Sang Pemimpi

Sang Pemimpi
Part 47


__ADS_3

Mario putra Darmawan,dia melihat Nabila yang berjalan sendirian tanpa ada Nita di sekitarnya yang biasanya Nita tak pernah absen membantu Nabila berjualan,tapi kali ini sosok pengganggu nya tak ada di sekitar malaikat tak bersayap nya, nabila kemala.


Dengan senyuman manisnya,dan beberapa rencana yang sebelumnya beberapa kali harus tertunda akibat ada peganggu.Mario,hendak melangkah menghampiri Nabila yang hendak melangkah kembali menyusuri ruangan kelas.


Tiba-tiba langkah kaki Mario harus terhenti dengan kehadiran pria yang tak asing baginya,siapa lagi kalau bukan Nathan anumerta.


Mario,menghela napasnya.Selalu saja ada gangguan tak terduga,memaksa dirinya untuk tetap bersabar dalam menaklukkan hati malaikat tak bersayap nya.


Mario,sengaja memperhatikan tingkah laku Nathan terhadap Nabila.Semakin di perhatikan malah semakin membuat mario sakit hati, bagaimana tidak sedang nathan telah mengungkung tubuh Nabila di pilar tembok dan wajah mereka yang dekat tanpa sekat, seperti adegan romantis di film drama Korea.


Rasa kesal menyeruak dalam diri Mario kala Nabila menutup matanya dan Nathan yang seperti hendak mencium bibir ranum Nabila.Mario hendak menghentikan perbuatan Nathan terhadap Nabila,tapi langkah kakinya terhenti kala Nathan menoleh kearah nya.


Mario,harus mengurungkan niatnya mendekati Nathan dan Nabila yang tertangkap basah hendak melakukan perbuatan asusila di lingkungan sekolah.

__ADS_1


"Hello".Tanpa rasa malu,Nathan malah menyapa Mario yang berdiri mematung sembari menyiratkan api kemarahan.


Mario, mengepalkan tangannya.Tak bisa berbuat lebih pada Nathan dengan senyuman manisnya, seperti memperolok dirinya.


Nathan kembali menatap Nabila dan membisikkan sesuatu.Entah apa yang dia bisikkan di telinga Nabila,yang pasti Nabila seakan kesal dan marah terhadap Nathan terbukti dia yang mendorong dada bidang Nathan dan lari sekencang mungkin,menghindar dari diri nathan.


Mario,masih diam menyaksikan Nabila berlari tanpa mengejar nya.Toh,urusan nya dengan Nathan bukan dengan nabila.


Mario,menatap Nathan seiring dengan Nathan yang menatapnya juga.Mario,tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya pada Nathan,apalagi dia seperti memperolok nya dengan ucapan yang tak bisa dia dengar seluruhnya.


Mario, memijat-mijat pelipisnya.Jelas kejadian nya sudah ada di depan mata dan tak bisa bantah oleh suatu apapun.


Mario, memutuskan untuk pergi dengan mrmbawa rasa kesal yang masih tersisa.Entah kenapa,dia selalu kesal jika Nabila berada di sisi pria lain bahkan beradegan romantis.

__ADS_1


Mario,yang semula melihat Nabila dan ingin bertanya tentang kesiapan nya menghadap lomba menulis novel online harus terhenti,kala Nathan tiba-tiba muncul tanpa tau datangnya darimana.


Kalau menurutkan kata hati ingin rasanya Mario berteriak kencang, menumpahkan segala kesalahannya.Tapi, otaknya masih berjalan seperti semestinya dia hanya mampu memendamnya dalam hati.


Brak


Tanpa dia sadari,ada seseorang yang menabrak tubuhnya dengan cukup keras hingga mengeluarkan bunyi yang cukup keras pula bahkan Mario sempat mendengar rintihan kesakitan dari orang itu.


"Maaf".Telinga Mario mendengar permintaan maaf dari seorang wanita yang tak asing baginya.


Deg


Orang itu,tak lain dan tak bukan adalah Nabila Kemala.Dia menunduk sembari menahan rasa sakit di tubuhnya akibat benturan antar tubuh yang tak bisa si hindari.

__ADS_1


"Nabila".Ucap Mario,tak bisa mempercayai apa yang di lihatnya.


__ADS_2