Sang Pemimpi

Sang Pemimpi
Part 199


__ADS_3

Jika,Nabila bisa pulang dengan selamat dan sesuai dengan harapannya.Berbeda dengan Nathan yang harus menerima Omelan dan kata-kata kasar dari pembimbing nya karena keterlambatan Nathan yang menyebabkan anggota pasjarpara lainnya harus menerima resikonya.


"Kamu tau sendiri,kamu itu ketuanya nathan.Jika,kamu terlambat bahkan tidak bisa latihan,maka semua akan kena imbasnya.Nathan anumerta".Teriak guru pembina dengan keras dan lantang di saksikan oleh Anggita pasjarpara lainnya.


Nathan, hanya bisa menunduk sembari menerima amukan dari guru pembina nya.Nathan,sadar akan keterlambatannya akan tetapi itu semua tidak ada bandingannya bila dia melewatkan moment yang paling sangat si nantikan nya selama 2 tahun terakhir ini.


"Sekali lagi kamu terlambat..Jangan salahkan saya,jika kamu tidak bisa mengikuti lomba ini ".Ancam guru pembina kepada Nathan yang bahkan baru pertama kali terlambat latihan demi seorang wanita yang bahkan menjadi rival debat nya.


Nathan,mengangguk paham dan berharap kejadian itu tak terulang lagi, tepatnya Nabila yang tidak lagi menangis sesenggukan seperti tadi.


Guru pembina, mengibaskan tangannya mengusir Nathan yang sudah mendapatkan amukan darinya dan menyuruh Nathan untuk bergabung dengan anggota pasjarpara lainnya.

__ADS_1


"Anak itu,sejak kapan dia datang terlambat dan mengacaukan semua rencana ku?".Keluh guru pembina dengan sikap nathanyang yang tidak biasanya.


...----------------...


Sesuai dengan instruksi guru pembina,Nathan kembali bergabung dan berlatih untuk mempersiapkan diri dan bergabung dengan anggota pasjarpara lainnya.


Tatapan sinis dan kecewa,anggota pasjarpara layangkan untuk Nathan si ketua yang bahkan tidak mencerminkan contoh yang baik.


Rasa kesal karena telah mendapatkan Omelan dan tatapan sinis dari anggotanya,tak sebanding dengan kebahagiaan Nathan yang untuk pertama kalinya dia bisa leluasa membelai kepala Nabila meski tertutup oleh kain jilbab yang sudah lusuh.


Hati Nathan, berbunga-bunga.Tak ada yang menyadari nya sebab Nathan berhasil menyembunyikan nya lewat sikap tegas dan suara keras nya.

__ADS_1


Nathan,si ketua memberikan aba-aba dan instruksi dengan suara kerasnya dan suaranya bak komando yang menggetarkan dan menggemparkan bagi orang yang melihatnya.


"Balik kanan,jalan di tempat,grak".Suara nathan yang keras bak komando di Medan perang siap menghancurkan lawan-lawannya.


Yah, Nathan piawai dalam mengalihkan perhatian orang-orang termasuk kejadian yang barusan terjadi.Hampir Nathan kembali mendapatkan amukan dan jika Omelan,beruntung si ketua pasjarpara ini pintar mengalihkan perhatian.


Hanya dengan tatapan tajam dan suara kerasnya mampu membalikkan keadaan dan merek bisa fokus berlatih dengan melupakan kejadian yang barusan terjadi dan membuat mereka menerima konsekuensinya.


Di bawah terik matahari,Nathan tak henti-hentinya memberikan komando kepada anggota nya dan juga tak kenal lelah berlatih seperti pesan ayahnya dan juga impiannya yang ingin seperti sang ayah.


Nathan juga sama seperti Nabila yang gigih dalam memperjuangkan cita-citanya kendati sikap dan tingkah laku Nathan terbilang murid urakan,tapi kalau soal pendidikan dan meraih cita-cita.Nathan,tak beda jauh dengan nabila.

__ADS_1


Yah,dari Nabila lah Nathan belajar arti perjuangan dan pengorbanan dalam meraih cita-cita dan segala impiannya.Gadis miskinnya yang telah merubah pandangan dan pola pikirnya,mengubah gaya hidupnya dan yang pasti telah menguasai seluruh hati nya tanpa celah kendati Nathan tak menyadari secara langsung efek yang di berikan oleh Nabila terhadap kehidupan nya.


__ADS_2