
" Tuan!" Sapa seorang bodyguard yang berjaga. Tae Sang hanya mengangguk dan terus berjalan diikuti Evan.
Sampai di ruang tamu, Tae Sang segera menyuruh bodyguardnya membawa Dae Jung ke hadapannya.
" Oh ho... Tuan Kim Tae Sang rupanya... Kenapa? Apa kau masih belum juga dapat jawabanmu, hmm?" Ejek Dae Jung dengan seringai di bibirnya, ketika ia melihat Tae Sang kembali datang menemuinya.
" Duduk!" Perintah Tae Sang dingin. Dae Jung mengangkat alis dan bibirnya lalu duduk menangkat satu kakinya serta balik menatap kedua laki-laki di depannya.
" Katakan dengan jujur, apa yang sudah kau lakukan pada Emyku!"
Dae Jung terkekeh mendengar pertanyaan Tae Sang.
" Dengar, ya. Aku itu... cuma bawa dia kabur dari Bern terus aku bawa dia ke klinik di Zurich. Selanjutnya, ya... aku mana tahu..." Jawab Dae Jung enteng. Tak terima dengan jawaban mantan sahabatnya itu, Tae Sang berdiri dan mencengkeram kerah kemeja Dae Jung, menariknya kasar lalu mendekatkan wajahnya yang sudah memerah menahan amarah.
" Dengar, kau brengsek! Kalau kau masih saja berbohong dan menutup-nutupi semua yang kamu dan komplotanmu lakukan, jangan harap aku akan mengampuni Yuri. Kau tahu, aku akan dengan senang hati menyerahkan keponakanmu itu pada Sergei Romanov, CUMA-CUMA. Pegang kata-kataku!" Ancaman Tae Sang dengan mengeratkan giginya terdengar mengerikan di telinga Dae Jung. Kaki laki-laki berwajah mirip aktor K-pop Park Seo Joon itu lemas. Matanya menatap Tae Sang tajam penuh amarah.
Sebagai informasi, Sergei Romanov adalah mafia Rusia terkenal yang berbisnis senjata api dan menjual manusia terutama wanita muda sebagai pemuas nafsu pria hidung belang.
" Kau brengsek, Tae Sang!" Teriak Dae Jung, liur memercik di wajah ganteng Tae Sang. Seringai kembali muncul di bibir seksi laki-laki yang mendapat julukan " National Ideal Husband of Korea" itu ketika ia mendorong kasar tubuh Dae Jung ke lantai. Seorang bodyguard memberinya tissue basah dan ia mulai mengelap wajahnya seraya berjalan kembali ke tempat duduknya.
" Aku bisa lebih dari ini kalau kau mau.." sahut Tae Sang enteng. Dihempaskannya bokong bulat berisi miliknya ke sofa ruang tamu dan meraih cangkir kopi di sisinya.
Seorang bodyguard tiba-tiba masuk, ketika Dae Jung dengan susah payah bangun dari lantai untuk kembali duduk, karena kedua tangannya terikat.
" Tuan, Dr. Petrov ada di sini," lapor bodyguard itu.
Evan dan Tae Sang saling menatap dan menyeringai.
" Suruh saja dia masuk!" Kata Evan. Bodyguard itu mengangguk dan melaksanakan tugasnya.
Kalev berjalan masuk dengan baju yang sama 2 hari lalu saat ia dibawa ke rumah ini secara paksa oleh bawahan Tae Sang.
" Tae Sang, Paman Evan!" Sapa Kalev yang tanpa disuruh langsung menempati sofa di sebelah Tae Sang. Kedua laki-laki beda usia itu hanya mengangguk dan kembali menatap Dae Jung.
" Sekarang, apa kau mau bicara?" Tanya Evan.
Dae Jung memainkan mulutnya dan menatap dengan sinis.
" Aku sudah ceritakan semua, apalagi yang mau kau tahu?"
" Katakan apa yang sudah kau lakukan pada Emyku!" Suara Tae Sang kembali meninggi.
__ADS_1
" Hahaha... Emy yang mana maksudmu?"
" Dae Jung! Jangan uji kesabaranku!" Ancam Tae Sang dengan ekspresi tenang namun dengan aura yang begitu dingin.
" Tae Sang, apa benar kalau Emy yang asli itu adalah Emy, pasienku saat ini?" Tanya Kalev menyela. Bola matanya bergerak pada keduanya.
Evan mengangguk. " Ya! Dia adalah Emy asli, bukan Eva."
