
Sesi tanya-jawab antara guru dan murid berubah menjadi saling menghina dan merendahkan satu sama lain apalagi sampai-sampai membawa orang tua masing-masing dalam urusan anaknya.
Nita yang selalu membela Nabila dan Nathan yang selalu usil terhadap nabila.Keduanya terlibat cekcok dan saling menyindir satu sama lain.Sedang Nabila, terlihat menunduk sedih dan pak Mario yang diam menyaksikan pertengkaran Nita dan Nathan.
Diam nya bukan tanpa alasan,pak Mario ingin melihat sejauh mana mereka bertindak di luar kendali bahkan sampai-sampai membawa orang tua nya masing-masing.
"Hentikan".Teriak pak Mario,menengahi pertengkaran Nita dan Nathan lewat kata sindiran."Kalian berdua ikut saya ke ruang BK".Perintah pak Mario tanpa basa-basi menyeret tangan Nathan dan nita menuju ruangan yang di takuti oleh sebagian murid dan hanya murid-murid tertentu yang sering keluar-masuk ruangan.
__ADS_1
Mau tak mau,kedua murid yang bertolak belakang dengan Nabila itu harus di gelandang lagi ke ruang BK untuk kesekian kalinya hanya demi nabila seorang.
Noval,yang duduk tak jauh dari kursi Nabila mengepalkan tangannya geram karena dia lah Nathan dan nita harus berurusan lagi dengan guru BK.Nathan sahabat karibnya dan Nita, wanita yang dia cintai, keduanya harus terlibat cekcok hanya karena seorang murid miskin yang beruntung bisa masuk ke sekolah elit dan favorit.
"Heh,Nabila".Teriak noval."Ini semua gara loe yah,Nathan dan nita masuk lagi ke ruang BK".Noval tak bisa menahan dirinya untuk terus berdiam diri sedang Nathan dan nita di gelandang ke ruang BK.
Noval menghampiri meja Nabila yang berada di sampingnya.Dia menatap Nabila penuh dengan kilat kebencian."Kau hanya itik rupa yang beruntung di temukan oleh tuan yang baik hati".Noval melancarkan aksinya dengan menghina nabila.
__ADS_1
"Kau harusnya malu berada disini,bukan terus mengadu domba orang lain hanya demi kepentingan mu sendiri".Noval berusaha untuk memprovokasi Nabila dengan terus menghina Nabila dari asal-usul nya sampai dengan orang tuanya saja di bawa-bawa.
Nabila,tak tahan lagi terus di hina oleh Noval dengan terus menyudutkan nya dan membawa-bawa nama orang tuanya.Nabila mengangkat kepalanya menatap Noval yang tak berhenti terus berceloteh.
"Sudah bicara nya?".Nabila mencoba memberanikan diri melawan Noval yang terus menghina nya dan juga orang tuanya."Apa murid seperti ku tak pantas untuk mendapatkan kesempatan belajar disini dan meraih cita-cita ku?,apa hanya kalian saja yang berhak berada disini dengan menggunakan kekuatan uang dari orang tua kalian tanpa tau usah nya mencari uang?".Skak nabila.
Noval yang sudah optimis bisa menang dan mempermalukan Nabila di hadapan teman-teman kelas nya,malah di buat tercengang dengan balasan Nabila yang berhasil membuat nya terdiam tak lagi mampu berucap walau sekata pun
__ADS_1
Dia yang sempat koar-koar menghina Nabila dan orang tua nya,kini hanya mampu melongo tak menyangka lawan yang dia hadapi bisa membuat nya tak berkutik dengan balasan menohok nya.
"Kenapa diam?,balas kalau berani".Teman sekelas Noval dan Nabila mencoba memprovokasi Noval yang tak mampu membalas ucapan Nabila dengan kata-kata nya yang berhasil membuat nya tak berkutik.