
Pak Mario, meninggalkan mereka berdua yang nampak saling pandang dengan mulut menganga lebar seakan sudah mendapatkan jackpot dengan hadiah fantastis bahkan mengalahkan jackpot yang di berikan oleh acara kuis di televisi.
Kedua murid itu bahkan berteriak dengan histeris,tak tau diri,tak tau tempat, situasi dan kondisinya.Tak pelak aksi mereka mendapatkan tatapan tajam dari murid yang merasa terganggu dengan teriakan mereka.
"Sudah gila kali,ini sekolah bukan hutan seenaknya main teriak-teriak an segala".Tegur seorang murid yang terganggu dengan aksi mereka.
Kedua murid itu Nana peduli, mereka dengan santainya mengeluarkan ponsel mereka masing-masing dan terlihat tengah mengotak-atik ponselnya dengan jari-jemari mereka siap untuk menyebarkan berita yang tak lagi hujan sekedar gosip miring yang kebenarannya banyak di ragukan oleh semua pihak dengan tanpa memperdulikan perasaan sasaran mereka.
Nabila yang menjadi sasaran empuk atas aksi kedua murid yang sudah terlanjur menyebarkan berita tentang hubungan spesial antara murid dan seorang guru honorer,dia yang tanpa sengaja bertemu dan bersitatap dengan Mario yang telah membuat kegaduhan dengan pengakuan nya yang tidak benar,merasa geram dan marah.
Nabila berjalan terburu-buru dengan di ikuti oleh Mario yang seperti hendak menjelaskan segala kesalahpahaman diantara mereka yang sudah terlanjur menyebar.
__ADS_1
"Nabil... Tunggu Nabil".Teriak mario sembari terus mengejar Nabila yang berjalan dengan cepat.
Mario tak ingin ketinggalan jejak langkah Nabila yang semakin di percepat tempo jalannya,tak peduli aksinya mendapatkan perhatian khusus dan tatapan penuh pertanyaan dari murid yang sudah mengetahui rumor tentang mereka.
"Kayak nya ini bukan sekedar rumor lagi tapi fakta". Lagi-lagi gosip ria terus terdengar di telinga Nabila maupun Mario,yang mungkin sering terjadi belakangan ini.
Aksi kejar-kejaran antara Nabila dan Mario,tak luput dari penglihatan Nita yang merasa jijik atas aksi mereka.
"Sabar".Ucap Noval, menenangkan Nita yang sudah terbakar api cemburu dengan melihat adegan di depan matanya.
Ucapan Noval tak di gubris oleh Nita yang sudah terlanjur cemburu pada Nabila dan Mario.Dia berjalan bermaksud ingin menghampiri mario tapi di cegah oleh Noval.
__ADS_1
"Lepaskan, bego".Gertak Nita pada noval,yang menghalangi jalannya.
"Tak akan, biarkan saja mereka melakukan apapun yang mereka suka.Toh, kebenarannya sudah terungkap dan kau tetap menjadi kekasih bayangan yang tak dianggap oleh seorang mario Balotelli".Sahut Noval,tak lupa memberikan kata hinaan untuk mario yang telah membuat cinta nya bertepuk sebelah tangan.
Nita,menepis tangan Mario yang terulur menghalangi jalannya."Jangan coba-coba melampaui batasan mu dan yah, namanya Mario putra darmawan bukan Mario Balotelli.Paham".Gertak Nita,sembari melenggang pergi meninggalkan Noval yang tak bisa lagi menahan Nita.
Dengan langkah terburu-buru,yang diakibatkan oleh rasa cemburu dan iri hati.Nita berjalan menghampiri Mario yang tengah berusaha menjelaskan duduk perkaranya.
Langkah kaki Mario harus terhenti seiring dengan keberadaan Nita yang sudah tepat berada di depannya bahkan menghalangi jalannya dengan merentangkan kedua tangannya,menghalau upaya nya mengejar Nabila yang sudah tak terlihat di pelupuk mata Mario akibat tubuh Nita yang menghalangi pandangan matanya.
Mario,mendecih sebal.Lagi-lagi ada peganggu,hama yang selalu menghalangi jalannya.
__ADS_1