Sang Pemimpi

Sang Pemimpi
Part 39


__ADS_3

"Kemana si gadis miskin itu menghilang?".Tanya Nathan dengan kesal nya,mendapati meja Nabila dan Nita sudah tak berpenghuni.


Noval, melihat kearah meja Nita dan Nabila.Benar,apa yang di ucapkan oleh Nathan.Keduw gadis berbeda kasta itu sudah tak ada di mejanya masing-masing seperti raib tertelan bumi.


"Kau tidak melihat mereka pergi kemana?".


"Kalau aku lihat?, ngapain aku nanya sama kamu?".Sahut Nathan,berang.


Noval, menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.Bersiap-siap menerima amukan Nathan jikalau kedua gadis itu ternyata sudah pulang dan melarikan diri dari aksi mereka.


"Cepat".Teriak Nathan, memerintahkan Noval dan anggota lainnya untuk bergegas pulang sebelum mereka kehilangan jejak Nita dan Nabila.


Di luaran sana,Nita menyeret paksa tangan Nabila tanpa harus dia mampir terlebih dahulu ke perpustakaan dengan dalih takut bertemu dengan pak Mario dan menjadi korban PHP dari guru tampan pemilik senyuman manis.


"Tanpa sadar kau telah melukai tangan ku,nit".Ucap Nabila,meringis kesakitan karena tarikan tangan Nita.


"Ups,sorry gak sengaja".Sahut Nita, melepaskan tarikan tangan nya pada tangan nabila.

__ADS_1


Nita,membawa Nabila ke sebuah parkiran mobil tempat mobilnya di terparkir,bermaksud mengajak Nabila ikut pulang bersamanya dan terhindar dari aksi bullying dari Nathan dan anggota genk nya.


Nita, mengeluarkan sebuah kunci dari tas punggung nya,menekan sebuah tombol hingga mengeluarkan bunyi menandakan mobil mewah Nita yang tak jauh terparkir dari tempat nya berdiri.


"Kamu pulang lagi bersama ku,kali ini ku pastikan kau pulang ke rumah dengan aman dan selamat ".Kata Nita,sembari menarik tangan Nabila lagi mendekati mobilnya yang tak jauh terparkir.


Nabila,belum sempat menolak tawaran Nita.Tapi,si cantik Nita tak membutuhkan jawaban penolakan dari Nabila.


Klek


"Ayo,gak usah sungkan.Pintu mobil ku terbuka lebar untuk mu,tuan putri".Kata nita, sembari melayangkan godaan pada Nabila.


"Kau, paling bisa".Sahut Nabila,terkekeh geli dengan kata-kata Nita.


Brak


Pintu mobil tertutup dengan sempurna, Nabila terbiasa naik angkot sehingga menutup pintu mobil mewah Nita pun di lakukan dengan sembarang saja.

__ADS_1


Nita, bergeleng-geleng kepala memaklumi Nabila yang mungkin tak terbiasa dengan cara memperlakukan pintu mobil mewah miliknya.


Mobil mewah milik Nita itu melesat pergi,membelah jalanan yang mulai ramai oleh kendaraan murid yang sudah mulai pulang dari sekolah nya masing-masing, meninggalkan Nathan and the genk yang menatap tak percaya begitu mobil mewah Nita melesat pergi.


"Shittt".Umpat Nathan, mengepalkan tangan nya geram karena mereka kalah cepat dengan Nita yang melaju kencang kala melihat dirinya hendak menghampiri parkiran.


"Nabila seperti di lindungi oleh malaikat pelindung.And the guardian angel nya adalah si cantik,Nita".Puji Noval,tak tau situasi dan kondisi.


Nathan,menoleh kearah Noval yang memuji rivalnya sendiri.Tak ingat dengan perjanjian diantara mereka, seakan Noval sudah terkena jebakan batman dari si cantik Putri konglomerat.Nita Edison.


Noval, mengarahkan pandangannya ke sembarang arah,mengetahui dirinya mendapatkan tatapan tajam dari ketua genk nya.


"Sudah lupa keu dengan janji mu sendiri?".Hardik Nathan,melotot tajam kearah Noval.


"Gak ingat".Teriak noval sembari berlari kencang, meninggalkan Nathan yang berdecak kesal.


"Teman gak tau di untung loe".Gerutu Nathan,mengumpati Noval.

__ADS_1


__ADS_2