
Nathan,tak menghiraukan ancaman dan upaya Nabila dalam mendapatkan kembali kertas HVS nya,tak peduli pula Nabila yang terus memberontak meminta kertas HVS nya di kembalikan.Nathan,tetap tidak mengembalikan kertas HVS milik Nabila hingga terjadi adu fisik diantara mereka berdua.
Nabila,tak berhenti memukul perut sixpack Nathan yang terbungkus seragam sekolah.Tangan, kaki,perut,kepala dan beberapa anggota tubuh Nathan yang sekiranya bisa melampiaskan kekesalan Nabila menjadi sasaran empuk,tak peduli aksinya mendapatkan tatapan tajam dari siswi fans fanatik Nathan.
"Cewek gila,kalau minta di perhatiin gak perlu nyiksa orang".
"Huh...Cewek gila.Sudah miskin,minim akhlak pula".
Beberapa kata hinaan tertuju pada Nabila yang menyiksa Nathan yang terlihat berdiri dengan tenangnya tanpa membalas perbuatan Nabila terhadapnya dengan kertas HVS yang ada dalam genggamannya.
Nabila, tak menghiraukan kata hinaan dan celaan dari fans fanatik Nathan yang tidak tahu-menahu tentang kebejatan dari idola nya sendiri yang terus mengusik ketenangannya dalam berkegiatan,baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
__ADS_1
"Kembalikan,Nathan anumerta".Gertak nabila dengan penuh emosi sembari terus memukul lengan Nathan.
Meski merasa sakit akibat pukulan Nabila,pantang bagi Nathan mengeluh sakit apalagi harus menyerah.
Kertas HVS milik Nabila masih berada dalam genggamannya dengan tangan nya terangkat,tak membiarkan Nabila yang bertubuh lebih pendek dari nya bisa mengambil kertas HVS dengan mudahnya.
"Silahkan kalau bisa" .Tantang Nathan sembari berjalan meninggalkan Nabila,yang mengepalkan tangan geram dengan tingkah laku Nathan yang terus mengusiknya.
Nabila,tak patah arang.Dia menyusul Nathan dengan berlari demi mendapatkan kertas HVS nya yang berisi karya fiksi nya dengan bersusah payah dia menuliskan rangkaian cerita dalam kertas HVS yang sudah dia susun sedemikian rupa hingga rela tubuhnya pegal akibat tertidur dalam kondisi terduduk.
Nathan, dengan sengaja berlari dan menggiring Nabila melewati hampir seluruh luas bangunan hingga dirinya dan juga Nathan menjadi tontonan murid yang ada di sekolah mereka, bahkan guru pun ikut melihat keromantisan Nabila dan juga nathan yang saling kejar-kejaran bak adegan di film India.
__ADS_1
"Aish, kelakuan dua murid yang bersaing secara akademik dan non-akademik terlihat begitu mesra".Ucap guru yang melihat aksi kejar-kejaran diantara Nathan dan Nabila.
Tapi,tak sedikit pula yang iri dan menyindir aksi mereka terutama lawan mainnya adalah Nabila yang tak pantas berada dekat di sisi Nathan,si siswa favorit.
"Gak pantes banget si anak miskin itu dekat dengan idola kita".
"Iya betul,kalau boleh di tukar.Gue rela gue yang mengejar nathan".Sahut siswi yang iri terhadap Nabila sembari membayangkan jikalau dirinya ada di posisi nabila.
Siswi itu langsung mendapatkan cubitan di lengan dan pipi nya."Mimpi jangan ketinggian,ntar jatuh sakit".Sindir teman-teman nya,tak terima pria incaran mereka menjadi bahan taruhan.
"Yeah,gapapa bermimpi aja dulu.Kan kata bapak Soekarno juga, bermimpi lah setinggi langit, kalau pun kau terjatuh kau akan terjatuh diantara bintang-bintang".Ucap si siswi itu dengan melakukan pembelaan untuk dirinya sendiri dari serangan teman-teman nya yang iri terhadapnya.
__ADS_1
"Yah,terserah lah.Apaoyn itu Nathan harus menjadi milik gue ".
"Mimpi".Sahut segerombol siswi,fans fanatik Nathan yang tergila-gila akan ketampanan Nathan.