
"Aku menyayangi mereka berdua," ucap pria itu.
"Dia punya ibu dan Ayahkan?" tanya Sultan.
"Iya," jawab pria itu mengangguk.
Tak lama yang di bilang adik sepupunya datang.
"Kakak kita pulang saja yuk," ajak adek sepupunya.
"Iya bentar lagi, kakak mau selesaikan salah paham ini," ucap Pria itu.
"Ini udah malam, nanti Ayah sama ibu marah" ucap adik sepupunya.
"Tuh lihat, pacar macam apa dia, untuk apa dia mengajakku kencan," ucap wanita itu.
"Heh! Terserah aku donk, dia kakakku," ucap adik sepupunya ngotot.
"Jika begitu kenapa nggak kamu saja yang pacaransama kakakmu, dan aku minta putus sama kamu malam ini," ucap wanita itu.
"Jangan gitu donk sayang, aku sayang banget sama kamu," ucap pria itu memohon.
Sultan berdiri di hadapan pria itu. "Kau hanya punya 2 pilihan, memilih pacarmu atau adik sepupumu?" tanya Sultan.
"Aku... aku tak bisa memilih," ujarnya menundukkan kepala.
"Kakak tetap pilih aku, jika kakak putus sama dia, siapa yang menemani kakak nanti," ucap adiknya.
"Jika kau punya pacar, siapa yang akan menemani dia? Kau juga pasti akan meninggalkan dia, pacarnya yang akan menemaninya ya kan," ucap Sultan.
Pria itu menundukkan kepalanya dan berpikir. "Benar juga, lagian aku ingin serius dengan pacarku, jika aku terusan dengan adikku kapan aku punya waktu untuk pacarku," ucap pria itu dalam hati.
"Aku pilih pacarku," jawabnya yakin.
"Kakak kenapa pilih dia!" teriak adik sepupunya marah.
"Maaf, kakak harus pilih pacar kakak, karena kakak mau serius dengan pacar kakak, apa yang di katakan abang ini benar, jika kamu sudah pacar atau suami, apa kamu yang akan mengurusin kakak?" tanya pria itu.
"Oh jadi kakak pilih dia di banding aku, lihat saja, kakak akan menyesal nanti," ancam adiknya.
Ia pun segera menelpon orang tuanya.
Tuuut
Tuuut
__ADS_1
Tuuut
"Halo Pa, Rendi dia tidak peduliin aku, dia lebih memilih pacarnya," ucap adik sepupunya.
"Kamu pepet terus, jika tidak bagaimana kita akan mendapat asetnya," ucap papanya.
"Tapi dia lebih pilih pacarnya di banding aku," ucapnya mengulang pembicaraannya.
"Baik papa akan telpon papanya dulu," ucap papa adik sepupunya.
Tak lama kemudian Papanya nelpon.
"Halo Pa," jawab pria itu.
"Kamu kenapa masih juga dengan pacarmu itu, dia itu matre, tau kamu punya harta dia baru mau denganmu," ucap papanya marah.
"Tapi aku lebih memilih dia pa, karena aku tau dia tidak matre, karena awal bertemu aku berpura menjadi pria miskin, aku sayang dia pa," ucap Pria itu.
"Jika kau tetap memilih dia, akan papa tarik semua fasilitas kamu, dan hiduplah miskin," ancam papanya.
"Aku tetap mau dia pa, nggak apa-apa aku hidup susah," ucap pria itu.
"Baiklah jika begitu, jangan kau pulang mulai malam ini sampai kau sukses, baru aku akan merestui kalian," ucap papanya langsung mematikan panggilannya.
"Tuh kakak, lebih baik denganku aja, ketimbang sama dia, sekarang kakak sudah menjadi pria miskin, siapa lagi yang mau sama kakak, aku juga nggak mau," ucap adik sepupunya pergi meninggalkannya.
"Sekarang, dia sudah miskin, tapi dia tetap mencintaimu, sebelum terlambat, kau boleh pergi atau kau tetap melilihnya?" tanya Sultan kepada wanita itu.
