
Resah gelisah,pak Mario menanti sebuah jawaban dari murid tangguh penuh prestasi.Sedari tadi dia memang berkeliling kelas untuk mengawasi muridnya dalam mengerjakan soal ulangan yang dia berikan dalam waktu 30 menit.
Nabila,nampak serius mengerjakan soal tanpa tau jawaban pasti atas catatan kecil yang sengaja dia tulis di pojok lembar kertas ulangan Nabila.
Gelisah,menanti sebuah jawaban.Takut Nabila menolak ajakannya dan penting bagi Nabila untuk menjawabnya dan mengatakan ' iya'
Beberapa kali Mario,menoleh kearah Nabila yang tengah fokus mengerjakan soal, beberapa kali juga Mario nampak melirik jam di pergelangan tangan nya, seakan takut ketinggalan kereta.
Mario yang gelisah terus mondar-mandir dengan tatapan kosong,tapi tidak dengan murid yang beberapa kali kedapatan melihat pak Mario yang berkeliling ruangan kelas.Dalam hati mereka mengeluh dan bergerutu,mengumpati sikap pak Mario yang tak mau diam.
"Duduk kek atau keluar kek,kenapa masih ada di sini terus?, berkeliling pula". Batin murid yang mencoba peruntungannya dalam mencontek soal di buku yang sudah dia siapkan.
__ADS_1
Harapan nya sedikit terealisasi ketika pak Mario duduk di kursinya,mungkin lelah berkeliling kelas dengan hasil nihil,tak mendapati murid yang sedang berusaha mencontek.
"Huh, akhirnya".Tak sedikit murid yang bernapas lega begitu melihat pak Mario yang sudah duduk manis di kursinya.
Tapi,tidak dengan Nita yang mengeluh kecewa kala guru favoritnya malah duduk manis di kursinya apalagi dia sempat melihat pak Mario tersenyum manis kearah Nabila yang juga menatap dirinya.
Dendam kesumat semakin menjalar dalam hati Nita,sumpah serapah dia lontarkan dalam hati dan tangan nya yang mengenggam erat kertas soal ulangan saking bencinya dia terhadap sikap Mario pada Nabila.
Ulasan senyum dia berikan untuk mengalihkan perhatian,dimana Mario juga sama terkejutnya dengan Nabila yang ikut balas tersenyum padanya.
Waktu 30 menit yang di berikan telah selesai.Satu persatu murid mulai mengumpulkan kertas jawaban ke meja pak mario.Tiba giliran Nabila yang bertanya lewat tatapan matanya dan di jawab dengan sebuah anggukan kepala.
__ADS_1
Nita,juga mencoba untuk bertanya pada pak Mario lewat tatapan matanya yang tajam, seakan menyiratkan kemarahan pada Mario.Tapi,Mario memilih acuh tak acuh pada Nita yang menatapnya tajam.
Semua murid sudah duduk kembali di kursinya masing-masing termasuk sebagian murid yang mendapatkan perintah keluar kelas.Mereka sudah duduk dengan gelisah sama gelisah nya dengan pak Mario yang menanti sebuah jawaban yang pasti.
Kring..Kring...Kring
Bel tanda pergantian jam pelajaran telah usai,meski harus kecewa Mario tetap menaruh harapan dan menunggu jam pelajaran telah usai sehingga dia bisa sedikit demi sedikit menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi diantara mereka,tentang tuduhan nya yang berakhir dengan hubungan persahabatan Nita dan Nabila berakhir.
Sebelum Mario, meninggalkan ruangan kelas dengan membawa lembar jawaban siswa.Dia menatap pada Nabila yang juga ikut menatap kearahnya.
Nabila,memang menatap Mario meyakinkan atas catatan kecil yang dia tinggalkan di pojok lembar kertas ulangan nya.
__ADS_1
Mario mengedipkan sebelah matanya dan tersenyum tanda perpisahan,namun juga menyiratkan pesan pada Nabila yang mencoba mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sendiri.