
"Apa yang terjadi?".Begitu arti sorot mata Nabila,yang meminta penjelasan atas berkumpul nya orang-orang mengerubungi mereka.
Nathan, mengedikan bahu.Dia juga sama seperti Nabila,tak tahu-menahu tentang berkumpulnya orang-orang bahkan ada yang merekam mereka secara terang-terangan.
Menyadari itu,Nathan menjadi murka.Jangan sampai mereka menggunggah nya ke media sosial mereka masing-masing.
"Hai,kawan turunkan ponsel mu itu dan berhenti merekam kami"Pinta nathan,pada si perekam sembari menghampirinya.
Si perekam itu nampak bergeleng-geleng kepala,tak menyetujui perintah nathan.Baginya ini kejadian yang menarik untuk dia share ke media sosialnya.
Nathan, mengeluarkan selembar uang 100 ribu, menghampirinya dan menyelipkan uang itu pada tangan si perekam."Hapus dan berhenti merekam kami".Bisik nathan.
__ADS_1
Mendapatkan uang suap,tentu si perekam itu baru menyetujui perintah nathan.Tapi, masalah nya bukan dia saja mendadak penonton mengeluarkan ponselnya masing-masing dan berpura-pura merekam kejadian itu agar bisa mendapatkan jackpot dari orang kaya.
Nathan,menepuk jidatnya.Dia tau mereka berbohong,tapi itu dia lakukan untuk menutup mulut mereka dan berhenti mengerubungi dirinya dan juga nabila.
Satu persatu Nathan membungkam mulut penonton dengan uang,tak sedikit uang yang di keluarkan dia pada malam hari ini hanya karena masalah sepele bagi dirinya,tapi tidak dengan nabila.
Sedari tadi Nabila hanya diam menyaksikan sembari tertunduk malu sebab menjadi pusat perhatian pada masalah yang tak seharusnya terjadi bila dia tidak bertemu dan beradu mulut dengan rival abadinya.
"Hah,habis uang gue".Gerutu Nathan, meratapi nasib sialnya yang harus kehilangan uang demi hal yang tak pantas untuk dia keluarkan.
"Kau harus mengganti uang ku".Ucap Nathan,berbalik badan hendak menawarkan kesepakatan dengan nabila.Tapi,orang yang di maksud sudah tak ada lagi di belakangnya.
__ADS_1
Nathan,berlari kesana-kemari mencari keberadaan nabila.Namun,sayang sosok yang di carinya sudah tak terlihat lagi barang sejengkal pun.
"Kemana dia pergi nya?".Frustasi dan kecewa,membawa Nathan untuk menyudahi pencarian terhadap Nabila dan bergegas pergi meninggalkan trotoar yang membuat nya harus kehilangan uang dalam jumlah banyak secara percuma.
Selepas kepergian Nathan dengan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, barulah Nabila muncul di balik tembok bangunan tua dan kosong.Disana lah dia bersembunyi karena sudah pasti Nathan pasti akan menagih sejumlah uang yang telah dia keluarkan sebagai tutup mulut mereka.
"Hah.. Selamat ".Nabila bernapas dengan lega sebab dia tak lagi harus berurusan dengan Nathan,si biang kerok dari segala kerusuhan.
Lepas dari satu mangsa,Nabila bergidik ngeri bulu kuduknya tiba-tiba berdiri dan terpaan angin terus berhembus belum lagi pendengaran seperti ada seseorang yang memanggilnya namun tak ada orang yang berada disana.
Nabila, celingak-celinguk kesana-kemari baru tersadar dia bersembunyi di bangunkan tua dan kosong yang tak terawat sehingga pohon rindang terdapat di depan bangunan tua itu.
__ADS_1
Nabila, buru-buru menaiki sepeda nya dan mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi, sugesti nya mengatakan jika dirinya tengah di awasi oleh mahkluk tak kasat mata.
Rasa takut mendominasi Nabila untuk terus berlari menjauhi bangunan tua tak terawat dengan rumor bangunan itu di huni oleh mahkluk tak kasat mata.