
Nita Edison,yah dialah yang telah menghadang laju jalan Mario untuk mengejar Nabila yang sepertinya terlihat kecewa dengan pengakuan Mario terhadapnya,dimana dia mengungkapkan perasaannya di saat Nabila sudah mulai ikhlas menerima suratan takdir dan melanjutkan kehidupannya dengan tenang.
Mario, terlihat memejamkan matanya perlahan seakan mengatur ritme napasnya yang semakin sesak dan kinerja jantung nya yang tiba-tiba berdebar lebih kencang akibat menahan emosinya.
Nita,menunduk sembari sesenggukan menangisi nasibnya yang lagi-lagi harus menerima kenyataan cintanya tak berbalas dan lahi-lagi wanita miskin itu selalu merebut kebahagiaan nya.
"Apa salah-".Nita menjeda ucapannya,teramat sakit bila di bayangkan tapi tak sesulit apa yang di pikirkan."Apa salah aku ingat n bahagia dengan cara ku dan mendapatkan cinta sejati ku,sama seperti gadis miskin itu_".
"Dia memang miskin Nita_".Mario,menimpali ucapan Nita dan menoleh kearahnya."Dia memang miskin tapi tak sampai merendahkan harga dirinya demi sebuah kebahagiaan dan mendapatkan cinta sejatinya tak seperti kau ".Hardik Mario.
Nita,semakin mengencangkan tangisannya.Ibaratnya sudah terjatuh, tertimpa tangga pula.Sudah cintanya tak berbalas,dia juga yang mendapatkan bentakan dari pria yang di sukai nya.
__ADS_1
Mario, mengusap wajahnya gusar.Sikap Nita dan Nabila sangat jauh berbeda bak bumi dan langit,dimana Nabila bersikap dewasa dan mandiri sangat berbeda dengan Nita yang bersikap kekanak-kanakan dan selalu ingin di manja.
Mario,menarik pedal gas nya siap meluncur membelah jalanan tak peduli Nita yang masih sesenggukan menangis bahkan sengaja di kencangkan demi menarik simpati darinya.
...****************...
Drama yang terjadi antara Nita dan Mario masih akan berlanjut mungkin akan tercipta perang dunia ke-3,tapi tidak dengan Nabila yang sudah bisa mengontrol emosinya dan kembali menatap masa depan dengan semangat baru.
Nabila,bergegas ke kamar nya tak memperdulikan kondisi perutnya yang terus berbunyi meminta asupan nutrisi.Nabils, terburu-buru masuk ke kamar tidurnya,m ngecek kaleng bekas kue kering sebelum dia berangkat ke pasar untuk membeli laptop.
Harap-harap cemas Nabila membuka kaleng bekas kue kering yang di jadikan tempat untuk menyimpan uang hasil dagangan nya,dadanya berdebar kencang takut uangnya malah kurang banyak dan dia gagal mewujudkan cita-cita dan impiannya.
__ADS_1
Di pegang dan di elus-elus nya kaleng bekas itu, seakan mengelus teko ajaib yang di dalamnya terdapat jin pengabul semua keinginan,jika pun ada mungkin Nabila tak perlu susah payah bekerja keras demi menghidupi keluarganya.
Sudah cukup Nabila mengelus kaleng bekas itu, Nabila memeluknya sebentar lalu kemudian membuka tutupnya secara perlahan dengan sebelumnya Nabila mengocok-kocok terlebih dahulu lembaran uang yang mungkin ada di dalamnya.
Terasa ringan dan bunyinya seperti sedikit,jauh berbeda saat dia terakhir kali mengangkat dan mengocok kaleng bekas itu.
Heran dengan kondisi dan keadaan kaleng bekas yang di rasa lebih ringan dari tadi pagi,Nabila di Landa cemas tak karuan dan membuka nya dengan terburu-buru, berharap yang itu masih tersimpan di dalam kaleng bekas itu tanpa ada kekurangan satu lembar pun dan bila perlu jumlahnya bertambah dari tadi pagi.
Nabila, membuka tutup kaleng itu dengan terburu-buru,dan alangkah terkejutnya Nabila saat membuka tutup kaleng bekas itu.Rasanya Nabila ingin menghilang dari permukaan bumi untuk sementara.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Hi guys, penasaran gak tuh dengan isi dalam kaleng bekas itu?, berkurang atau bertambah yah?, temukan jawabannya dengan terus mengikuti kisah perjuangan Nabila berbalut intrik drama di dalamnya dan jangan lupa tinggalkan jejak yah... Terima kasih....