
Setelah selesai ia berganti pakaian dan kemudian merebahkan tubuhnya di kasur.
xxx
Tririring
Tririring
Tririring
"Halo," jawab Sultan dengan mata yang masih terpejam.
"Cepat datang!" ucap Ketua itu sedikit kesal
"Baiklah," ucap Sultan bangun dari tempat tidurnya dan ia langsung berganti pakaian.
Sultan segera turun tangga. "Di mana Ibu?" tanya Sultan.
"Ibu Anda sudah pergi Tuan," ucap Han.
"Oh baiklah," ucap Sultan mengangguk. Ia berlari menuju mobilnya.
Sultan menuju markas. Sesampainya di sana sudah banyak yang berkumpul.
"Baiklah, kita akan memilih siapa saja yang pergi berperang," ucap ketua itu memulai pembicaraannya.
Ketua pun menyebutkan satu persatu yang pasti Sultan masuk di sana.
Nama Beni di sebutkan juga. "Ketua, apa Beni bisa di gantikan dengan orang lain?" tanya Sultan memberanikan diri.
"Ada apa?" tanya ketua itu menekuk alisnya.
__ADS_1
"Iya, aku merasa ia lebih baik di sini saja, selain ia termasuk bisa pandai bertarung, ia lebih baik dari yang lain untuk menjaga yang lain," ucap Sultan.
Ketua itu melihat ke arah Benny dan ia pun menyetujuinya.
"Baiklah, Benny di ganti dengan Dino," ucap ketua meskipun ia berat hati.
Benny dan Dino pun cenk berpindah posisi dan ketua pun mulai memberi rencana mereka formasi penyerangan, di grub Sultan menyerang arah barat sedangkan markas yang lain menyerang dari timur, utara dan selatan dan tidak lupa membuat perkemahan di tengah perperangan sebagai tempat istirahat.
Ketua berharap agar tidak ada kesalahan dalam peperangan nanti, semuanya sehat dan kondisi fit.
Setelah semuanya selesai dan yang lain juga sudah bubar, ketua pun memanggil Sultan.
"Ke sini kamu," ujar ketua itu memanggil Sultan
"Ada apa ketua?" tanya Sultan mendekat.
"Mulai hari ini kamu di sini saja, jika kamu pergi ke mana pun aku akan meminta salah satu dari mereka untuk bersamamu, aku berharap jika kamu tidak ke mana sebelum pergi ke negara B," ucap ketua itu.
"Baiklah jika begitu," ucap ketua pergi kembali ke kawasan lain.
Sultan menghela nafas ketika kepergian ketua tersebut.
"Bilang saja jika kau ingin memantauku," ucap Sultan.
Trit
Trit
Trit
Sebuah pesan masuk dan Sultan membukanya.
__ADS_1
"Suqay terima kasih." sebuah pesan Dari Benny.
"Iya sama-sama." Sultan membalasnya.
Ting ting
Misi level C
Menyelamatkan seorang pekerja pabrik yang hampir tergiling mesin.
Hadiah 30 poin
Hadiah 800.000.000.
Sultan pergi tiba-tiba dan 2 orang yang sudah di beri amandat pergi mengikuti Sultan.
"Pria itu sepertinya tidak melepaskanku," ucap Sultan, namun ia membiarkan kedua orang itu mengikutinya agar mereka melihat apa yang di lakukannya.
Sultan berhenti di sebuah pabrik pembuat kertas. Biasanya pabrik ini tidak memperbolehkan orang luar masuk.
Mobil yang mengikutinya juga berhenti dan bersembunyi di balik pepohonan sambil memantau Sultan.
Sultan yang tidak bisa masuk hanya bisa melihat dengan mata tembus pandangnya dari luar pabrik.
"Di mana tempatnya ya?" tanya Sultan sambil memantau.
Ada seorang pria, mesinnya tiba-tiba macet dan ia mematikan mesinnya terlebih dahulu lalu mengecek bagian yang macet.
Datanglah seorang teman, melihat mesinnya mati ia pun menghidupkannya dan mesin itu perlahan-lahan mulai bekerja.
Teman yang sedang mengecek tak sadar jika mesinnya mulai bekerja dan sepatunya terjepit oleh mesin dan ia pun menjerit.
__ADS_1
BERSAMBUNG