
" A-aku menyuruhnya membunuh Tae Yang. Dan Xiao Chen dia ... dia akan membunuh Yu Zhen,"
" Membunuh Yu Zhen? Kenapa?" tanya Evan dengan tatapan elangnya
" Karena Xiao Chen tahu, adiknya sangat mencintai Yu Zhen. Tapi, dengan begitu teganya dokter itu menolaknya hingga membuat Xiao Lan terpaksa menerima Wen Ming, walau tak mencintainya dan membuat Xiao Lan berubah. Selain itu .... Yu Zhen adalah ... Anak haram Ayahku."
Mata Jung Hyuk mendelik tak percaya. Pantas saja wajah Yu Zhen sangat mirip dengan Ayah Cha Hyun Sik. hanya berbeda di bagian rahang. Sedang, Cha Hyun Sik lebih mirip ibunya, hanya rahang dan postur tubuh yang sama dangan Ayahnya.
" Kalian cepatlah ... sebelum terlambat,"
peringatan Hyun Sik menyadarkan Evan dan Jung Hyuk. Keduanya mengambil ponsel dan menyuruh anak buah mereka menjaga ketat Tae Yang dan keluarganya juga Yu Zhen, serta menambah CCTV di setiap sudut rumah sakit sehingga tidak ada lagi Blindspot (titik gelap tanpa pengawasan)
Selesai dengan instruksinya, Evan kembali duduk menghadap Hyun Sik, diikuti Jung Hyuk.
" Lanjutkanlah ..." kata Evan
" 28 tahun lalu, karena ibu Yu Zhen, Ayahku menelantarkan ibuku hingga ibuku akhirnya meninggal karena serangan jantung, saat aku masih umur 10 tahun. Hehehe ... tapi kau tahu apa yang lucu? Ibu Yu Zhen adalah adik kandung ibuku ... hahahaha .... Ayahku mencintai ibu Yu Zhen tapi wanita itu selalu menolaknya dan ... Ayahku akhirnya memperkosanya ..." lanjut Cha Hyun Sik setelah mengatur nafasnya.
Evan dan Jung Hyuk menatap kaget Cha Hyun Sik. Sebuah fakta yang sangat mengejutkan.
" Tapi ... menurut Nona Muda, Yu Zhen yatim piatu," kata Jung Hyuk
Cha Hyun Sik mengangguk dan tertawa sinis. Ia menatap Evan dan Jung Hyuk dengan mata sendu.
" Karena Ayahku hanya mau ibunya. Ibu Yu Zhen lari dari Ayahku saat ia mengandung 7 bulan. Tapi, Ayahku terus mencarinya dan menemukannya. Saat itu usia Yu Zhen 6 tahun. Ayah membawa paksa ibu Yu Zhen dan meninggalkan Yu Zhen sendiri di Sichuan. Karena tak mau ada yang tahu tentang perselingkuhannya.
Ayahku mengajaknya tinggal dirumah kami. Ibu Yu Zhen kian hari bertambah kurus. Tapi, ia selalu memperhatikan dan menyangiku. Walaupun ... walaupun aku membencinya. 3 tahun kemudian ia meninggal karena depresi berat. Aku membencinya sangat membencinya. Tapi, aku juga menyayanginya. Dia selalu memandangku dengan sayang dan berbicara lembut ... huhuhu ... lalu ... lalu aku memutuskan mencari Yu Zhen .... Aku ingin menebus kebencianku pada ibunya dan ... membawanya ke sini karena dia adikku.
Aku selalu berharap memiliki adik. Tapi ... tapi Ayahku mendahuluiku. Ia ... tanpa sengaja bertemu Wen Ming saat rapat kerjasama mereka ... di sana, Wen Ming bercerita soal kekasihnya yang hilang dan tanpa sengaja bertemu Xiao Chen. Dari pertemuan itu ... mereka akhirnya merencanakan pembunuhan Tae Yang dan Yu Zhen. Dan ... semuanya karena instigasi Paman Ji.
__ADS_1
Yang mereka tak tahu ... Xiao Chen sebenarnya adalah juga putra Ayahku. Seibu dengan Yu Zhen. Tapi, karena Ibu Yu Zhen membenci Ayahku. Sehari setelah Xiao Chen lahir, ia meminta Paman Ji yang dulu adalah sopir pribadi yang Ayahku siapkan untuknya, membawa Xiao Chen pergi dan meninggalkannya di Sichuan, di rumah bibinya Yu Zhen. Ayahku hanya tahu kalau bayinya meninggal saat lahir. Ayahku mempercayainya karena ia sedang diluar negeri saat Xiao Chen lahir. Ayahku menjadi beringas dan selalu mengatai Ibu tiriku itu sampai hari ia meninggal"
" Jadi Xiao Lan?" tanya Evan
Cha Hyun Sik menggeleng, " Aku tak tahu siapa dia."
