
Belum sempat Nathan menyelesaikan ucapannya dan menebak si pemilik mobil sport dengan edisi terbatas itu.Tiba-tiba si pengemudi keluar dari mobilnya dengan sinar lampu mobil yang menyilaukan mata dan merusak Indra penglihatan.
"apa kabar teman ku?".Ucap si pria itu sembari mendekati Nathan yang terbengong-bengong,menatap si pengemudi mobil sekaligus pemilik mobil sport mewah.
"K-Kau".Antara terkejut dan tak percaya hingga Nathan harus terbata-bata mengucapkan sesuatu demi memastikan.
Pria itu tak lain dan tak bukan adalah Noval.Si pejuang cinta yang berakhir hanya sebagai pelampiasan dan menjadi kekasih bayang-bayang dari seorang putri konglomerat sekaligus rekan bisnis ayah nya.
Noval, langsung berlari dan menghambur dalam pelukan Nathan bak adik yang merindukan kakaknya.
kebingungan yang satu belum usai,kini malah bertambah lagi kebingungan Nathan terhadap Noval yang di rasanya aneh dan terlalu berlebih-lebihan.
Nathan,tak langsung menyambut pelukan Noval dalam dekapan tubuhnya.Dia membiarkan Noval mencari kenyamanan dan kehangatan setelah apa yang sudah dia lewati hari ini.
Nathan membiarkan Noval memeluknya mesti dia merasa risih dengan pelukan Noval apalagi di malam hari dengan kondisi sepi dan dingin.
__ADS_1
"Sudah lepaskan".Ucap Nathan sembari mendorong tubuh Noval menjauh dari tubuhnya.
Meski merasa enggan,tapi Noval tetap melepaskan pelukannya di tubuh Nathan yang sekilas memberikan kenyamanan dan kehangatan seorang kakak terhadap adiknya.
"Kau itu,sudah membuat orang lain salah paham dengan kita".Gerutu Nathan sembari mengarahkan Noval pada sepasang kekasih yang terlihat tertawa cekikikan melihat aksi mereka yang saling berpelukan.
Noval hendak mengarahkan pandangannya kearah yang di tuju oleh Nathan,namun sudah menarik pergelangan tangannya dengan begitu kuat dan tak berperasaan, menyeretnya ke tempat lebih sepi dan sunyi.
"Hi,apa yang kau lakukan?".Teriak Noval, memberontak sekaligus tak mengerti dengan apa yang di lakukan oleh Nathan terhadapnya.
Noval,memilih diam dan pasrah kemanapun Nathan membawanya pergi.Toh,dia bukan seorang gadis yang di seret paksa ke tempat sepi dan berbuat asusila.
Plak
Nathan menghempaskan tangan Noval dengan cukup keras sehingga mengeluarkan bunyi yang cukup nyaring.
__ADS_1
"Kau membuat gue kayak gay".Ucap Nathan, tanpa menoleh.Pandangan nya lurus ke depan dengan membelakangi Noval."Masa jeruk makan jeruk".Kata Nathan lagi,sembari berbalik badan.
Noval,menggaruk-garuk kepala jelas tak mengerti dan nampak bingung dengan ucapan nathan.
"Maksud mu,apa sih nath?*. Tanya Noval,tak mengerti sembari mencoba mendekati Nathan.
"Stop".Teriak Nathan, menginterupsi langkah kaki Noval yang hampir dekat dengan dirinya yang malah berkacak pinggang sembari menelisik penampilannya dari bawah ke atas hingga membuat Noval semakin tak mengerti.
"Apa karena kau hanya menjadi kekasih bayang-bayang Nita dan cinta mu tak berbalas,hingga kau memeluk cowok dengan mesranya tanpa tau aturan?".Tanya Nathan,meminta penjelasan atas sikap Noval.
Di berikan pertanyaan seperti itu, membuat Noval tersadar dengan arah pembicaraan Nathan dan kembali berusaha mendekati Nathan untuk menjelaskan tapi lagi-lagi di cegah oleh Nathan dengan mengarahkan telapak tangan nya ke depan, memintanya agar tak mendekat.
Noval,mundur kembali tak jadi mendekati Nathan yang sepertinya sudah terpengaruh oleh tawa meremehkan dari sepasang kekasih yang dia yakini mereka bukanlah pasangan yang sah.
Noval,tertunduk dan berdiam diri cukup lama hingga Noval mengangkat kepalanya dan hendak menjelaskan inti dari permasalahannya.
__ADS_1