surat yang ia baca.


"Huft jadi begitu.... katakan padanya untuk memberiku waktu tiga hari, aku tentu harus mempersiapkan semuanya jangan sampai kerajaanku kacau karena kehilangan Fu Cang. " ucap Raja Han.


"yang mulia apa yang anda maksud adalah anda akan menyerahkan Fu Cang pada mereka?.. sebenarnya siapa mereka? " Tanya Jendral kerajaan Han.


"mereka adalah orang suruhan pangeran Chu Tian, aku tidak mungkin menolak permintaan Chu Tian" ucap Raja Han.


"Pangeran" ucap Fu Cang Lirih.


"Tapi yang kutau pangeran Chu Tian menghilang beberapa waktu lalu" ucap sang jendral


sementara Fu Cang Hanya terdiam.


"aku juga mendengar rumor itu" ucap Jendral Yang Lainnya.


"Pangeran kalian itu sekarang berada diistana surgawi dia adalah orang piluhan kaisar kami, karna itulah dia tidak bisa keluar dari istana surgawi jadi dia membutuhkan tangan kanan, dan kau Fu Cang yang dia pilih" ucap Song Lin.


"Untuk seukuran prajurit kau tidak cukup sopan" ucap Cao yi yang tiba tiba datang bersama Han Tao.


"kami hanya menghormati tuan kami, selebihnya aku tak perduli" ucap Song Lin.


"Sudahlah, permaisuri apa yang anda lakukan disini, lebih baik anda bawa pangeran bermain didalam" ucap Raja Han.


"Tidak ada bantahan" Ucap Raja Han.


"Ayah aku ingin bertemu paman(Chu Lizheng) " ucap Han Tao.


"Tidak untuk saat ini pangeran, masuklah" ucap Raja Han.


"Baik Ayah " ucap Han Tao dengan wajah kecewa.Han Tao baru saja pulang dari sekte dan dia biasa selalu pergi ketempat Chu Lizheng untuk menemui Keponakannya, tentu dia belum tau jika Chu Liyan sekarang juga sedang belajar disebuah sekte.


"Jadi bagaimana ini" tanya Song Lin.


"Tiga hari beri aku waktu tiga Hari. " ucap Raja Han.


"Tidak aku haris membawa Fu Cang sekarang, dia masih harus banyak melakukan pelatihan" ucap Song Lin.


"Tap... "


"Maaf menyela yang Mulia, biarkan saya ikut bersama mereka, aku yakin pangeran tidak akan membiarkan kerajaan ini kacau" ucap Fu Cang.


"Itu memang benar tapi... aku baru saja akan mengankatmu menjadi seorang jendral, akan sulit mencari pengantimu" ucap Raja Han.

__ADS_1


"sudahi perbincangan tak penting kalian itu, pekerjaanku masih banyak" ucap kesal Song Lin.


"baiklah bawa aku" ucap Fu Cang.


"apa kau yakin akan keputusanmu itu Fu Cang" tanya Raja Han.


"Tentu yang mulia mengikuti pangeran Tian adalah impianku sejak dulu, tolong yang mulia mengizinkannya" ucap Fu Cang mantap.


"Jika itu telah menjadi keputusanmu maka aku tidak bisa berbuat apa apa, aku hanya bisa memberi saran agar kau bisa menjaga adikku itu dengan baik" ucap Raja Han.


"Hamba Akan melakukan apa yang anda minta, aku akan melindungi pangeran dengan nyawaku" ucap Fu Cang.


Raja Han Mengangguk.


"Sebagai ganti Fu Cang Aku akan memberikan satu bawahanku, dia cukup layak jika dibandingan dengan fu cang" ucap Song Lin dengan tatapan meremehkan.


"Anda tidak perlu sungkan, aku akan mencarinya sendiri tidak ingin merepotkan prajurit istana surgawi" ucap Raja Han Dengan sopan dia mulai meredam emosi nya.


"baiklah jika begitu aku akan membawanya tanpa sungkan" ucap Song Lin yang kemudian menghilang bersama para pengikutnya dan Fu Cang.


"Yang Mulia bukankah kita harus memberitau ini pada Raja Chu" saran Jendral sambil sesekali melirik tempat Fu Cang Menghilang.


"Kirimkan Surat pada Raja Chu, dan katakan padanya aku akan datang berkunjung besok" ucap Raja Han.


"Hamba akan segera melaksanakan perintah anda yang mulia" ucap Sang Jendral sambil memberi hormat kemudian pergi.


kini tersisa Raja Han Seorang diri dia menatap tempat menghilangnya Fu Cang Dan Yang lainnya.


"Aku senang kau baik baik saja pangeran, dengan adanya Fu Cang disana aku sedikit lebih tenang, kuharap rencanamu itu berjalan dengan lancar" ucap Raja Han yang krmudian menatap gulungan di tangannya sambil tersenyum tipis.


Di Sekte Bintang Surga Xuan Dan Liyan menjadi murid baru yang cukup menonjol karena umur mereka yang tergolong sangat muda dan kemampuan mereka yang sudah cukup lihai.


"Xuan kau memikirkan sesuatu" tanya Liyan.


"Tidak kak" jawab xuan Dengan senyum palsu, liyan tau namun dia tidak ingin terlalu memaksa Xuan.


disisi lain beberapa murid mulai tak mentukai Xuan karena dia terlalu dekat dengan Liyan, Liyan adalah keluarga kerajaan terkenal dan juga memilikii ketampanan diatas rata rata untuk anak seusianya.


Tentu saja tidak ada yang tau bahwa Xian Dan Liyan Adalah saudara sepupu.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2