Serpihan Hati: Cukuplah Sudah

Serpihan Hati: Cukuplah Sudah
Tokcer - Season 2


__ADS_3

Emy telah sampai di mansion. Ha Na membawa Emy ke kamar tamu yang ada di lantai 1 yang sudah dihias untuk ruang tunggu mempelai wanita.


" Kau duduk sekarang! Nah ... ehm ... oke!" Ha Na memaksa Emy duduk dan mengatur posisi tubuhnya. Setelah dirasa bagus posenya, Ha Na duduk dan mulai mengeluarkan HPnya


Cekrek


Ha Na tersenyum senang melihat hasil jepretannya sendiri


" Hm ... sepertinya aku bakat jadi fotografer ... hehehe ..." katanya memuji diri sendiri


" Ck ... kalo selfie, wefie ... semua juga bisa, Na. Jangan kepedean," celetuk Emy


" Kyaaa! Mau kupukul??" teriak Ha Na


" Aufff ... kyaaa! Kau mau aku budeg?! dari pagi teriak terus, ck ..." runtuk Emy


" Maklumin aja, kan aku besar di kandang singa," celetuk Ha Na seraya memainkan ponselnya.


Tiba-tiba saja Ha Na berdiri. Matanya membulat


Jarinya menunjuk ke arah ponselnya


" I-i-ini ... kurang ajar! siapa ini? berani-beraninya, ya ..." geram Ha Na. Ia berbicara dengan gigi terkunci rapat.


" Kenapa, Na?" tanya Emy heran


" Kyaa! Kyaa! Kamu-kamu sudah baca berita di internet belum, hmm?" tanya Ha Na dengan nafas memburu


" Berita apa? Kamu tahu aku sibuk sekali. Aku cuma pakai buat telepon dan sms aja. Memang ada apa?" jawab Emy datar. Ia sudah merasa bosan duduk tanpa berbuat apapun


" Lalu kenapa beli smartphone?" kesal Ha Na


" Ya ... kan aku juga butuh kirim E-mail. Memang ada apa sih? Wajahmu tambah rata, tuh,"


" Kyaaa!! Aku kuatir sama kamu, malah ngejek. Nih, lihat aja sana sendiri. Baca, tuh ... tuh!" Ha Na menyodorkan ponselnya seraya menunjuk-nunjuk berita yang ia maksud


" Seorang dokter muda yang dulunya menjadi pelakor, menikah!"


" Wanita perebut kekasih model cantik Helena, Menikah!"


" Pernikahan Bos Kimtae, konfirmasi perselingkuhanya?"


" Bos Kimtae, mesra dengan selingkuhannya?"


Emy menutup mulutnya dengan tangan. Matanya membulat.


" Ya, Tuhan. Na, ini ... ini ... apa maksudnya ini? Siapa Helena? Apa aku benar-benar merebut Tae Yang? Ha Na! jawab aku!" emosi Emy mulai meningkat.


" Kau. Bukan. Pelakor. ingat itu! kau dan Tae Yang dijodohkan Kakek Kim. Helena itu penipu. Dia menipu Tae Yang dan menggodanya hingga jadi kekasihnya padahal dia sudah menikah," jelas Ha Na dengan mata menatap bola mata hitam Emy


" Tapi ..."


" Sudahlah, biar Luther yang mengurusnya," jawab Ha Na, " Sekarang hapus itu air matamu, aku gak mau anak babtisku jadi jelek saat menikah!"


Di sisi Tae Yang, laki-laki itu begitu geram dengan berita yang menjelekkannya dan Emy.

__ADS_1


" Hyuk! Hapus segera!" titahnya dengan keras


" Ma-maaf, Tuan. Beritanya ... sudah jadi viral dan diteruskan ke banyak media sosial dan grup chat. Jadi ..."


" Apa?? Kenapa lolos dari matamu, hah?!"


' Ya, ampun bos, saya aja sudah jarang tidur bareng istri karena harus mengerjakan banyak tugas dari bos. Masa, sekarang saya harus melototin berita terus? ' protes Jung Hyuk dalam hati


" Hyuk!!"


Jung Hyuk terkejut hingga sedikit melompat mendengar teriakan Tae Yang


" Blok semua wartawan yang datang ke pernikahanku! Aku gak mau mood Emy berubah karena ini! Kau mengerti?!" Titah Tae Yang


" Baik, Tuan Muda," sahut Jung Hyuk


Tok ... Tok ...


" Masuk!" Teriak Tae Yang


Ceklek


Mata Tae Yang dan Jung Hyuk melihat ke arah pintu bersamaan.


" Luther!" Seru Tae Yang. Wajahnya tersenyum senang lalu memeluk laki-laki dengan bulu-bulu halus di rahang tegasnya


" Selamat!" ucap Luther


" Thanks, bro!"


" Mana adikku?"


