
"Halo," jawab sultan.
"Halo, gimana? Jadi nggak?" tanya Alex.
"Iya, aku siap-siap dulu," jawab Sultan.
"Oke, kami tunggu ya," ujar Alex menutup telponnya.
"Ibu aku ke kamar dulu," ujar Sultan yang nyelonong masuk kamarnya. Ibu mengangguk.
Sultan segera mandi dan bersiap-siap karena sebentar lagi ia harus pergi.
"Ibu aku berangkat dulu, doain semoga hantunya ketemu, Ibu juga jangan pergi kemana-mana malam begini," pesan Sultan.
"Iya, Ibu mau tidur juga, kamu itu nanti malah ketemu hantu galak," ledek ibu. Sultan kelyar dari rumahnya dan masuk ke mobilnya dan melaju di jalanan. Seperti yang di janjikan, mereka bertemu di persimpangan jalan.
"Ayo masuk," ajak Sultan kepada kedua temannya itu. Mereka pun masuk.
"Wah mobil mewah emang beda ya rasanya," puji Rendi.
"Iya empuk banget," sambul Alex menepuk-nepuk tempat duduknya.
"Oke, lanjut pergi nggak nih?" tanya Sultan.
"Iya donk, aku sudah nggak sabar lagi nih," jawab Alex bersemangat.
__ADS_1
"Okeeee!! Lets gooo," teriak Rendi. Mereka segera menuju kampusnya. Sesampainya di sana, sebelum memasuki gerbang Sultan memberi saran.
"Eh kamu berdua salah satu dari kalian harus ada yang berdandan seperti perempuan," ujar Sultan.
"Lho kenapa?" tanya Alex heran.
"Biar kelihatan kayak pacaran, pasti hantunya bakalan muncul," jelas Sultan.
"Ha?? Apa hubungannya?" tanya Rendi penasaran.
"Udah ikuti saja saranku, kalian mau nangkap hantu nggak?" tanya Sultan.
"Iya tapi, Alex aja deh yang dandan seperti perempuan dan aku adalah prianya," ujar Rendi merangkul pundak Alex.
"Ah nggak, kamu aja deh," tolak Alex.
"Nggak mau, kamu aja," balas Alex.
"Pokoknya kamu," ujar Rendi bersikeras.
"Cukup! Kalian malah berantem, yang ada hantunya kabur, gini aja deh, Rendi jadi perempuannya, Alex jadi laki-lakinya," jawab Sultan memberi keputusan.
"Haaaa... aku tak relaaaaa..." teriak Rendi tak terima, sedangkan Alex tertawa kemenangan.
"Oke! Tapi bagaimana mendandan Rendi agar terlihat seperti wanita ya?" tanya Suktan berfikir.
__ADS_1
"Ahaaa! Itu ada kain gorden, bagaimana jika itu di buat untuk rok Rendi dan penutup kepalanya," saran Alex.
"Bener tuh," jawab Sultan. Sultan dan Alex mengambil gorden yang terpasang di salah satu ruang yang tidak di huni. Sultan menarik gembok tersebut dengan satu tangannya dan itu langsung lepas.
"Gila! Kamu punya kekuatan apa Sultan?" tanya Alex terbelalak.
"Ssstttt, jangan kencang-kencang ngomongnya, nanti kita ketahuan," ujar Sultan meletakkan jari telunjuk di bibirnya. Alex langsung menutup mulutnya kemudian menguncinya. Mereka masuk ke dalam dan menarik gorden tersebut setelah dapat mereka buru-buru ke mobil.
"Ini kita ikat aja langsung ke pinggang Rendi biar kelihatan seperti rok," ujar Alex. Sultan pun membantu mengikatnya, Rendi hanya bisa memanyunkan wajahnya.
Setelah itu sisa gordennya di buat penutup kepala biar nggak kelihatan rambunya pendek dan jadilah Rendi seorang perempuan.
"Gini, kalian berjalan masuk ke ruangan yang tadi malam, ingat! Kalian harus bergandengan tangan seperti orang pacaran aku akan menunggu di sebalik pintu nanti," ujar Sultan memberi arahan.
"Perlu ciuman nggak?" tanya Alex.
"Isss... menjijikan," ujar Rendi mendorong kepala Alex.
"Oke kalian pergi sekarang," ujar Sultan. Mereka berdua pun pergi sambil bergandengan tangan, jika di lihat dari belakang sepertinya mereka serasi hahahaha😂😂😂😂.
"Oke saatnya aku melihat-lihat keadaan," ujar Sultan mengenap-endap.
BERSAMBUNG
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN
__ADS_1
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN🤗🤗🤗