
Qayla tidak menjawab dan menyembunyikan wajahnya lalu ia tiba-tiba saja pergi dari hadapan Sultan.
"Qayla, kamu mau kemana?" tanya Sultan berlari mengejar Qayla.
Ternyata Qayla pergi ke arah mobil besar tadi dan mendapati supir mobil itu.
Supir mobil itu di amankan warga sambil menunggu polisi datang.
"Mana supirnya tadi!" teriak Qayla.
"Dia," ucap Salah satu warga menunjuk ke arah Supir itu.
Qayla menangkap bajunya lalu menghempasnya ke aspal lalu menyeretnya dan melemparnya, ia juga mematahkan tangan supir itu.
"Aduuuuuuuuh!" teriak Supir itu kesakitan ketika Qayla ingin melanjutkan aksinya Sultan menangkap tubuh Qayla.
"Qayla cukup!" ucap Sultan.
"Ku bunuh kau! ku bunuh kau!" teriak Qayla dengan air mata berlinangan.
"Sudah Qayla, jika kau membunuhnya, kau akan masuk penjara," ucap Sultan dan Sultan pun kembali memeluk Qayla.
"Ya udah ayo, kita lihat tante tadi," ucap Sultan menutun Qayla dan Qayla mengikutinya.
Tak lama polisi pun datang, karena keadaan supir itu kritis terpaksa ia di bawa dulu ke rumah sakit untuk di obati.
"Maaf sodara, apa benar wanita yang ada di samping Anda memukul supir ini?" tanya polisi itu.
"Benar," jawab Sultan.
"Dia di mintai pertanggung jawaban atas kesalahan yang ia lakukan," ucap polisi itu.
__ADS_1
"Saya akan ganti 1 milyar untuk pengobatannya sampai ia sembuh, tapi bagaimana dia akan mempertanggung jawabkan atas kesalahan yang ia lakukan setelah menabrak tante itu sampai meninggal?" tanha Sultan.
"Akan kami proses nanti," ucap Polisi itu.
"Penjara tidak akan cukup untuknya, bagaiman jika kami memintanya lebih," ucap Sultan.
"Akan kami pikirkan nanti," ucap polisi itu pergi begitu saja.
xxx
Pemakaman ibu michela pun berlangsung, banyak dari mahasiswa juga turut berduka.
"Mereka semua sudah bertemu di alam sana, mereka pasti sangat bahagia," ucap Qayla tersenyum meskipun dengan mata yang memerah sambil menaburkan bunga di atas makamnya
"Iya, mereka sudah bahagia di sana satu keluarga," ucap Sultan.
"Tante yang tenang di sana dan berbahagialah, Tante pasti sangat senang bisa bertemu dengan anak tante, selamat tinggal tante," ucap Qayla tersenyum melihat papan pusaran nama dan mengelus namanya.
"Tidak menyangka mereka pergi dalam selang waktu yang sangat dekat," ujar Tedi.
Qayla mendelati makan Michela yang berdampingan dengan makam ibunya.
"Michela, aku hanya bisa menjaga ibu sampai di sini saja, semoga kau senang bertemu ibumu?" ucap Qayla juga memegang papan pusaran milik Michela.
"Ayo Qayla kita pulang, mereka sudah damai di sana," ucap Sultan memegang bahu Qayla.
"Ya udah mari kita pulang," ucap Qayla mengangguk.
Mereka pun segera pulang.
"Sultan, aku nanti saja pulangnya, kita keperusahaan saja, aku tak mau terus mengingat kejadian ini," ucap Qayla.
__ADS_1
"Nah ini baru Qayla, wanita tangguh," ucap Sultan tersenyum.
Mereka pun pergi ke perusahaan.
"Selamat datang Tuan Ceo, selamat datang Nona ceo," sapa sekretaris itu.
Sultan mengangguk.
"Bagaimana perusahaan ini apa ada sesuatu yang di laporkan?" tanya Qayla kepada sekretarisnya.
"Iya Nona, ini ada beberapa pemasukan barang hari ini," ucap Sekeretaris itu menyerahkan laporannya kepada Qayla.
Ting ting
Misi level B
Seseorang membawa sabu-sabu di dalam hotel Anda
Hadiah 20 poin
Hadiah 500.000.000.000
"Apa ada masalah di perusahaan ini? Jika tidak aku ingin ke hotel, di sana sedang bermasalah," ucap Sultan.
"Ya sudah aku urus perusahaan di sini, kamu uruslah bagian hotel," ucap Qayla.
"Ya udah, aku tinggal ya, kamu jangan sedih lagi," pesan Sultan.
"Nggak kok," jawab Qayla tersenyum.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih