
"Singkirkan tangan dan tubuh mu dari jalan ku".Hardik mario yang tak bisa lagi bersabar menghadapi Nita yang berada di luar kendali.
Nita,bergeleng kepala tak menyetujui ucapan pak Mario yang berbalut gertakan padanya yang memang berniat menghalangi jalan nya.
Mario,berbalik badan.Percuma melawan Nita yang berwatak keras kepala sama seperti Daddy nya Marcel Edison.
"Mau kemana kau?".Teriak Nita,berusaha untuk mencegah Mario agar tak terus menghindar."Ingat perjanjian orang tua kita yang sudah di sepakati dan kau harus tunduk dan patuh kepada ku,Mario putra darmawan".
Mario, mengibaskan tangannya tak peduli dengan ocehan dan ancaman Nita yang berusaha untuk menakut-nakuti nya.
"Hai,kembali".Teriak Nita lagi, seakan tak rela pria incarannya bersikap acuh tak acuh,tak memperdulikan teriakan dan ancamannya.
Di bawah tatapan penasaran murid yang masih berlalu lalang di sekitar lapangan, begitu pun dengan guru yang masih betah bercengkrama satu sama lain dengan sesama guru.Mario,tak menggubris teriakan Nita dan Nita yang merajuk sebal.
"Awas kau,akan aku adukan pada Daddy ku dan kau Nabila.Bersiaplah dengan neraka yang akan aku ciptakan di dalam kelas.
__ADS_1
Nita,beranjak pergi dengan rasa kecewa dan amarah yang tak tertahankan lagi pada Mario dan Nabila.
Dulu,memang Nabila adalah sahabat nya dan dia selalu membela nya Tapi,itu dulu karena suatu sebab dan satu alasan yang pasti Nita membenci Nabila dan bahkan mencoret namanya di dalam daftar nama persahabatan nya.
Nita,yang di kuasai oleh api kemarahan berjalan bak anak kecil yang sedang merajuk,tak tau umur sekali dia.
Sesuai ucapan nya pula yang ingin menciptakan neraka bagi Nabila,Nita datang ke ruangan kelas dengan tatapan tak enak si pandang dan wajahnya yang cemberut.
Noval dan Nathan yang sudah duduk persis di mejanya masing-masing,melihat kedatangan Nita dengan senyum mengembang tersirat makna yang dalam di balik senyuman mereka.
"I know".Sahut Noval, dengan tatapan tak lepas dari Nita.
Sang primadona kelas dan bahkan sekolah,telah datang dengan amarah yang siap di ledakan dan m
yang menjadi sasaran nya adalah Nabila Kemala,teman sebangkunya yang tengah asyik mengerjakan tugasnya di buku LKS nya.
__ADS_1
Nita, menghampiri Nabila tanpa sepatah katapun.Dia duduk persis di samping Nabila, tanpa Nabila sadari kaki Nita dengan sengaja menginjak sekantong plastik berisi dagangannya.
Krek
Terdengar bunyi yang menandakan dagangan nabila hancur lebur karena injakan kaki Nita dengan sengaja, bahkan tak cuma satu kali 2 sampai 3 kali Nita melakukannya di bawah tatapan Nabila yang mulai tersadar atas aksi Nita yang di sengaja.
" Nita".Untuk pertama kalinya Nabila menggertak Nita sembari berdiri menggeplak meja dengan kerasnya.
Nita,tak terkejut sama sekali dengan gertakan Nabila terhadapnya,justru dia terlihat menikmati setiap kata-kata dan tatapan Nabila yang jelas terlihat dia tengah marah kepadanya.
"Ups,sorry gak sengaja.Lagian nih sampah ngapain di simpen di bawah meja".Sindir Nita,acuh tak acuh pada Nabila yang sudah menunggu kantong plastiknya dan memeriksa isinya.
Dapat Nita lihat,Nabila tengah meratapi dagangannya yang hampir keseluruhannya hancur karena pijakan kaki Nita yang sengaja dilakukan sebagai aksi balas dendam nya terhadap Nabila yang sudah menghancurkan rencananya.
"Haha...Haha...Haha.."Di saat Nabila tengah meratapi dagangannya itu pula, terdengar tawa membahana tepat di samping Nabila yang tengah bersedih.
__ADS_1