
Kring
kring
kring
Hampir semua murid menghela nafas nya begitu bel tanda berakhirnya pelajaran terdengar dengan nyaringnya.Segala keluh-kesah,pusing,mual dan lain sebagainya berakhir juga dengan sebagian murid ada yang tidak mengisi soal yang di berikan.
Tak terkecuali Nabila,yang meski dia sudah mengisi soal dengan sempurna bahkan dia sempat memeriksa ulang sebelum di serahkan kepada guru.Nabila juga sama merasakan pusing yang luar biasa dan menghela napas lega.
"Alhamdulilah".Ucap syukur Nabila ucapkan kala bel berbunyi nyaring, menandakan berakhirnya pelajaran dan dia bisa pulang dengan menantikan sebuah kabar yang di harapkan nya itu adalah kabar bahagia.
Nathan, tersenyum melihat Nabila yang sepertinya merasa lega dan bahkan Nabila terlihat tersenyum bahagia.
"Bahagia mu adalah bahagia ku,Nabil".
__ADS_1
"Dan tingkah konyol mu adalah bencana bagi ku".Sahut seorang pria yang menimpali ucapan Nathan.
"Ganggu aja".Protes Nathan,tak terima Noval menganggu kesenangan nya untuk kesekian kalinya.
Noval,nampak cuek dan masa bodoh dengan nathan yang kembali melayangkan tatapan tajam kearah nya.Toh,itu sudah menjadi hal lumrah terjadi dan sering dia lakukan kepada dirinya.
"Udah gue bilang,jangan sering melotot ntar mata loe copot".Nasehat Noval sembari beranjak pergi hendak mengumpulkan lembar jawaban beserta dengan lembar soalnya.
"Bodoh amat ".Sahut Nathan,sembari menyusul Noval ikut mengumpulkan lembar jawaban.
Guru mata pelajaran sudah pergi meninggalkan ruangan kelas di susul oleh sebagian murid yang ingin cepat-cepat keluar dari kelas untuk melanjutkan aktivitas lagi,ada pula yang langsung pergi ke rumah masing-masing hanya Nabila yang terlihat masih duduk di ruangan kelas dan juga seseorang yang ingin sekali Nabila tanyakan keadaan nya.
Dapat Nabila lihat,Nita yang menunduk dengan dalam dan lama seperti ada beban masalah yang tengah di hadapi oleh seseorang yang pernah ada bahkan membela dirinya di saat yang lain pergi menjauhinya karena status sosial yang amat berbeda dan strata sosial yang teramat jauh.
Dengan hati-hati dan perasaan cemas Nabila menoleh dan mengintip Nita yang masih juga belum mau menunjukkan wajah nya dan terus menunduk.
__ADS_1
Tak tahan hatinya terus meronta-ronta ingi menghampiri Nita tapi pikiran nya berkata untuk tetap m nahan diri,menunggu Nita lewat di depannya.
"Ada apa dengan dia?,tak biasanya dia murung seperti itu".Gumam Nabila,terus bertanya-tanya pada dirinya yang berperang batin antara pikiran dan hatinya yang tak berjalan selaras.
Brak
Di saat Nabila bertanya-tanya tentang kondisi Nita,di saat itu pula terdengar suara kursi yang jatuh seperti di sengaja dan arah nya berada di belakang Nabila.Ingin Nabila menoleh kearah belakang tapi tidak berani.
Krek
Bunyi kursi yang berderit menandakan ada seseorang yang beranjak dari kursi itu dan itu tepat di kursi yang Nita duduki.
"Apa yang sebenarnya terjadi pada mu?". Batinnya yang meronta-ronta tak bisa di tahan lagi,Nabila bertanya pada Nita yang kebetulan lewat di depannya dan hendak pergi meninggalkan Nabila yang masih duduk di kursinya dengan tenang.
Orang yang di maksud terlihat berhenti tepat berada di depan Nabila dan masih membelakangi Nabila,kendati Nabila di selimuti oleh rasa penasaran.
__ADS_1
...----------------...
Bagaimanakah reaksi Nita terhadap pertanyaan sederhana yang di lontarkan oleh Nabila?,yuk temukan jawabannya dengan terus mengikuti cerita ini dan cari terus jawabannya di Facebook:Rsania...