
Waktu 30 menit adalah waktu yang di berikan oleh pak Mario bagi murid nya untuk mengerjakan soal ulangan yang terdiri dari 10 soal esai,sama seperti waktu yang di berikan oleh kelompok pertama dalam mengerjakan soal.
Satu persatu pak Mario mulai membagikan kertas lembar soal ulangan pada murid yang sudah duduk manis di kursi nya masing-masing dengan raut wajah yang berbeda-beda,nampak di muka mereka tentang persiapan mereka dalam menghadapi ulangan harian.
Tiba, waktunya pak Mario memberikan kertas lembar soal ulangan yang sudah dia siapkan beserta dengan catatan kecil yang hanya dia dan Nabila saja yang tau.
"Baca tulisan paling atas".Ucap pak Mario sembari menyodorkan kertas ulangan pada Nabila dan di terima dengan baik oleh nabila.
Sekilas nampak tak aneh dengan lembar kertas berisi soal ulangan,tapi di atas nya ada sebuah catatan kecil dengan tulisan kecil pula.Nabila penasaran dengan catatan kecil itu apalagi pak Mario sempat menyuruhnya untuk membacanya.
__ADS_1
Di baca lah catatan kecil itu oleh Nabila yang juga penasaran dengan catatan kecil dalam tulisan kecil pula.
'Temui aku di dekat taman'.
Begitu tulisan kecil yang ada di pojok soal ulangan.Nabila berbalik badan,menatap pak Mario yang tengah sibuk memberikan kertas soal ulangan pada murid yang lainnya.Nabila,kembali berbalik badan lagi,membaca dengan teliti tulisan kecil yang ada di pojok kertas ulangan dengan berupa perintah langsung dari pak Mario sendiri.
Nabila, memijat pelipisnya sendiri.Ada rasa bimbang menguasai dirinya kala membaca dan menatap pak Mario yang menyiratkan ada sesuatu yang ingin di bicarakan.
Begitupun dengan Nathan,rival abadi Nabila tak ingin kalah saing dengan rival nya sendiri kendati hatinya tengah berjuang mendapatkan sesuatu yang masih tersembunyi dalam tabir kegelapan yang sampai saat ini belum di ketahui.
__ADS_1
Nathan menatap Nabila,yang sudah selesai mengerjakan soal tapi berpura-pura sedang berpikir,mungkin ingin memeriksa jawaban sebelum di serahkan karena memang waktu masih lama dari waktu yang telah di tentukan.
"CK,sombong sekali dia".Gerutu Nathan, dapat Nathan lihat Nabila yang bertopang dagu sembari memegang lembar kertas ulangan dan matanya tak pernah lepas dari soal ulangan dan jawaban di lembar kertas yang sudah di persiapkan.
Nathan,juga melakukan hal yang sama.Memeriksa kembali jawabannya, seperti Nabila yang menunggu kekosongan waktu yang tersisa.
Nabila,memang tengah memeriksa kembali jawabannya sebelum di serahkan,tapi ada satu yang mengusik pikiran nya tentang catatan kecil itu.Dalam hati Nabila bertanya-tanya,ada gerangan apa pak Mario menyuruhnya untuk bertemu di dekat taman.
Tak biasanya pak Mario menyuruh dia bertemu di luar lingkungan sekolah, biasanya pak Mario selalu menyuruh dia bertemu di ruangan nya atau di perpustakaan yang di temui secara tidak sengaja.
__ADS_1
Nabila, memberanikan diri untuk menatap pak Mario yang tengah duduk di kursinya,tak lagi berkeliling kelas mengawasi murid yang sedang mengerjakan soal ulangan.
Pak Mario tersenyum manis, begitu Nabila menatap kearah nya bersamaan dengan dirinya juga menatap Nabila yang tepat berada di depan meja nya.