"Aku harap kau mau menerima aku sama seperti awal kita bertemu," ucap pria itu berharap.
"Aku tidak mau," jawab wanita itu yang masih menundukkan kepalanya.
"Kau pun tidak mau denganku setelah aku jatuh miskin, aku rela meninggalkan keluargaku demi kamu, dan kau sekarang juga meninggalkanku? jadi apa yang ku harapkan lagi di dunia ini, kenapa kau juga tidak menginginkanku, kenapa Sella! Apa semua wanita di dunia ini sama? Apa aku yang tidak pantas di cinta, apa dunia ini hanya ada harta baru akan bahagia?" tanya pria itu sedih sambil meneteskan air matanya menangis.
Wanita itu berlari dan memeluk pria itu. "Dasar pria bodoh! Apa kau tak mau mendengar dulu ucapanku, aku tidak mau menolakmu, aku juga mencintaimu," ucap wanita itu.
Pria itu pun membalas pelukannya "Oh Sella, maafkan ucapanku tadi, aku juga sangat mencintaimu, aku janji akan menjagamu dan membahagiakanmu dan bekerja keras untukmu agar kita dapat pengakuan dari orang tuaku," ucap Pria itu.
"Aku juga akan berusaha yang terbaik untukmu," ucap waanita itu.
"Kenapa kita tidak sedramatis itu ya?" tanya Qayla.
"Tidak ada air mata antara hubungan kita," ucap Sultan mengengam tangan Qayla.
"Awas ya kalo kamu selingkuh, ku potong anumu dan ku beri harimau makan!" ancam Qayla menatap tajam Sultan.
__ADS_1
"Astaga!... bener juga, pacarku lebih sadis dariku," ucap Sultan bedelik ngeri.
"Bang, kakak, terima kasih ya sudah bantu, mungkin jika tidak ada penengah seperti kalian, mungkin masalah ini tidak akan selesai dan terus berlanjut, dan tanpa aku sadari aku sudah menyakiti pacarku dalam diam, meskipun kini aku berubah menjadi miskin, ada dia untukku aku sudah merasa yang paling bahagia, sekali lagi terima kasih," ucap pria itu menundukkan kepala memberi hormat.
"Kira-kira berapa kekayaan aset yang kau miliki?" tanya Sultan.
"Ada sekitar 15 milyar," jawab pria itu. "Sudahalah itu juga bukan menjadi milikku namun aku akan tetap berusaha untuk menjadi sukses bersamanya," ucapnya tersenyum sambil melihat pacarnya.
"Tunggu di sini sebentar," ucap Sultan dan ia pun pergi ke mobilnya dan datang membawa 1 kantong plastik berisi uang.
"Ini ada sekitar 25 milyar, bukalah usaha untuk kalian, dan tunjukkan kepada orang tuamu jika kau sudah siap menikahinya dan bekerjalah bersama, semoga kalian langgeng ya," harap Sultan.
"Terima kasih banyak bang atas bantuannya, bertemu dengan Abang adalah suatu keberkahan dalam hidup kami, tapi bang kami belum bisa balas jasa abang saat ini," ucap pria itu.
"Tidak apa-apa tidak perlu di balas, doakan saja kami langgeng itu sudah cukup," ucap Sultan.
"Iya bang, kami akan selalu doakan semoga rezeki kalian lancar, hidup bahagia punya anak banyak dan tetap bersama hingga maut menjemput," ucap pria itu.
"Terima kasih," ucap Sultan.
"Sama-sama bang, jika begitu kami pulang dulu," ucap pria itu.
Ting ting
Hadiah Anda di kurangi 25.000.000.000
Sisa hadiah Anda 12.068.790.000.000.
Ting ting
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan 20 poin
Poin Anda menjadi 450 poin
Selamat Anda mendapatkan hadiah 1.000.000.000.000
Hadiah Anda menjadi 13.093.790.000.000.
"Mereka sudah pulang, ayo kembali kita melihat bintang di langit," ajak Sultan dan mereka kembali duduk menghabiskan waktu bersama.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih