
terdengar suara samar langkah kaki dari daam rumah membuka pintu. "waalaikumsalam, eh maaf ngak denger tadi. lama ya. "njawabnya polos.
"ngak kok, lagian baru sampe" jawab kakak fatul hibur. Padahal dengan jelas kak tian lama sekali membuka pintunya. Dasar karena Fatul yang emang ceplas ceplos dia menguncir bibirnya dan memandang tajam wajah kak tian yang lebih tinggi darinya.
"Mang ngapain sih kak tadi"tanya Fatul culas.
"Eh mberesin buku"jawabnya malu 2 sambil memagang kepala belakang.
"Duh kak tian lagi2, deh. Kalo sama mamaku ya. Dah kakak habis dapet pidato. ya kan"
geram kakak fatul pun menutup mulut adiknya dengan tangan nya yang klimis habis megang minyak rambut tadi"dah jangan dengerin,biasa fatul. kebanyaken sambal hari ini jadi hari crewet banget, maaf ya, yan" hiburnya lagi dengan wajah berseri seri bak artis korea .
"ngak kok adik kamu bener, maaf ya.Lain kali disiplin lagi deh. "
pengap dengan tangan kakknya fatul mengigitnya. Sontak kakak Fatul merintih kesakitan .
"woi dek, sakit tau"
"hai kak, pengap tau"
Tian tertawa kecil melihat kelakuan temanya itu.
"o ya kak tian, yuli mana? "
"dah berangkat"
__ADS_1
"gimana sih, katanya mau bareng, "
"maaf ya ,dia takut telat katanya"
"(¬_¬)"
Fatul mendahului berangkat.Seperti biasa sain karena sebal. pada sahabatnya sebanarnya ia takut langakahnya ngak bisa mengimbangi kakak kakak.
.....skip
sampai di sekolah
Yuli menghampiri Fatul yang mulai nampak dari belakang kelas. Di TK petiwi **** skip nama tempat***.Disambunya hangat sahabanya itu. Namun Fatul, hanya berlalu melewati Yuli. Yuli sadar akan kesalahnnya ia hanya terdiam dan terduduk sesaat sambil mengait tangan fatul. Fatul hanya bisa berhenti namun ia tidak mau mengatakan apa-apa.
"Fatul, maaf ya"
"Ngak fatul.. tapi.. "
"Dah lah Yul"
"Aq tu ngak papa. Kamu kan sahabatku ngak boleh ada maaf lah. Aq yang kurang mahami kamu. Kamu jangan sedih. Aq senang kok kamu sadar kalo salah artinya kamu ngehargain aq kan. "
"Fatul"
Yuli terharu dengan kata kata Fatul. Matanya hampir berair. Sedang Fatul melepas kaitan tangan Yuli lalu menengadahkan kepalanya yang tertuduk, ia mengusap air mata Yuli lalu tersenyum padanya.
__ADS_1
"temen ku ngak boleh, nangis dong. "
"iya"
"dah yuk masuk. "
"ayo fatul"
Bergemgam erat kedua tangan mereka menuju kelas, memulai pelajaran.
"pagi Anak2"
"pagi ini bu"
Sapa kedua guru dari taman kanak 2.itu.Yang satu bernama Bu Lis dan yang satunya lagi Bu Tari. Bu tari hadir dengan berdiri di depan papan tulis.Badanya kecil, posture tubuhnya tinggi, ditambah wajah cantiknya yang terlihat lebih bersinar ketika senyum,membuat semua murid taman kanak-kanak menyuakinya. Tapi kalo marah wajah bak malaikat itu bisa barubah kayak sipir penjara kalau marah. Wajahnya akan memerah, suaranya juga akan mengema di sudut
ruangan.Tapi itu tidak mengurangi rasa kagum kami pada Bu Tari karena cuma trio rusuh yang sering kena marah, yaitu Dino (Si usil), Wahyu(Si cengeng), dan Andri(Si Kurus). Kasus mereka yang selalu kena marah tak henti henti bahkan sampai membuat Fatul hafal siapa di minta bu guru untuk dia pangil.
Sedang Bu lis.Orangnya tak banyak. bicara namun dia sangat sabar. Posturenya gemuk jadi dia jarang gerak.menghampiri murid muridnya .Namun dia tahu betul bagaimana karaktet murid murinya
duh capek 1 jam ngetik. susah tahu jadi
Jangan lupa like
and komen
__ADS_1
Biar autor tambah semangat nanti semangatin balik deh. Bye