Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
Ch. 27 Tantangan


__ADS_3

"Berhenti.!! ku lihat kau cukup kuat ayo bertarung denganku' ucap pria berpenampilan asassin itu.


Chu Tian memiringkan kepalanya heran.


"Kenapa aku harus bertarung denganmu.? apa kita punya masalah.!" tanya Chu Tian santai.


"Dulu memang tidak sekarang punya" kata pria itu.


"masalah apa yang ku perbuat padamu ?" Tanya Chu Tian lagi dia benar benar binggung dengan sikap pria didepan nya itu.


" Karna kau tidak ingin bertarung denganku maka itu menjadi masalah untukmu aku tidak akan melepasmu begitu saja" ucap pria itu dengan serius.


Xiao Feng yang tidak tahan dengan omong kosong pria itu langsung angkat bicara.


"Kau pergi dari hadapan tuanku.!!! atau aku akan meremukkan seluruh tulangmu!!! " ancam Xiao Feng.


"Hahaha ayo bertarung bersamaku" ucap pria itu malah girang dengan ancaman Xiao Feng.


Xiao Feng menjadi sangat geram dia berniat menyerang pria itu namun Chu Tian melarangnya.


"Tenang lah paman kita jangan membuat keributan disini aku akan mengani orang ini" ucap Chu Tian dengan tersenyum .


"Maafkan aku An'er aku benar benar terbawa emosi" Kata Xiao Feng menyesali perbuatannya.


Chu Tian tidak menjawab dia hanya mengangguk lalu pandangannya beralih pada pria berpenampilan Asassin itu.


" Apa yang akan ku dapatkan jika aku menang melawanmu tentu aku tidak ingin dirugikan" Ucap Chu Tian dengan tenang.


"Aku sudah mempunyai sumpah dimana ada orang yang mengalahkanku maka aku akan setia dan tunduk padanya seumur hidupku" Ucap Pria itu dengan tegas.


"Lalu jika aku kalah.?" Chu Tian bertanya lagi.


"Jika kau kalah aku akan pergi dan tidak menganggumu lagi, dan aku berjanji jika kau kalah aku tidak akan membiarkanmu mati asal kau dengan suka rela mau bertarung padaku" Ucap pria itu.


"Baik aku terima tantanganmu tapi aku tidak bisa bertarung sekarang, beri aku waktu hingga besok !!" Kata Chu Tian.


"Iya" pria itu menjawab dengan singkat lalu melesat dengan cepat dan hilang dalam bayang bayang.


"Menarik .kecepatan yang luar biasa dia akan menjadi teman seperjalananku nanti" Guman Chu Tian merasa pria berpakaian asassin itu akan sangat berguna baginya nanti.


Chu Tian lalu melangkah menuju penginapan berlantai dua ,dimanan lantai satu adalah sebuah restoran dan lantai dua adalah penginapan.


"Permisi Tuan apakah tuan ingin memesan sesuatu" ucap seorang pelayan wanita dengan ramah penampilan Chu Tian sungguh seperti tuan muda kaya jadi dia bersikap hormat.


"Aku memesan dua kamar untuk satu malam dan beberapa makanan serta minuman" ucap Chu Tian


"Totalnya Tiga keping perak tuan" Ucap pelayan itu ramah.

__ADS_1


" Ambil ini dan sisanya bagikan pada teman temanmu" ucap Chu Tian memberikan Satu Koin emas


" te-terima kasih tuan" ucap Pelayan itu dengan gemetar satu koin emas adalah jumplah yang sangat banyak baginya.


Chu Tian hanya mengangguk lalu berjalan menuju meja kosong yang ada didekat jendela restoran itu.


Chu Tian memandang kearah luar dimana sebuah desa yng terlihat seperti kota sungguh mengagumkan.


tak berapa lama seorang pelayan datang membawa makanan


"Permisi tuan ini adalah makanan yang anda pesan tadi dan ini kuci kamar tuan, jika ada yang dibutuhkan tuan bisa mrmanggilku." Ucap Pelayan itu dengan ramah.


Chu Tian hanya mengangguk lalu memulai memakan makanannya dia benar benar lapar meski dia bisa untuk tidak makan dalam beberapa bulan namun Chu tian tetap ingin menikmati makanan lagi pun cacing dalam perutnya selalu memberontak jika tidak diberi makan.


Selesai makan Chu Tian pergi kelantai dua menuju kamarnya begitupun dengan Xiao Feng.


