
Pak Mario, memalingkan wajahnya dari Nabila yang malu-malu bersitatap dengan nya, mendapatkan perintah untuk berbicara terlebih dahulu jujur saja itu membuat Mario menjadi gugup dan cemas.
Mario,menghela napasnya tidak tau harus memulainya darimana.Tapi, kebenaran ini harus di ketahui oleh Nabila.
"Kau tau hubungan keluarga ku dengan keluarga Nita?". Tanya Mario,memulai penjelasannya sembari menoleh kearah nabila.
Gelengan kepala Nabila berikan sebagai jawaban atas pertanyaan mario yang memulai penjelasan dengan pertanyaan seputar keluarga nya sendiri yang tak banyak orang tau.
Mario,mengubah posisi duduknya dan menghadap Nabila.Menatap wajah belahan jiwanya,yang memberikan ketenangan dan keberanian untuk nya.
Mario, menundukkan kepalanya dan kembali mengangkat kepalanya secara perlahan.Sedang Nabila, malu-malu menatap mario yang sebelumnya tak pernah seperti ini,canggung.
__ADS_1
"Ini pertama kalinya aku menceritakan masalah keluarga ku pada orang lain dan kau adalah orang yang pertama mendengar cerita tentang keluarga yang di ceritakan langsung oleh anggota keluarganya sendiri.Maka, dengarkan dan simak baik-baik nabila ".Pinta Mario,sebelum memulai ceritanya.
Dengan perlahan Nabila, menganggukkan kepalanya.Ini yang dia tunggu-tunggu selama ini agar benang merah akar permasalahan mereka cepat terjawab dan dia bisa fokus mengubah nasib nya.
"Baik,jika kamu sudah setuju".Mario,menghela napas terlebih dahulu, mengumpulkan keberaniannya dalam menceritakan keluarganya yang pelik.
"Aku adalah anak yang melahirkan nya tak di harapkan oleh kedua orang tua ku,aku di anggap anak yang mengubur segala impian dan masa depan orang tua ku.Semua ini bermula ketika ayah dan ibu ku menikah karena sebuah perjodohan,kontrak nikah antar sesama pebisnis ulung". Mario,menghela napasnya kembali,sesak dadanya bila mengingat perlakuan kedua orang tuanya terhadapnya nya.
"Orang tua ku terpaksa menerima perjodohan itu agar mereka tak tercoret dari daftar warisan,yang ternyata dengan waktu dekat hadirlah malaikat kecil yang bagi kakek dan nenek ku sebagai penyelamat bisnis mereka,tapi tidak dengan ayah dan ibu ku".
"Ayah ku memiliki kekasih hati yang akan dia nikahi dalam waktu dekat dan ibu ku yang baru meniti karirnya sebagai model, menganggap ku sebagai pembawa sial akibat tubuhnya yang rusak karena melahirkan ku".
__ADS_1
"Aku menerima pengabaian dari mereka ".Ucap Mario,sembari menoleh kearah Nabila yang menatapnya tanpa berkedip."Aku hidup tanpa kasih sayang orang tua, Nabil".Mario terkekeh,mencoba untuk menguatkan hatinya.
Nabila, dapat merasakan apa yang di rasakan oleh Mario.Bukan menerima pengabaian dari orang tuanya, melainkan dia belum cukup mendapatkan kasih sayang dari sang ayah.
Nabila,masih sangatlah kecil untuk menerima kenyataan pahit bahwa sang ayah telah pergi meninggalkan nya dan seorang wanita yang tengah mengandung buah hati mereka.
Nabila,yang kala itu masih berumur 10 tahun dan si kecil Nisa masih ada dalam kandungan belum sempat merasakan kasih sayang sang ayah, laki-laki hebat yang mencintai dia untuk pertama kalinya, laki-laki pertama yang mencium nya dan laki-laki yang telah memberikan kasih sayang untuk pertama kalinya.
Refleks,Nabila mengusap punggung Mario yang tertunduk sesekali menghela napasnya agar bisa memiliki keberanian mengungkap cerita keluarga nya.
Mario,menoleh kearah Nabila yang tertunduk sedih sembari mengusap punggungnya."Aku tau rasanya jadi kamu, karena aku pun mengalami nya".Ucap Nabila,sembari tertunduk.
__ADS_1