Sang Pemimpi

Sang Pemimpi
Part 33


__ADS_3

"Nabila Kemala".Gumam Nathan,geram.Wanita yang gagal di permalukan itu ternyata ada di cafe yang baru buka bahkan dia terlihat tersenyum bahagia.


tanpa persetujuan Noval,Nathan menghampiri dia wanita cantik yang tengah duduk sembari menikmati pemandangan alam khas pemandangan pedesaan.


"Heh..Gadis miskin, ngapain loe ada disini?".Tanpa banyak bicara,Nathan menegur Nabila.


Bukan Nita namanya,jika dia tak pasang badan untuk sahabat karibnya.Dia yang menghampiri Nathan dengan beraninya padahal yang mendapatkan teguran dan kata-kata hinaan adalah Nabila.


"Heh..Cowok sombong, ngapain loe ada disini?".Skak Nita,menantang Nathan dengan berani nya tanpa merasa takut.


Noval, yang melihat keributan di depan mata.Dia juga ikut menghampiri Nathan,Nabila dan juga nita.Dimana Nathan dan nita lah yang tengah beradu argument,sedang Nabila hanya diam menyaksikan sesekali dia menunduk,malu.


"Wey,ada apa ini?".Tanya Noval, berusaha melerai pertengkaran Nathan dan nita.


Nathan,menatap tajam pada Noval.Kekesalan nya pada Noval belum lah berakhir, sekarang dia malah seenaknya menganggu dia saat sedang panas-panasnya mereka berargumen.

__ADS_1


Noval, mendekati Nathan yang seperti kucing jantan sedang berkelahi.Sensitif dan menakutkan di lihat.


"Dia bagian gue,bego".Bisik Noval, mengingatkan akan perjanjian mereka.


Nathan, mundur beberapa langkah.Dia baru teringat akan perjanjian mereka berdua yang baru tadi di ucapkan di dalam kelas saat Nabila dan Nita sudah beranjak pulang mendahului mereka.


"Hai,cantik".Sapa Noval pada Nita,dia berusaha mendekati Nita yang menatap tajam kearah nya.


Plak


"Mau apa loe?".Hardik Nita,tutur katanya dan sikapnya tak bersahabat.


Nathan,berusaha menahan tertawa nya melihat Noval yang mendapatkan penolakan dari perempuan untuk yang pertama kalinya.Biasanya perempuan yang ada di dekat Noval atau yang ingin di gombali oleh noval, mereka akan tersipu malu.Berbeda dengan Nita,yang menunjukkan sebaliknya.


Tak ada yang menyadari nya,di saat mereka asyik satu sama lain.Nita,berusaha menjauh dari Noval,sedang Noval selalu berusaha untuk mendekati Nita dan Nathan yang asyik menonton drama gratis di hadapannya.Tak menyadari kepergian Nabila.

__ADS_1


Merasa terhina dan malu,Nabila diam-diam melangkah keluar cafe dengan cara mengendap-ngendap sebisa mungkin dia tak mengeluarkan suara langkah kakinya.


Susah payah Nabila,keluar dari cafe yang tanpa sengaja mempertemukan dia dan Nathan yang berakhir dengan kata hinaan.Nabila,pada akhirnya bisa meloloskan diri tanpa di ketahui oleh orang lain.


Nabila,berjalan dengan gontai nya.Kata-kata Nathan berhasil menikam hatinya dengan begitu dalamnya sampai berbekas.


"Gadis miskin,ngapain loe ada disini?". Kata-kata itu terus menari-nari dalam pikirannya,tak enyah walau sebentar saja.


"Hiks.. Hiks..."Nabila menangis dalam diamnya, hanya lelehan air mata yang sedari tadi berusaha dia tahan.


Sepanjang perjalanan pulangnya,Nabila terus menahan lelehan air mata yang siap jatuh tanpa permisi memberikan kesan malu terhadap dirinya.


"Sabar,Nabil".Nasehat dia berikan untuk dirinya sendiri,agar terus sabar dan tumbang begitu saja mengingat jarak rumah nya dengan cafe tak dekat.


Banyak kendaraan yang berlalu lalang,dan bahkan ada yang sengaja menghentikan kendaraannya hanya untuk sekedar bertanya pada Nabila yang tak kuat menahan lelehan air mata yang jatuh tanpa permisi.

__ADS_1


__ADS_2