Masa lalu kelam Cha Hyun Sik membuat Evan terenyuh. Kehilangan 2 ibu yang menyayanginya hanya karena ulah sang Ayah, adakah yang lebih tragis dari itu? tak mendapat kasih sayang orang tua disaat usianya masih sangat belia karena keegoisan sang Ayah.
Jung Hyuk tahu bagaimana Ayah dari Cha Hyun Sik. Cha Hyun Sik harus hidup sendiri dan tinggal dengan para pelayan yang selalu ada untuknya karena uang. Ayahnya tak pernah memperdulikannya dan selalu bermain wanita. Cha Hyun Sik menikahpun hanya agar Ayahnya mendapat suntikan dana untuk perusahaannya. Mendikte setiap gerak Putranya.
Evan dan Jung Hyuk tak pernah menyangka. Penyiksaan Yu Zhen dan peristiwa yang di alami keluarga kecil Kim Tae Yang ternyata saling berhubungan. Dan itu sangat membuat Jung Hyuk dan Evan shock.
" Sekarang, dimana Wen Ming dan Xiao Chen? tanya Evan
" Aku ... juga tak pernah tahu. Aku ... hanya menelepon mereka saat aku butuh atau mendapat informasi dari Paman Ji,"
" Kau tahu nomor mereka?" tanya Evan lagi
" Eeerrgghhh ..."
Bugh ...
" Tuan Taylor!" seru Jung Hyuk.
" Tuan, saya akan menyuruh Hawk, hacker Tuan Muda untuk mencarinya," ucap Jung Hyuk seraya menggandeng Evan untuk kembali duduk dan menyuruh Bodyguardnya mengambil kotal P3K
" Ma-maafkan aku ... aku tidak pernah tahu kalau .... kalau Emy orang yang baik." ucap Hyun Sik menahan tangis rasa bersalahnya.
Evan berdiri dan berlalu dari sana. Ia memutuskan untuk tinggal sementara di Seoul demi Putrinya. Sampai Wen Ming dan Xiao Chen tertangkap dan Cha Bong Man (Ayah Cha Hyun Sik) tertangkap.
__ADS_1
Di rumah sakit, Emy sudah sadar dan dengan bantuan dr. Lee, ia menyantap buburnya.
" Apa masih sakit?" tanya dr. Lee lembut
Emy menggeleng dan tersenyum," Tidak Oppa. Ini hanya sakit biasa,"
" Apa kau bilang sakit biasa?! Kau habis tertembak!! Dengar, kau tidak kuijinkan menggunakan tanganmu sampai 6 bulan ke depan!!" titah dr. Lee
" Ah ... kau masih sama saja, Oppa. Tukang perintah. Apa kabarmu, Oppaku yang cerewet?" ucap Emy manja sambil menarik lengan jas dr. Lee
" Ck ... kau selalu seperti itu," kata dr. Lee dengan senyum
" Oppa, terima kasih." ucap Emy tiba-tiba
" Hei ... sudah tugasku,"
" Bukan, terima kasih sudah menolong waktu itu ... saat di pesta. Maaf karena aku sudah marah padamu,"
Dokter Lee memicingkan matanya melihat Emy.
" K-kau ... i-ingatanmu kembali?" tanya dr. Lee
Emy tersenyum menatap dr. Lee. Merasa perkiraannya benar, dr. Lee langsung memeluk Emy.
" Emy-a, lupakan semuanya, hmm? Jangan kau ingat lagi masa lalumu ..." Lirih dr. Lee
Emy hanya memgangguk dan tersenyum. Setelah melepas pelukannya, Emy menghela nafas dan menatap dr. Lee
" Oppa, terima kasih buat semuanya dan maafkan aku karena sudah marah padamu dan Ae Rim. Maaf ..." ucap Emy dengan setitik air mata menetes kembali
__ADS_1
" Dengar Emy, aku dan Ae Rim menyayangimu karena kau adalah adikku satu-satunya. Tak ada yang bisa merubah itu. Jadi, jangan bilang terima kasih, hmm? aku dan Ae Rim tak pernah marah padamu. Kami yang bersalah karena menutupinya." kata dr. Lee. Emy tersenyum dan mengangguk
" Dimana Tae Yang dan Anak-anakku?" tanya Emy tiba-tiba