" Apa?! Bagaimana mungkin! Paman, kau tidak sedang bercanda, kan?" Tanya Kalev tak percaya.
"Tae Sang memberiku amplop saat ia mengajak aku dan Luther kesini. Dan, aku baru membukanya saat perjalanan balik kita ke RS. Ternyata sebelum membawa kami kesini, Tae Sang mengambil sampel DNA si kembar dan Eva. Dan hasilnya, negatif. Sedang Emy, 99,99% Match." Lanjut Evan.
" Hei... pak Dokter! Ternyata Anda tak sepintar yang aku kira, ya? Hahaha..." Ejek Dae Jung terkekeh, tak melihat perubahan ekspresi Kalev saat ini.
Bukk... Bukkk..
Kalev menghadiahi Dae Jung tinju di perut dan dagunya hingga membuat tubuh Dae Jung terlempar. Kalev memiliki perawakan tinggi besar hampir sama dengan Evan dengan tinggi 188cm dan berat badan 83kg. Laki-laki 32 tahun itu sudah biasa ke gym, jadi bisa dibayangkan bagaimana kekuatan otot laki-laki itu. Hanya 2 pukulan dari Kalev, Dae Jung terkapar dengan darah segar mengalir dari mulutnya.
" Cukup!" Tae Sang mencegah Kalev memukul Dae Jung lagi.
" Aku harus menghajar laki-laki tak punya hati ini, lepaskan!" Sergah Kalev dengan deru nafas yang cepat.
" Apa maksudmu?" Kalev melepaskan cengkeramannya pada kerah Dae Jung, ia menarik bahu Tae Sang agar menghadapnya.
" BICARA!" Bentak Kalev.
Tae Sang menghela nafas. Kali ini dia yang harus bicara karena Dae Jung sepertinya telah hilang kesadarannya.
" Park! Urus dia!" Tae Sang menunjuk Dae Jung dan kembali ke kursinya.
Tae Sang menatap Evan dan Kalev yang sudah mengubah posisi duduk menghadapnya.
" Eva... Saat sadar ia tak menyadari siapa dirinya. Dia juga tak memiliki kemampuan seperti Emy. Karena itu, Cha Hu Sok mengirim seorang hipnoterapi dan tanpa disadari, rencana mereka berhasil dengan bantuan "tidak sengaja" dari Kalev."
Kalev terhenyak. Ia mengerutkan alisnya.
" Apa maksudmu?"
" Berkat dirimu, Helena yang bukan seorang dokter mendapat jalan untuk menjadi seperti Emy." Ucap Tae Sang.
Flashback on
__ADS_1
3 Hari sebelum ke Boston, USA
" Tuan Muda, Nona Emy yang berada di Boston adalah yang asli. Hasil DNA Tuan Kecil Micko dan Mikha, cocok 99,99%." Lapor Byun Hyuk melalui sebuah telepon ketika Tae Yang akan take-off dari bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
" Bukan hanya itu, Nona Sie asli tidak seperti dulu lagi. Sikapnya 180° berbeda dengan Nona Sie yang dulu. Sekarang ia menjadi wanita yang kasar dan semena-mena. Namun terkadang ia akan menjadi wanita yang manis dan suka berbagi seperti Nona Sie dulu.
Menurut laporan, ia mengalami Amnesia Retrograde (Tidak mengingat kejadian masa lalu) dan Anterograde (tidak akan bisa mengingat apapun yang terjadi walaupun baru berlalu sesaat). Tapi dari hasil MRI, otak Nona Sie mengalami tiga perubahan berbeda pada otak dan terjadi penurunan aktivitas di area otak dorsal Anterior cingulate cortex (Bagian ini berkaitan dengan kesadaran dan kontrol motorik, selain itu juga memegang peran dalam pengambilan keputusan) layaknya seseorang saat terhipnotis.
Beberapa ahli Neurologi menyuruh saya untuk berkonsultasi dengan psikolog dan psikiater untuk memastikan. Saya akan memberikan hasilnya setelah saya bertemu mereka, Tuan.
☘️☘️☘️
Hmm... jadi sudah ketahuan, ya mana Emy yang asli.
Tapi, benarkah Emy berubah karena Hipnotis?
Lalu Eva? Kenapa dia bisa menjadi seorang dokter?
Ditunggu kelanjutannya, ya say...
Jangan lupa LIKE, VOTE, RATE n KOMENnya ya...
Makasiiihhh..
😘😘🤗🤗🤗
__ADS_1