System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 125


__ADS_3

"Ayo ikut saja," ajak Sultan. Anak itu pun mengikutinya.


"Biarkan saja, kata ibuku kalo ada orang asing mengajak jangan di ikuti, mereka pasti akan menjual kita dan mengambil isi tubuh kita, dan di jual ke luar negri, biarkan saja dia pergi," ucap temannya.


Anak itu memandang ke arah Sultan. "Percayakan sama kakak, kakak bukan seperti orang yang mereka bilang, dari pada kamu di bully terus lebih baik kamu menghindar ya kan?" pujuk Sultan.


Anak itu pun mengangguk, mereka pun naik mobil.


Sesampainya di sebuah toko aksesoris Sultan pun memberhentikan mobilnya.


"Ayo kita ke sini," ajak Sultan. Anak itu pun ikut turun.


"Pilihlah yang kamu suka," ucap Sultan. Anak itu pun memilihnya. Kemudian Sultan membawanya ke toko baju dan ke toko tas dan toko sepatu. Semua perlengkapan sekolahnya juga Sultan belikan termasuk mainan mahal untuk anak itu.


Anak itu tersenyum bahagia, tak ada kesedihan di wajahnya lagi. Sultan juga ikut tersenyum.


"Rumah kamu di mana? Biar kakak antar," ucap Sultan.


"Dari tempat tadi nggak jauh kak," ucap anak itu.


"Oh baiklah, meluncur," ucap Sultan menlajukan kendaraannya.


Sesampainya di rumah anak tadi.


"Lho mobil siapa itu di depan rumah Juris?" tanya ibu dari anak yang membuli tadi.


"Eh, itu bukannya mobil tadi?" tanya anak itu kepada teman-temannya karena mereka sudah pulang.


"Iya, berarti dia nggak jadi di jual donk, apa abang itu emang baik ya," tanya temannya.


"Terima kasih kak," ucap Anak itu.

__ADS_1


"Iya, sama-sama," ucap Sultan juga ikut turun dan membuka bagasi mobilnya.


"Lho Kela, kamu sama siapa?" tanya ibunya ketika melihat anaknya turun dari mobil mewah. Ayahnya juga ikut keluar meskipun dalam keadaan sakit.


"Sama kakak itu, di bawa belanja, seru banget, kakak itu juga baik banget," ucap Kela senang sambil memeluk boneka beruang yang hampir sama besar dengannya


Sultan menenteng paper bag dan membawanya ke hadapan Ibu Kela.


"Maaf ya sebelumnya bawa anak ibu tanpa permisi, karena tadi ia bully dandi tuduh mencuri jadi saya membawanya beli perlengkapan untuknya untuk menghilangkan rasa sedihnya, sepertinya ia terlihat senang sekarang," ucap Sultan melihat ke arah dan tersenyum pada gadis kecil itu.


"Iya, seneng banget, bonekanya juga besar banget," ucap Anak itu melihat memeluk boneka dengan erat.


"Terima kasih banyak ya Nak, hidup kami miskin, jadi tak heran jika kami sering di hina dan anak saya sering di bully, sekali lagi terima kasih atas bantuannya," ucap ibu Kela.


"Iya Nak terima kasih, Uhuk! uhuk! uhuk!," ucap bapak itu terbatuk-batuk.


"Ini ada sedikit uang, buat bapak berobat dan merenofasi rumahnya yang bocor pak," ucap Sultan memberikan uang sekitar 50.000.000.


"Jangan menangis, itu rezeki kalian, yang penting sekarang gunakan uangnya buat berobat, buat membetulkan genteng bocor, kalo ada sisa ibu bisa buat jualan juga," ucap Sultan.


"Iya, akan kami lakukan apa yang di suruh kamu Nak," ucap Ayah Kela sambil menyeka air mata dan memeluk Sultan.


"Kami nggak bisa balas, tapi Tuhan yang akan membalasnya, terima kasih sekali lagi," ucap ibu itu.


"Sama-sama, jiika begitu saya permisi dulu, Pak, Buk," pamit Sultan.


"Ya hati-hati di jalan," pesan ayah anak itu.


"Iya Pak," angguk Sultan yang kemudian ia masuk mobil.


"Huh, mentang-mentang cuma di kasih duit segitu aja udah sombong, duitku lebih banyak dari itu," ucap ibu dari anak yang membully tadi.

__ADS_1


"Iya, kami tau ibu lebih kaya dari kami, tapi bagi kami uang segini cukup untuk kebutuhan kami saja sudah bersyukur sekali," balas ibu Kela.


"Ya kalo orang miskin ya gitu, dapat uang dikit aja udah kayak orang gila," ucap ibu itu tak senang.


"Ya udah Bu, kita masuk yuk, kalo orang iri emang nggak ada obatnya uhuk! uhuk!" ujar bapak tersebut.


"Heh siapa juga yang iri sama orang miskin kayak kalian, kalian cuma di kasih cuma ratusan ribu itu, aku ada banyak di dompet yang biasa di main sama anakku," ucapnya bercekak pinggang.


"Sayangnya kami bukan di kasih cuma ratusan ribu, tapi di kasih 50 juta," jawab sang ibu tersenyum.


"Apaaa! 50 juta!" teriak ibu itu kaget dan ia pun langsung pingsan karena syok.


Ting ting


Misi selesai


Anda mendapatkan 20 poin.


Poin Anda menjadi 90 poin.


Selamat Anda mendapatkan 200.000.000


Hadiah Anda menjadi 3.760.399.650.000.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN DAN HADIAH


TERIMA KASIH


mampir juga ke (System Miliyader)

__ADS_1


__ADS_2