
Dapat Noval ketahui Nathan yang mulai atuh cinta pada rival debat nya sendiri, terbukti dari tatapan nya yang tak pernah lepas dari Nabila meski dia sempat menyanggah segala tuduhannya atas hati yang berkhianat pada mulut yang penuh dengan dusta.
Noval yang juga ikut duduk dengan Nathan yang duduk tak jauh dari posisi Nabila duduk, menyiku lengan Nathan menyadarkan Nathan akan rencana dan misinya.
"Kalau cinta bilang cinta,kalau benci bilang benci.Jangan benci tapi bilang nya cinta,cinta bilang nya sayang".Ucap Noval menyindir nathan,sedang yang si sindir nampak tak peduli bahkan menutup telinganya dari ocehan Noval yang tak berbobot.
"Apa bedanya sama loe?".Sahut Nathan,menoleh kearah Noval."Apa bedanya sama loe yang bilang nya benci malah jadi pacar sungguhan".
"Pura-pura, bego".Sahut Noval,menyanggah tuduhan nathan."Pura-pura bukan sungguhan,gue di jadikan pacar bayangan nya".Jelas Noval, matanya menerawang ke langit-langit bangunan, seakan dia tersakiti hatinya dan meminta belas kasihan dari Nathan yang nampak acuh tak acuh.
__ADS_1
Benar saja, lihat lah Nathan yang memutar matanya jengah dan malah fokus pada buku yang ada di pangkuannya.Masa bodoh dengan kisah asmara Noval yang berakhir pilu.Toh,itu keputusannya sendiri yang menerima tawaran Nita sebagai pacar pura-pura nya untuk memanas-manasi Nabila, padahal dia sama sekali tidak mencintai Noval.
Cinta Noval untuk Nita bertepuk sebelah tangan,Noval terobsesi dengan Nita yang menjadi primadona sekolah dan putri dari seorang konglomerat.Nsmun,sang pujaan hati malah mencintai pria lain yang tak lain dan tak bukan adalah guru mereka sendiri.
Waktu 30 menit terasa cepat bagi mereka yang mendadak belajar bersama Nabila yang memberikan motivasi dan semangat bagi mereka untuk belajar sebelum melaksanakan ulangan harian.
"Yah,kenapa pula waktu terasa cepat".Keluh salah satu murid yang belajar dadakan.
"Ah,senang nya dalam hati kalau aku yang ada di posisinya".Gumam Nathan berandai-andai.
__ADS_1
Noval menimpuk kepala Nathan dengan buku yang dia pegang sebagai bahan belajarnya."Makan tuh buku".Sindir Noval,menimpuk kepala Nathan dengan kerasnya.
Nathan mengaduh kesakitan,Noval terlalu keras menimpuk kepalanya bahkan tepat pada belakang kepalanya.
"Huh,loe kira ini batu main timpuk-timpukan segala".Gerutu Nathan sembari berjalan masuk ke dalam kelas bersamaan dengan Nabila yang sudah masuk terlebih,satu langkah berada di depan Nathan.
Noval, bergeleng-geleng kepala.Ketua geng nya kalau sudah jatuh cinta,sikap dan ucapannya berbanding terbalik.
Bilang nya benci,tapi dalam hati mencintai gadis miskin penuh perjuangan yang dulu bahkan sampai saat ini menjadi rival debat Nathan.
__ADS_1
Noval bisa tau,hati Nathan yang menunjukkan cintanya untuk Nabila yang terhalang oleh ego dan gengsinya.Dia juga sama yang mencintai Nita,tapi cinta nya tak sama seperti Nathan yang belum pasti akhir dari sebuah perjalanan cinta nya.
Nathan dan Nabila duduk di kursi yang saling bersebelahan,kedua nya nampak sudah siap dengan soal ulangan yang akan di hadapi berbeda dengan Noval dan Nita yang terasa resah gelisah karena tidak punya kesiapan dalam menghadapi soal ulangan.