Sang Pemimpi

Sang Pemimpi
Part 69


__ADS_3

Ada sesuatu yang aneh dari diri Nabila dalam penglihatan Nita yang tajam setajam mata elang.Sedsri tadi Nita memperhatikan tatapan Nabila yang terarah pada pak Mario, seperti seseorang yang tengah menyimpan rasa curiga nya.


Nita,mencoba untuk menyadarkan Nabila dari tatapan maut penuh dengan beribu pisau tajam siap di hujam kan ke dada bidang pak Mario.


"Nabil".Suara Nita tak di dengarkan oleh Nabila, padahal pak Mario sudah balik menatap Nabila dan dirinya seakan meminta penjelasan akan tatapan Nabila yang sarat akan makna.


"Nabil".Barulah di ucapan Nita yang ke-2 ini Nabila menoleh kearah dengan tatapan terkejutnya.


Nita,tak mengarahkan pandangan Nabila ke depan yang mengarah pada pak Mario yang sedari tadi menatap balik Nabila yang juga menatap dirinya.


Nabila,baru tersadar akan sikapnya terhadap pak Mario yang sial nya pak Mario juga ikut menatap dirinya dengan beribu pertanyaan sama seperti dirinya yang menyimpan berbagai pertanyaan di pikirkan nya.

__ADS_1


Pak Mario menghampiri Nabila yang salah tingkah mendapatkan tatapan tajam dari pak Mario.


"Setelah pulang sekolah,kau ke ruangan ku".Bisik pak Mario dengan pelan nya sampai-sampai Nita pun tak mendengar bisikan pak Mario hanya gerakan bibirnya yang sensual yang dapat dia lihat dengan jelas nya.


Nita menatap Nabila dampak Mario saling bergantian,mencoba mencerna apa yang terjadi diantara sahabat dan guru nya ini.


"Jadi ngajar gak?".Suara teriakan itu memutus interaksi Nabila dan pak Mario.Sedang Nita mengeluh kecewa.


"Dasar parasit, sekali parasit tetap parasit".Gerutu nita tertuju pada Nathan yang tersenyum penuh dengan arti


"Rasain".Begitu arti senyuman Nathan tertuju pada Nita yang mungkin terlihat kesal terhadap dirinya.

__ADS_1


Pak Mario,memulai kegiatan belajar mengajarnya dengan menjelaskan beberapa materi kemudian mengajukan beberapa pertanyaan pada anak didiknya.Tak sedikit yang mengacungkan jari telunjuknya untuk memberikan pertanyaan,termasuk Nabila itu sendiri yang terkenal jago mendebat seorang guru jenius sekali pun.


"Menurut bapak,aksi tawuran,geng motor,dan kenakalan remaja apa saja yang menjadi faktor yang mempengaruhi nya?".Tanya Nabila dengan suara lantang dan keras.


"Pertanyaan yang bagus Nabila".Pak Mario menghampiri meja Nabila untuk menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh nabila."Jadi begini Nabila,ada banyak faktor yang mempengaruhinya diantara nya lingkungan tempat dia tinggal, teman sepermainan dan faktor orang tua yang menjadi faktor utamanya".Jelas pak Mario tanpa di lebihkan atau di kurangi.


"Jika faktor orang tua menjadi salah satu penyebabnya berarti anak aparatur sipil pun bisa melakukannya dong?".Tanya Nita yang menyindir kelakuan Nathan and the geng.


Merasa di sindir oleh Nita lewat pertanyaan nya,Nathan berdiri dari mejanya dan menatap tajam kearah Nita yang juga menatapnya tanpa rasa takut.


"Loe nyindir gue, amuba?".Nathan dengan suara keras nya menantang Nita.

__ADS_1


Si guardian angel nya Nabila,tentu tak bisa tinggal diam begitu saja.Dia juga ikut berdiri dan menatap tajam kearah Nathan."Gue gak maksud nyindir loe,tapi kayak nya ada yang baper". Lagi-lagi Nita seakan menyudutkan Nathan yang terlihat sudah merah padam menahan amarah yang memuncak akibat kata-kata hinaan dari Nita.


__ADS_2