
" Mommy, punya Daddy mana nang matuk ke Mommy ( punya Daddy yang mana yang masuk ke Momny)?" tanya Mikha
Emy meraup wajahnya kasar. Wajahnya juga memerah.
" Sayang, mama capek. Turun, ya?" pinta Emy. Mikha dan Micko pun menurut. Tapi, mereka tetap berdiri di depan Emy meminta jawaban. Mata polos mereka terus menatap wajah Mommynya.
" Tae Yang-ssi! Tanggung jawab!" seru Emy.
" Lho, aku kan tanggung jawab, sayang. Buktinya, kita akan menikah minggu depan," jawab Tae Yang.
" Tae Yang-ssi!" protes Emy
" Iya, sayang ..."
Emy begitu kesal dibuatnya. Ia melihat wajah Anak-anaknya yang begitu polos menatapnya dan Tae Yang bergantian.
" Sayang, duduk lagi, ya? nanti jatuh kalau berdiri terus," ujar Emy dan keduanyapun menurut. Mereka duduk di kursi yang memang berhadapan dengan kedua orangtua mereka.
Melihat wajah dan tatapan kedua putranya yang seakan masih menanti jawaban, Emy menghela nafas.
" Daddy bantu kasih Vitamin ke Mommy," jawab Emy pada kedua putranya. Kedua manusia mini itu mengangguk mengerti. Ya, sungguh susah mencari cara agar keduanya tak lagi bertanya. Sehingga, jawaban itulah yang bisa Emy katakan.
" Vitamin apa, Mommy?" tanya Micko tiba-tiba. Emy terhenyak mendengarnya.
" Vitamin S dan cuma Daddy yang bisa," sahut Tae Yang dengan senyum kemenangan. Micko dan Mikha tak terima mendengarnya
" Mommy! Micko tuga mau kacih Vitamin uat Mommy (Micko juga mau kasih Vitamin buat Mommy)!" protes Micko
Mikha mengangguk," Iya! Mikha duga (Mikha juga)!"
Emy menutup wajahnya kedua tangan. Ia sudah kehabisan kata-kata.
" Mikha sama Micko masih kecil, terus Mommy juga bisanya sama Daddy," sahut Tae Yang lagi.
" Tae Yang-ssi!" seru Emy
__ADS_1
" Ya, sayangku. Aku cuma bantu kamu, sayang," kata Tae Yang enteng
" Kau bukan membantuku tapi bikin aku tambah stress!"
Tae Yang tersenyum gemas melihat wajah calonnya yang memerah karena malu dan kesal.
" Mikha, Micko ... kalian bisa kasih Vitamin kalau sudah besar kayak Daddy. Karena Vitamin itu adanya kalau Mikha sama Micko sudah besar," jelas Tae Yang dengan wajah ia buat seramah mungkin dan melirik wajah wanitanya yang bertambah memerah seperi kepiting rebus.
" Kalo gitu Mommy, anti Mikha ada nang kacih Mommy Vitamin kalau cudah besal, cekalang, bial Daddy nang kacih Mommy (nanti Mikha aja yang kasih Mommy Vitamin kalau sudah besar, sekarang, biar Daddy yang kasih Mommy)." ujar Mikha sok dewasa dengan kedua tangannya ia taruh diatas pegangan tangan kursi.
Emy mengangguk-angguk dan tersenyum canggung. Tae Yang menaik turunkan alisnya saat wanitanya meliriknya tajam.
" Dad! kacih Mommy banak Vitamin, ya. Bial Mommy cehat. Kata Uncle Yuk, kalau minum Vitamin bica tehat ( Dad! kasih Mommy banyak Vitamin, ya. Biar Mommy sehar. Kata Uncle Hyuk, kalau minum Vitamin bisa sehat)." timpal Micko ikut-ikutan sok dewasa seperti kakak kembarnya.
" Siap, Anak-anak, Daddy!" jawab Tae Yang dengan senyum melebar.
Demikianlah pembicaraan tak berfaedah itu berlanjut hingga sampai di tujuan mereka. Wajah sang sopir yang mendengar pembicaraan itupun ikut memerah sepanjang jalan.
30 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai ke pantai. Di sana, para kru foto sudah sampai dan sudah siap. Kedua pewaris Grup Kimtae kecil berlarian di pantai.
