
Tak lama kemudian 2 orang bawahannya datang.
"Bos besar," sapa bawahannya.
Sultan mengangguk. "Ayo ikut aku," perintah Sultan dan mereka berdua pun mengikuti Sultan.
Mereka bertiga menuju ruangan Derry. "Derry, ini adalah bawahanku, mereka yang akan menjagamu. Dan untuk kalian, pekerjaan menjaga perusahaan di ganti di sini, jika ingin keluar bergantian ya biar ada yang jagain dia," pesan Sultan.
"Siap Bos besar," angguk mereka.
"Ya sudah, aku pergi dulu, baik-baik kalian di sini," pesan Sultan lagi.
"Baik bos besar," angguk keduanya.
"Baiklah jika begitu, aku pergi dulu," ucap Sultan dan ia pun pergi melangkahkan kaki keluar dari ruangan dan menuju mobilnya.
Sultan menuju konter dan membeli ponsel yang baru.
"Kak aku mau ponsel yang seharga 100.000.000," ucap Sultan tanpa basa basi.
"Oh sebentar ya," ucap pegawai konter memanggil pemiliknya.
__ADS_1
"Pak ada yang mau beli ponsel seharaga 100.000.000," ucap pegawai itu, karena ponsel tersebut di letakkan dekat konter tapi tempatnya di kunci agar tidak ada yang mencurinya dan di buat pajangan untuk menarik pelanggan.
Pemilik konter itu pun turun. "Apa benar Tuan yang ingin membeli ponsel ini?" tanya pemilik konter.
"Ya, saya mau ponsel ini," ucap Sultan.
"Baiklah, Anda bisa bertransaksi sekarang," ucap pemilik konter.
Sultan pun memberi uang 100.000.000 kepada pemilik konter dan pemilik konter itu pun membungkuskan untuknya.
Ting ting
Hadiah Anda di kurangi 100.000.000
Sultan pun segera pulang kerumah. Namun di rumah sudah ada pak Man yang mulai merenovasi kamar Ibu dan barang-barang Ibu di masukkan ke dalam kamarnya membuat kamarnya penuh dengan barang-barang.
"Pak Man, kira-besok ini sudah jadi?" tanya Sultan kepada pak Man.
"Jadilah, soalnya ibumu juga menyuruh secepatnya jika untuk kamarnya dan kamar mu, dan juga ini hanya di bobok dan di bikin ulang saja, dan di samping pintu hanya di pasang batako lagi itu saja, tapi ngomong-ngomong kamu beru pulang kuliah?" tanya Pak Man.
"Iya Pak Man, aku masuk kamar dulu ya," pamit Sultan.
__ADS_1
"Oh baiklah-baiklah," angguk pak Man tersenyum dan mereka melanjutkan pekerjaannya.
Sultan masuk kamar dan segera memasukkan kartunya lalu menghubungi Derry lewat pesan.
"Derry ini aku Sultan, beri tahu apa yang kau tau," Sultan pun mengirim pesan.
Tring!
Pesan masuk.
"Ya aku tak sengaja melihat ketua sedang mengobrol dengan seorang atasan lainnya masalah kode itu."
"Ya aku memang ingin mencari kode itu."
"Apa kau tahu kode apa itu?"
"Aku tidak tahu tapi aku memang mencarinya."
"Itu kode untuk menghancurkan organisasi dan kode itu ada di tangan kepala organisasi, mereka mencari sisa dua kode lagi, jika ada di tangan mereka maka kode itu malah akan menjadi mereka semakin kuat dan itu akan di berikan kepada kepada seorang ahli ilmuan yang mereka selama ini di jaga ketat. Dan juga kepala organisasi itu ada di kota kita sekarang untuk mencari sisa kodenya tapi saat ini mereka belum beraksi dan entah apa yang mereka tunggu, dan juga jika kita gagal dalam misi keberangkatan untuk memperluas wilayah itu maka kita akan di bunuh semua."
"Baiklah informasinya sangat berguna bagiku, terima kasih sudah memberi tahunya."
__ADS_1
Pesan mereka pun berakhir.
BERSAMBUNG