
Pelajaran demi pelajaran telah usai di laksanakan pada hari Senin ini dengan intrik drama yang mewarnai rutinitas belajar mereka,terutama bagi Nabila yang lagi-lagi mendapatkan kejutan demi kejutan dari Nita,Noval dan juga Nathan.
Ketiga orang itu selalu mengusik ketenangan Nabila dalam belajar, seakan tak pernah membiarkan dia tenang barang sejenak pun.Nita yang selalu membela nya dari gangguan Nathan dan Noval,kini berubah bak musuh dalam selimut, serigala berbulu domba yang siap menerkam temannya sendiri di saat keadaan lengah.
...****************...
Hari telah berganti hari, sesuai janji Nita yang akan menciptakan neraka bagi Nabila di lingkungan sekolah.Terbukti dengan dia yang selalu menghalangi murid yang ingin membeli dagangan nabila bahkan dengan tega merusak dagangan yang tak sepenuhnya laju terjual.
Pak Mario pun yang biasanya sering memborong dagangan nabila yang tersisa,kini menghilang entah kemana.Guru dermawan itu seakan tak lagi peduli dengan keadaan Nabila,dia acuh tak acuh dengan Nabila yang biasanya selalu bertegur sapa,kini dia diam membisu.
__ADS_1
Di dalam kelas pun dia berubah menjadi pria kulkas, dengan senyuman kaku nya tak seperti biasanya.Dia berubah menjadi pria yang irit bicara.
Dagangan nabila yang di titipkan di kantin pun,mengalami perubahan signifikan,dimana penjualan nya hanya terjual 3 sampai 4 bungkus saja dari jumlah yang di titipkan.
Ibu kantin pernah mengeluh tentang penjualan dagangan nabila yang sering tersisa banyak, bahkan pernah melarang Nabila untuk menitipkan dagangannya lagi.Seperti saat ini,Nabila yang hendak menitipkan dagangannya pada ibu kantin mendapatkan penolakan.
"Bil, jangan menitipkan lagi dagangan mu untuk sementara". Dengan tak enak hati ibu kantin melarang Nabila untuk menitipkan dagangannya lagi.
"Kenapa?". Ragu-ragu Nabila bertanya, padahal dia sudah tau alasan pastinya.
__ADS_1
Ibu kantin,duduk di hadapan Nabila sembari mengelus tangan Nabila yang tertunduk sedih.
"Sebelumnya maafkan ibu Nabil".Ibu kantin tak tega melihat wajah Nabila yang tertunduk sedih,murid tangguh nya akhir-akhir ini sering murung dan tertunduk sedih."Kau tau alasan pastinya,maaf bukan aku melarang mu tapi untuk sementara waktu kau jangan dulu menitipkan dagangan mu".Ibu kantin dengan hati-hati menjelaskan bahwa pada Nabila yang sedih dan kecewa.
Dapat dia lihat,Nabila yang menenteng kantong plastik berukuran besar yang di dalamnya berisi dagangannya untuk dia jual sendiri dan sebagiannya dia titipkan pada dirinya.
Dia melihat dagangan yang tersisa kemarin,dan mengeluh akan sisa penjualan yang semakin hati malah semakin meningkat, alhasil dagangan nabila banyak penumpukan.
Ibu kantin itu bukannya tidak berusaha untuk menjual dagangan nabila,akan tetapi kabar retaknya hubungan persahabatan Nabila dan juga Nita yang di sinyalir hanya karena urusan asmara,kini mempengaruhi dagangan nabila.
__ADS_1
Belakang dia mengetahui,jika pembeli membeli dagangan nabila hanya.karena Nita yang sering memaksa dan juga karena ketenaran orang tua Nita lah,yang mempengaruhi penjualan Nabila.
Dielus nya tangan Nabila,yang tertunduk sedih dan kecewa akan dagangannya yang sering tersisa banyak,belum lagi kebutuhan demi kebutuhan sekolah nya malah semakin meningkat di saat dagangannya sedikit yang laku terjual bahkan sering nya,tak laku terjual.