" Baiklah, aku ke sana," kata Luther lalu berbalik


Belum sempat pengacara terkenal itu melangkah,  kerah jasnya ditarik tangan besar Tae Yang


" No! Kau di sini bersamaku." kata Tae Yang sambil menaikkan alisnya


" Lho, aku kan cuma pendampingmu saja, aku mau lihat Emy terus tunggu di taman aja," kata Luther


" No! Kalian bisa ketemu nanti," ucap Tae Yang tanpa mau dibantah.


Jung Hyuk mempersilahkan Luther menunggu di sofa


Tok ... Tok ...


" Masuk!" seru Tae Yang


" Wah, banyak sekali yang mau masuk ke sini, Tuan," celetuk Jun Hyuk


Tae Yang hanya menoleh sekilas pada asistennya lalu kembali ke pintu


" Tae Yang! Kau benar-benar diktator! Seenaknya aja kamu menyuruh bodyguardmu menyeretku kesini," seorang laki-laki tampan masuk dan langsung mengomel


" Ya, begitulah. Kan aku punya uang," kata Tae Yang enteng

__ADS_1


" Ah, malas bicara sama orang sombong kayak kamu! Aku ke Emy aja," kata orang itu


" Eits ... Kalev! Duduk di sini atau kutarik dana diklinikmu!" seru Tae Yang.


" Baiklah," Kalev segera duduk di sofa bersama Luther.


" Kalah, bro?" ledek Luther


" Begitulah, ..." jawab Kalev lesu dan tertunduk


Tae Yang tersenyum penuh kemenangan, " Ah sayang sekali orang itu sakit," gumam Tae Yang


Para wartawan yang menunggu di depan gerbang Mansion Tae Yang, mengomel karena tak diijinkan masuk


" Tuan Jung Hyuk, kami sudah lama berada di sini dan ingin mewawancarai Tuan Muda," kata seorang wartawan


Jung Hyuk menyeringai, " Ini hari bahagia Tuan Muda, jangan coba-coba membuat keributan!" ketus Tae Yang.


Tak lama, sebuah mobil Range Rover putih datang, ia menurunkan jendelanya memperlihatkan undangan pada penjaga dan masuk.


Sampai di halaman mansion, seorang petugas mengarahkan tempatnya untuk parkir. Wanita itu segera turun dan menutup pintu mobilnya.


" Kim Tae Yang, aku datang," kata wanita itu dengan seringainya.


Tae Yang telah siap di depan altar. Wajahnya begitu tegang. Sesekali ia harus menghapus keringat di dahinya.


" Bro ... bro ... kalau di ranjang aja, kamu gak gugup. Cuma berdiri di sini aja, sampai mandi keringat seperti itu, ckckck ..." ledek dr. Lee


" Kamu cuma disuruh bilang 'I Do' sama masukkan cincin aja. Jangan berlebihan," timpal Luther


Mata Tae Yang melihat ke arah Luther dan dr. Lee yang kini menjadi pendamping prianya, dengan tatapan tajam. Sementara Kalev dan Jung Hyuk terus mengulum senyum mereka.


" Hei! Tidak baik marah saat pernikahan. Pertanda tak bagus!," lanjut Kalev


" Tuan Muda, mereka hanya iri, karena Tuan Muda sudah DP dulu baru menikah ..." jelas Jung Hyuk enteng


Otomatis tawa Luther dan dr. Lee meledak.


" Hei! Aku juga sama," kata Kalev


" Iya, tapi kalau Anda kan, DPnya masih separo, kalau Tuan Muda ... utuh! double malah! benar-benar 'TOKCER'!" oceh Jung Hyuk sambil memperagakan perut buncit pada Kalev lalu menunjuk pada si kembar.


Tae Yang seketika mendelik geram. Asistennya bukannya membantu malah meledeknya. Luther, Kalev dan dr. Lee tertawa mendengarnya.


" Mempelai wanita, silahkan masuk!" terdengar suara MC memanggil mempelai wanita.


Didampingi Evan, Emy berjalan dengan senyumnya yang merekah. Semua memandang takjub padanya.


' Honey Kean, hari ini, aku menikah dengan Ayah Anak-anakku. Aku harap, ini adalah awal kebahagiaanku. Aku tahu, kau selalu ada di sisiku, Honey Kean. Terima kasih untuk semua cintamu. Ini, adalah hari dimana aku akan berhenti mencintaimu, tapi aku tak kan pernah melupakanmu. ini adalah awal untuk aku mencintai laki-laki yang ada di depanku itu ...' lirih Emy dalam hati


****


Sebuah kebahagiaan dan cinta yang akan diuji. Kuatkah Emy menghadapinya?


Siapa wanita itu?

__ADS_1


Maaf Rie nyari Visual yang pas bareng Ayah keren gak dapet, sayy...


jadi, dibayangkan sendiri aja ya....hehee...


__ADS_2