
Nathan and the genk yang terdiri dari Nathan,Noval,Nendi,nazar,dan juga Nova.Geng cowok ganteng,cool, favorit,pintar dan berprestasi ini berjalan dengan penuh arogannya dan parasnya yang tampan berhasil menghipnotis kaum hawa yang lewat bahkan berada di sekitar tengah mengerubungi dagangan nabila dan Nita tak pernah ketinggalan selalu ikut berjualan dengan nabila.
"Kalian semua,gak usah membeli dagangan orang sombong ini".Teriak Nathan, menatap satu persatu orang yang sedang mengerubungi dagangan nabila bahkan orang yang lewat saja mendapatkan ancaman dan intimidasi dari Nathan and the genk.
Nita,yang tak terima Nathan berteriak memprovokasi murid yang hendak membeli dagangan nabila bahkan orang yang hanya ikut numpang lewat.Dia menghampiri Nathan tanpa rasa takut,membalas tatapan tajam Nathan dan juga berdiri di hadapan Nathan dengan arogannya.
"Aturan darimana yang melarang murid membeli dagangan nabila?,dan lagi kata siapa Nabila orang sombong?,hah?". Dengan membawa kilat kemarahan, tanpa rasa takut Nita menghadapi pria yang memprovokasi murid agar tak jadi membeli dagangan nabila.
"Hah".Nathan berdecih."Keluarga loe berasal dari keluarga kaya lebih baik loe hati-hati berteman dengan gadis miskin bin sombong seperti Nabila".Nathan menjeda ucapannya,dia mendekati Nita yang berdiri di depannya."Nanti loe di manfaatin sama si miskin Nabila,jadi orang itu jangan terlalu lugu dan naif.Nita Edison".Bisik Nathan di telinga Nita, memprovokasi Nita agar membenci Nabila.
__ADS_1
Nita,menoleh kearah Nabila yang sedari tadi diam mematung dengan serangan Nathan and the geng secara tiba-tiba bahkan dia mengeluarkan kata-kata pedas dan provokasi belum lagi fitnah yang terlontar untuk dirinya amat menyakitkan terdengar oleh gadis tangguh nan miskin yang sedang berusaha meraih cita-citanya.
Nita,balik menatap Nathan."Kau lihat baik-baik dia".Hardik Nita,sembari mencengkram ujung kerah baju Nathan."Gadis lugu dan polos seperti dia kau fitnah dan bahkan loe tega memprovokasi orang-orang,menggiring opini yang tidak benar tentang dia".
Nathan,menoleh kearah tangan Nita yang mencengkram kerah bajunya.Gadis kaya dan sok pintar ini ternyata berani menghadapi dirinya bersama dengan geng nya.
"Justru karena dia terlihat lugu dan polos,loe gak tau wajah munafik nya yang terbungkus oleh kepolosan dia".Sentak Nathan, tersenyum licik.
"Iya,anak tentara yang terhormat mungkin loe benar tapi gak sepantasnya loe menghina dan memfitnah dia".Nita berbalik badan, memunggungi Nathan yang berdiri sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya.
__ADS_1
Nita,menatap kerumunan orang-orang yang dalam hitungan menit memenuhi lapangan tempat dimana Nathan and the geng melancarkan aksinya.Menghina dan juga merendahkan murid dari kalangan bawah yang sedang berjuang meraih cita-citanya.
Tak sedikit orang-orang yang mengerubungi dia,Nabila dan Nathan and the geng karena terprovokasi.Diantara mereka ada yang menatap memuja pada sosok Nathan dan juga geng nya berparas tampan dan murid populer di sekolah.
Pandangan Nita terhenti pada Nabila yang terus menunduk ketakutan dan malu karena menjadi pusat perhatian di kalangan murid yang berbondong-bondong mengerubungi dirinya yang sedang berjualan.
Seketika kilat api kemarahan begitu berkobar,menyalakan api peperangan pada pria yang tak tau di untung dan bersyukur.
"Kau memang anak orang kaya dan keluarga mu terhormat.Tapi,apa salahnya gadis miskin seperti Nabila,ikut bermimpi dan berjuang meraih cita-citanya sama seperti kita?".Tanya Nita, tanpa menoleh kearah Nathan yang tetap berdiri dengan angkuhnya.
__ADS_1