Malam berlalu begitu cepat sinar mentari begitu cerah mengusik tidur nyenyak seorang pangeran tampan.


Chu Tian lalu bergegas ke kamar mandi setelah selesai dengan rutinitas paginy Chu Tian menghampiri Xiao Feng lalu berjalan menuruni tangga untuk kelantai satu penginapan


Di lantai satu Chu Tian memesan begitu banyak makanan ,yah itu karena Lao Hei terus saja protes karena selalu diabaikan oleh Chu Tian dan dia juga ingin menikmati makanan dari luar dimensi.


Flash back..


"Adik kau begitu kejam padaku bagaimana bisa kau melupakan aku yang malang ini" ucap Lao Hei dari dalam dimensi


"jangan banyak alasan ,sekarang ayo pesankan aku makanan dari situ aku benar benar ingin merasakannya" ucap Lao Hei.


"Huft bilang saja kakak ingin makan kenapa harus drama begitu" ucap Chu Tian sambil menghela nafas.


"Hehehe adikku yang manis kasihanilah kakakmu ini" Ucap Lao Hei dengan wajah memelas dan Chu tian akhirnya mengiyakan keinginan Lao Hei.


"Adik aku ingin pesan daging panggang,ayam goreng ,sup ayam, dan ini dan itu dan ini dan itu" ucap Lao hei memesan begitu banyak makanan membuat Chu Tian sakit kepala


Bukan karena harganya tapi karena suara Lao Hei terus mengema dikepalanya.


"Jika kau diam aku akan memesannya jika tidak maka jangan harap!!" ucap Chu tian


"Adik kau sungguh tega" ucap Lao Hei wajahnya benar benar dibuat sesedih mungkin.


Chu Tian tidak menjawab dia lalu memesan makanan yang sangat banyak membuat para pelayan kewalahan


Flash back off


"An'er kenapa kau memesan begitu banyak makanan apa kau sangat lapar" Tanya Xiao Feng keheranan


"Ini semua karna kakak hei dia membuatku memesan banyak makanan" Ucap Chu Tian kesal.

__ADS_1


"Lao Hei beraninya membuat tuan kecilku kesal lihat saja nanti aku akan menendang bokongnya" kata dalam hati Xiao Feng.


diruang dimensi


Achuu...


"Siapa yang mengumpatiku.? ah sudahlah yang terpenting hari ini aku makan banyakk" ucap Lao Hei


setelah menunggu cukup lama para pelayan pun datang membawa begitu banyak hidangan.


"Tuan tuan silahkan dinikmati" ucap pelayan itu agak canggung melihat tubuh Chu Tian dan Xiao Feng yang kecil apakah akan muat perut mereka memakan begitu banyak makanan.


"Terimakasih" ucap Chu Tian dengan tersenyum masam saat tau bahwa pelayan ini mengira dia yang akan memakan semuanya.


Setelah para pelayan itu pergi Chu Tian lalu mengibaskan tangannya lalu semua hidangan masuk kedalam dimensi dan hanya tersisa dua piring milik Chu Tian Dan Xiao Feng.


Melihat begitu banyak makanan yang dipesan Lao Hei ,Xiao Feng semakin geram.


"Awas saja kau" Batin Xiao Feng.


Achuu..


"Apakah aku terkena flu hinga terus bersin " Kata Lao Hei dengan wajah aneh karna setaunya penjaga dimensi tidak pernah sakit.


Selesai makan Chu Tian memanggil pelayan untuk membayar.


Namun saat pelayan itu sampai ,pelayan itu badannya bergetar karena dimeja Chu Tian hanya tersisa dua piring kotor, Apakah dia memakan piringnya juga pikir pelayan itu.


"Hei jangan berfikir yang tidak tidak, aku tidak memakan piring itu ,tapi aku menyimpannya , ambil ini untuk membayar makanan beserta piringnya" Ucap chu tian lalu memberikan kantung kecil berisi sepuluh koin emas.


Selesai dengan makannya Chu Tian pun bergegas keluar dari penginapan itu.


Namun baru sampai di depan pintu seorang pria berpakaian serba hitam sudah menghadangnya, dan untuk Xiao Feng dia kembali keruang dimensi dan memukuli serta memarahi Lao hei habis habisan.


"Kau.." ucap Chu tian


.


.


.


.


.


👋🏻😁

__ADS_1


__ADS_2