Sang Pemimpi

Sang Pemimpi
betangkat pagi


__ADS_3

Selsai makan,"Alhamdullih" kata selalu tercucap dari keduanya atah rezeki yang telah Allah beri. Segera diberekanya piring masing 2 ke bak cucian piring. Tapi ndak dicuci ๏_๏.


Fatul lalu pergi ke depan tv lagi ia menanti kebiasaan ibunya untuk menyisir dan menguncir rambutnya. "Ndak usah dikuncir, ya"pinta Fatul memandang mata mamanya yang sudah duduk memangkunya.


"kalo gitu ndak boleh sekolah"Yakinkan mama pada putrinya itu


Sedang kakak tergantengnya, ya karena dia satu2 nya anak laki2 sih (¬\_¬) merapikan rambutnya sendiri. "sisir kanan, oke. sisir kiri, yambah oke"ungkapnya memuji bayangannya di depan lemari bercermin. "Dan terahir sisir, depan.. ". potong Fatul "burik" .°Д°seketika raut wajah kakanya pun berubah. "Haha....... 😂😁😁😁" .


"Diem Fatul, jangan banyak gerak" mama mulai naik darah, sudah rambut kusutnya minta ampun ditambah ngak bisa diem, disisir keras deh tu rambauttt. "Duh, ma sakit. "


"Makanya diem"😡


"ya.. iya.. -_-||"


"sukur.. 😆" tawa kakanya tak tertahankan, melihat adik kena marah seakan seperti kebahagian besar untuknya.


* * * skip


"Kakak,berangkat dulu" ucapnya tergesa gesa sambil mincum dahi dan pipi mama.


"eh aq, mau ditinggal sih" fatul baru muncul dari belakang.


"ah berangkat sendiri sana..😬"membalikan badan yang sudah sampai di ambang pintu.

__ADS_1


"gimana cara nya berangkat sendiri?🙎😿"


"halah ngak tau ah,da.."mulai meninggalkan teras.


"Kakak adik diajak. "pinta mama yang masih duduk terdiam di kursi tempat menyisir fatul tadi.


"lah ma."😥😧 dia terhenti dan membalikan badan lagi


"kakak" pinta mama lagi


Sementara fatul dia bingung, dia menyesal menggangu kakaknya tadi. Matanya mulai berbawang, ia takut tak diajak berangkat ke sekolah kakanya. Seakan mereka musuh bebuyutan dalam selimut.


🌱🌱🌱🌱suasana hening semenit


Mungkin kakaknya sedang merenung antara iklas dan tak iklas mengajak Fatul sekolah.


"sana Fatul. berangkat. " hibur mamanya melihat Fatul yang berbawang.


" iya, assalamualaikum "pamitnya pada ibunya,tak lupa cium tangan dan pipinya.


" Hati2 dijalan ya.. " mama


"iiiya. .." jawabnya masih ragu.

__ADS_1


"Cepet, dah ditunggu ni"mulai naik darah


":iya"berjalan pelan penuh rasa bersalah.


**skip perjalanan ke sekolah.


Suasana masih penuh keheningan. Spanjang perjalanan melewati jalan setapak melalui jalur belakang rumah sampai belakang sekolah ,mereka menuju rumah teman kakak Fatul untuk dihampiri\`sebagai konco kentel\` katanya. Mereka mabar"mangkat bareng"(mangkat\_\_ artinya berangkat)


"Gitu aja marah" gerutunya memandang kakanya dari samping sambil menegadah ke atas katena kakanya lebih dari tinggi yang diam sepanjang perjalanan. (¬_¬)


netijen prof



sekilas ini ilustrasi imajinasi buat kakak Fatul, berlebihan bgt ngak sih. (¬_¬).Ampun deh, kalo autor punya kakak gitu ,iri kali yang mau jadi pacar adiknya. Aq harap itu ma kakaku beneran.ganteng abis. (~_^)


Kakanya bermanya Muhamad Rizal Anwar Irsyat. Banyak senyum, ramah orangnya, plus pinter. Dulu pindah


dari kota, tapi sekarang dah nayak temen umur 12 th, bentar lagi lulus SD. Jomblo+polos,jaman dulu mah kan ngak kenal pacar pacaran. Dan wajib sholat soalnya mama itu orang yang sangat disiplin. Setia kawan kebangetan 😑.Kaya malaikat sih buat orang, tapi ngak buat adiknya sendiri.


***/skip lanjut ke cerita


"Assalammualaikum, tian" diketuknya pintu dari sebuah rumah. Kami menanti 2 menit karena dia tak segera keluar.

__ADS_1


Fatul mulai bosan dan sebal"Mas tian... assalamualaikum ...Mas Tian" ketuknya keras sambil tetiak teriak


jangan lupa like dan fote. trus foll back biar tambah teman. makasih dah baca😂😆😗😍


__ADS_2