Emy tersenyum melihatnya. Cuaca musim dingin saat ini, tak membuatnya malas untuk bertelanjang kaki dan berlari ke pantai menyusul dua lelaki mini yang begitu senangnya berkejar-kejaran dengan ombak.
Tae Yang yang baru kembali setelah menerima telepon dari bawahannya, mendapat arahan seorang kru untuk bersiap dan berganti pakaian.
Tak lama, Tae Yang sudah keluar dengan kemeja Navy dan celana putih yang membuatnya sangat casual tapi begitu tampan.
" Mana istriku?" tanyanya pada seorang bodyguardnya
" Nona masih berganti baju, Tuan." jawab bodyguard Tae Yang. Ia segera menuju ruang ganti Emy dan menunggu wanitanya di depan pintu.
Saat pintu dibuka, Emy telah berganti dengan dress putihnya yang simple namun sangat cocok Emy. Wajah ayunya membuat bidadari iri melihatnya.
" Sayang, kau cantik sekali," ucap Tae Yang tanpa melepas tatapannya pada Emy
Blush...
__ADS_1
Wajah Emy memerah. Tae Yang tersenyum melihatnya. Ia memandang Emy dengan tatapan menggoda.
Saat Tae Yang hendak mendekati Emy, seorang kru datang dan berkata kalau Mikha dan Micko sudah siap. Menggeram kesal, Tae Yang terpaksa menahan hasratnya untuk menerkam wanitanya.
Foto pertama adalah berfoto bersama kedua putra mereka. Seperti biasa, ketiganya tak ada yang mau mengalah saat berebut siapa yang harus di dekat Emy. Kru foto dibuat pusing karena ulah mereka.
Foto bersama keluarga Kim yang harusnya memakan waktu 30 menit, berubah menjadi 2 jam karena ulah si kembar dan sang Daddy.
Scene selanjutnya, Emy dan Tae Yang berdua. Menjaga agar si kembar tak lagi berulah, Tae Yang menyuruh 3 orang bodyguardnya dan pengasuh si kembar, membawa kedua bocah itu untuk menikmati makanan laut kesukaan si kembar terlebih dulu.
Senyum kemenangan tersungging di wajah tampan Tae Yang. Setiap scene, para kru tak perlu bersusah payah untuk mengarahkan laki-laki mesum nan romantis itu.
Adegan mengendong Emy tiba-tiba, memeluk dari belakang, berkejar-kejaran di pantai, mencium dan sebagainya, semuanya alami dari naluri hati lelaki itu.
Adegan sunset dimana Tae Yang merayu Emy dan bahkan mengucapkan kata-kata romantis tertangkap kamera Fotografer dengan apik. Emy dan Tae Yang hanya berganti baju 2 kali untuk foto Pre-Wedding mereka.
Tak terasa, Sang Mentari mulai masuk dan bersembunyi di barat. Para kru foto bersiap kembali pulang.
" Buat semuanya, terima kasih ya, atas kerjasamanya. Sekarang, saya dan calon suami saya mau mengajak kalian makan. Kami sudah siapkan tempat dan makanannya, ayo!" Kata Emy yang tiba-tiba sudah berada di dekat rombongan mereka dengan sang "Pengawal Pribadi" yang begitu posesif merangkul pinggang rampingnya. Jangan dilupakan ekspresi dingin dan cueknya.
" Ah, Nona Muda. Tidak perlu, kami ..." ucap Kepala Kru.
" Saya tidak terima penolakan. Dan saya tidak suka membuang-buang uang dan makanan," potong Emy lalu berbalik dan berjalan ke arah restoran seafood yang memang ada di dekat pantai indah itu.
Sampai di restoran, Mikha dan Micko sudah tertidur di gendongan pengasuhnya.
" Ji An, Yong Jin, bawa Anak-anak ke mobil dulu. Kalian sudah makan juga, kan?" Kata Emy
__ADS_1
" Sudah, Nona Muda," jawab pengasuh Mikha. Para pengasuh dan bodyguard kedua pewaris Grup Kimtae itu memang sudah makan malam lebih dulu atas perintah Tae Yang.
Emy mengangguk," Baiklah, bawa Anak-anak tidur dulu di Van." Titah Emy.