
Pagi hari tapi sudah berkeringat,pagi hari tapi sudah bau badan,pagi hari tapi sudah lelah,letih,lesu yang dialami oleh Nabila belum lagi harus mengikuti kegiatan upacara yang rutin di laksanakan setiap hari Senin.
Dengan langkah terburu-buru Nabila berlari agar cepat sampai ke ruang kelas nya dengan tangan kanan terus menenteng dagangan nya dalam jumlah besar.
Nabila,yang di buru waktu sampai tak menyadari tubuhnya menabrak tubuh seseorang yang juga hendak masuk ke ruangan kelas dengan terburu-buru.
"Aw"
"Maaf".Sahut Nabila,yang terburu-buru masuk kelas dan meninggalkan korban tanpa menoleh kearah.
Korban yang di tabrak secara tak sengaja oleh Nabila mengaduh kesakitan sembari mengepalkan tangannya geram terhadap aksinya dan permintaan maafnya yang terkesan di ucapkan tak ikhlas.
"Sekali parasit tetap parasit".Teriak si korban,tak terima dirinya di tabrak begitu saja dan terus mengejar Nabila sampai ke dalam ruangan kelas.
__ADS_1
Nabila yang tak menyadari ada seseorang yang mengikuti nya, tanpa pikir panjang langsung meletakkan kantong plastik di bawah meja dan tas punggung lusuh nya dia simpan di kursinya,dan berlari dengan terburu-buru tanpa menghiraukan Nita yang sedari tadi memperhatikan nabila.
"Lah kok,gue di kacangin".Keluh Nita,tak habis pikir dengan Nabila yang main pergi begitu saja tanpa mengulang permintaan maaf nya untuknya secara resmi.
Nita,juga ikut berlari keluar kelas untuk mengikuti kegiatan upacara yang rutin di laksanakan setiap hari senin dan hanya di lakukan sekali dalam seminggu.
Nita dan Nabila berbaris di jajaran yang sama namun berbeda jarak,tak seperti dulu dimana Nita dan Nabila berbaris dalam jarak dekat,terkadang pula mereka mengobrol,bergosip ria tentang petugas upacara.Namun,kini keduanya nampak saling acuh tak acuh bahkan tak bertegur sapa.
'Hmmm,kabar baik dan semoga saja hubungan yang telah rusak itu tak akan pernah bisa di perbaiki lagi '.Gumam Nathan, dengan suara pelan.
Berbeda dengan Noval yang melihat pemandangan yang ada di depannya,dimana dalam penglihatannya Nathan tengah tebar pesona pada Nabila dengan tersenyum dan melirik dengan malu-malu pada nabila
Pandangan Noval tak pernah lepas dari Nathan yang berdiri di barisan pertama,satu langkah lebih maju dari dirinya hingga rangkaian kegiatan upacara pun dia lewatkan hanya demi memantau sikap dan tingkah laku ketua geng nya.
__ADS_1
Hingga kegiatan upacara selesai pun dan barisan di bubarkan oleh petugas upacara, pandangan noval tak pernah sedikitpun luput dari nathan.
"Nath".Bisik Noval,mencegah Nathan yang hendak beranjak pergi.
Nathan menghentikan langkah kakinya yang terhenti akibat bisikan Noval,meski dengan suara kecil tapi bisa di dengar oleh pendengaran Nathan yang tajam.
"Apa?".Sentak Nathan,menatap tajam pada Noval yang juga sama menatap tajam kearahnya.
Noval, menghampiri Nathan yang tak jauh dari posisi berdiri nya."Ada hubungan apa kau dengan Nabila?".Noval sangat jelas penasaran dengan hubungan antara ketua geng nya dan juga musuh abadinya.Dari gerak-gerik Nathan terhadap Nabila saja,sudah dapat dia simpulkan tapi dia tak ingin gegabah dalam mengambil keputusan seperti Nita yang membenci Nabila tanpa tau alasannya.
...****************...
Coba tebak ada hubungan apa nabila dan Nathan?.. Penasaran gak tuh?...
__ADS_1