System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 176


__ADS_3

"Lama sekali kamu pergi?" tanya pria itu yang lainnya juga sudah ada yang tidur.


"Eh, tadi aku melihat seekor rusa, jadi aku mengejarnya," ucap Sultan beralasan.


"Oh ya? Ke mana dia pergi?" tanya pria itu.


"Entahlah, mungkin dia masuk ke dalam hutan yang lebih dalam," jawab Sultan.


"Ya sudahlah, mari kita istirahat," ajak pria itu.


Mereka pun masuk ke dalam perkemahan yang sudah di sediakan.


Sultan juga ikut tidur.


xxx


Malam pun tiba, Malam ini ketua membawa minuman keras dan mereka berpesta, karena besok mereka sudah harus berpisah untuk menentukan wilayah mana yang harus mereka kuasai.


"Ayo minum," ajak pria itu menyerahka segelas minuman berakohol.


"Aku tidak minum," tolak Sultan.


"Ayolah, kapqn lagi kita berpesta, kita pun belum tentu bisa bertemu lagi," ucap Sultan.

__ADS_1


Sultan pun menerimanya, "benar, belum tentu kami bertemu lagi," ujar Sultan dalam hati.


Cheeesss


Mereka pun bersulang mendentingkan gelasnya dan minum, Sultan tak biasa meminumnya dan di lidahnya terasa pahit.


"Astaga! ini pahit sekali," ucap Sultan melepehnya.


"Karena kai belum terbiasa, jika kau terbiasa, kau pasti akan ketagiahan," ucap pria itu tertawa.


Sultan tak sanggup untuk meminumnya dan ia memilih pergi dari keramaian dan menyendiri di tempat gelap melihat mereka yang sedang berpesta, ada yang bernyanyi dan juga sudah ada yang mabuk.


"Mereka benar-benar bersenang-senang, namun mereka tidak tahu jika nyawa mereka di ambang kematian," ucap Sultan tersenyum kecut.


Secepatnya Sultan menghadang keduanya, mereka sangat kaget dan langsung bersujud.


"Maafkan kami, kami hanya ingin buang air saja," ucap mereka bersujud beberapa kali.


Sultan berjongkok. "Jika kalian mau lari lebih baik ganti pakaian kalian dan akan ku tunjukkan jalan," ucap Sultan.


"Terima kasih," ucap keduanya segera berganti pakaian.


"Kami sudah siap dan juga tas ini tidak kami bawa," ucap mereka setelah melepaskan baju khusus organisasi.

__ADS_1


"Ayo ikut aku," ucap Sultan, mereka mengendap-endap menuju mobil Sultan dan juga karena gelap penglihatan mereka tidak terlihat.


Mobil pun melaju kencang di jalanan. "Kalian kabur adalah pilihan tepat, jika tidak, kalian akan ikut mati bersama mereka," ucap Sultan.


"Iya, kami sudah lama ingin kabur setelah tau jika mereka menjadikan manusia untuk di jadikan experimen, jadi kami pikir ini lah kesempatan kami untuk kabur meskipun entah ke mana," ucap mereka.


"Memangnya apa yang kalian tahu?" tanya Sultan.


"Ya, manusia di masukkan ke dalam gelas kaca raksasa dan mereka di tes, tapi kami tidak tahu mereka ingin melakukan apa pada mereka," ucap mereka.


"Baiklah, untung saja kalian tidak ketahuan, tapi maaf, aku bisa mengantar kalian di sini saja, aku punya uang 100.000.000 untuk kalian bertahan," ucap Sultan menyerahkan uang tersebut.


"Terima kasih sudah membantu kami, lalu bagaimana denganmu?" tanya mereka.


"Aku punya rencana sendiri untuk menghancurkan mereka," ucap Sultan. "Baiklah jika begitu aku pergi dulu," pamit Sultan yang langsung melajukan mobilnya, ia takut jika seseorang melihatnya pergi, makanya ia harus cepat kembali.


Ting ting


Hadiah Anda di kurang 100.000.000


Sisa hadiah Anda menjadi 4.003.800.000.000


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2