System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 170


__ADS_3

"Ada jual obat tidur?" tanya Sultan kepada pegawai apotik.


"Ada," ucap pegawai itu mengambilkan 1 botol obat tidur.


"Apa aku bisa beli banyak?" tanya Sultan lagi.


"Mau seberapa banyak?" tanya pegawai itu lagi.


"Sebanyak mungkin," jawab Sultan.


"Maaf Tuan, Anda hanya bisa membelinya paling banyak 3 botol saja, lebih dari itu sangat di larang, dan juga pengunaan obat tidur ini tidak sembarangan dan harus resep dokter juga," jelas pegawai apotik tersebut.


"Oh, baiklah, jika begitu aku beli 3 saja," ucap Sultan.


Pegawai itu pun membungkus obat tidur itu dan memberikan kepada Sultan dan Sultan membayarnya.


"Ketua, kami kehilangan jejak Suqay," lapor bawahannya.


"Kalian cari dia," ucap ketua itu lagi.


"Baik ketua," ucap bawahannya yang segera mencarinya lagi, dan mereka sendiri bingung mau mencarinya di mana.


Sultan menjelajahi 20 toko, jadi ia mendapatkan 60 botol obat tidur.


"Aku rasa ini sudah cukup buat menidurkan mereka," ucap Sultan menyimpan obat tidur tersebut ke dalam mobilnya.


Sultan kembali ke markas dan duduk bersantai di sana. Sedangkan kedua orang itu pusing mencari Sultan yang entah kemana.

__ADS_1


Tririring


Tririring


Tririring


"Halo," jawab Sultan.


"Kamu di mana?" tanya ketua.


"Aku di markas ketua," jawab Sultan.


Terdengar suara seseorang yang berteriak dan ketua itu kenal dengan suaranya. "Sepertinya dia tidak berbohong," ucap ketua itu dalam hati.


"Tadi kamu ke mana?" tanya ketua itu penasaran.


"Aku hanya khawatir jika kau pergi tempat yang yang salah," ucap ketua itu beralasan.


"Biasanya tempat yang ku pergi tidak pernah salah, tadi aku hanya menyelamatkan seseorang saja," jawab Sultan yang tak ingin berlama-lama lagi.


"Oh baiklah jika kau di tempat semula," ucap ketua itu yang menutup panggilannya.


"Ke mana lagi aku harus pergi, ibu pasti di perusahaan, apa aku pulang ke rumah untuk mengambil kode itu sebagai persiapan siapa tahu aku bisa menemukan kode yang satunya lagi di markas besar," ucap Sultan dan ia pun beranjak pergi.


"Kemana Suqay?" tanya yang lain.


"Aku mau beli makanan, kalian ada yang mau nitip nggak?" Sultan balik bertanya.

__ADS_1


"Oh iya aku titip ini, ini, ini," dan mereka menitip makanan mereka.


"Wah banyak sekali, kalau lama nggak apa-apa nih? Aku harus bawa satu orang buat membantuku," ucap Sultan.


"Aku saja yang pergi denganmu," ucap Benny.


"Ya sudah, ayo pergi," ajak Sultan menuju mobilnya.


Perjalanan pun berlangsung sangat cepat dan mereka sudah memasuki kota T.


"Perasaan baru aja mau jalan kok tiba-tiba sampai aja ke kota T," ucap Benny heran.


"Tentu saja, aku memakai kekuatan super," ucap Sultan tertawa. "Ya sudah, aku turunkan kau di sini untuk membeli makanannya aku pergi sebentar beli sesuatu yang lain," ucap Sultan.


"Baiklah," ucap Benny.


Sultan pun melajukan mobilnya menuju rumahnya dan para pekerja sedang istirahat.


"Pak Man, bagaimana kerjanya, apa ada kendala?" tanya Sultan setelah sampai di sana.


"Tidak ada, ini barang-barangmu sudah bapak pindahin ke kamar Ibumu, setelah istirahat ini kami akan mengerjakan kamarmu lagi," ucap pak Man.


"Oh baiklah pak," jawab Sultan menuju kamar ibunya.


Sultan mencari Kode tersebut, sebuah batu dan tempat bedak ibunya dan segera menyimpan di sakunya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2