Sang Pemimpi

Sang Pemimpi
Part 115


__ADS_3

Nathan yang hampir babak belur di hajar oleh sekelompok siswi yang tiba-tiba datang menghampiri kala mendengar teriakkan Nabila dengan promosi dagang yang tak lazim,kesal kepada Nabila yang sudah mempermalukan nya,membalas kata hinaan dengan perbuatan.


"Cerdik loe yah,membalas hinaan gue dengan perbuatan".Ucap Nathan, sembari menengadahkan tangan nya.


Nabila,melirik tangan Nathan."Mau apa loe?'.


"Minta bayaran lah,enak aja loe untung sedang gue buntung".Sahut Nathan,sembari terus menengadahkan tangan nya meminta jatah uang pada Nabila yang bahkan dia malah nyelonong pergi,tak menghiraukan tangan Nathan yang meminta imbalan.


"Wey, tunggu ".Teriak Nathan,sembari berlari mengejar nabila.


Di kejauhan,Noval nampak memperhatikan interaksi Nathan dan Nabila.Ketua geng nya ternyata punya cara tersendiri untuk mendekati wanita incarannya,berbeda dengan dirinya yang menjadi kekasih bayangan dari wanita incarannya.

__ADS_1


Nita, wanita cantik primadona sekolah,putri konglomerat,dan bergaya sosialita itu telah menjadikannya kekasih bayangan untuk sementara sebelum dirinya di campakkan dengan cara yang sadis.


"Ah,andai kisah cinta ku bersama dengan Nita seindah cinta mereka.Benci menjadi cinta".Gumam Noval,sembari berandai-andai membayangkan kisah cintanya bersama dengan Nita.


...****************...


Pelajaran pertama adalah sosiologi, sekilas nampak tak ada yang aneh dengan mata pelajaran yang sedang berlangsung.Debat adalah metode yang hampir sering di terapkan di mata pelajaran ini,Nabila dan Nathan kedua nya sering beradu argument dan lagi nabila lah yang selalu memenangkan adu argumen ini.


Tak ada yang aneh dengan aktivitas belajar-mengajar tapi satu yang pasti guru sosiologi yang mengajar tak sama seperti dulu.Dimana,Mario memutuskan untuk berhenti menjadi guru dengan keberadaan nya yang tak bisa di ketahui.


Nabila,kini lebih aktif mencari lomba menulis karya sastra melalui situs online.Tak sedikit yang dia ikuti,termasuk dia tak melupakan brosur yang telah di berikan oleh Mario.

__ADS_1


Tersisa tinggal 3 hari lagi untuk Nabila mempersiapkan diri menghadapi perlombaan yang akan berlangsung secara online dengan hadiah fantastis dan di yakini bisa mengubah takdir kehidupan nya.


Malam ini,Nabila masih sibuk berjualan.Mengejar target penjualan dan penghasilan untuk membeli laptop untuk dia gunakan dalam mengikuti lomba menulis novel online.


Terpaan angin yang berhembus di tengah malam yang gelap dan sunyi,tak menyurutkan Nabila untuk tetap berjualan.Api semangat nya masih ada selepas kepergian Mario.


Nabila,memang masih merasa kecewa dengan Mario tapi dia tak melupakan nasehatnya sebelum dia di kabarkan mengundurkan diri dari tugas mulianya.


Nabila, berjualan dengan berkeliling dan mendatangi tempat-tempat keramaian menawarkan dagangannya.Bukan lagi makaroni balado, melainkan minuman hangat beserta dengan cemilan.


Banting stir harus dia lakukan, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi.Dengan sepeda usangnya sebagai tempat untuk menaruh minuman,air hangat beserta dengan cemilan.Dia berkeliling mencari pembeli dengan mengayuh sepedanya tanpa berteriak seperti dia menawarkan makaroni balado nya di lingkungan sekolah.

__ADS_1


Kopi hangat,mie rebus, minuman hangat atau dingin,kacang,permen dan segala cemilan tertata rapih diatas sepeda usang milik nisa dan dia ubah sebagai tempat usahanya.


Tak lupa dia juga menyelipkan makaroni balado nya, sebagai bahan tambahan mencari sepersen uang demi mencapai target yang di inginkan.


__ADS_2