System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 175


__ADS_3

Sultan datang ke sana bukan tanpa sebab karena alarmnya menunjukan di sebuah rumahbyang sepi seperti tak berpenghuni.


"Saya mau tanya? Di mana orangnya pemilik rumah ini Buk?" tanya Sultan menunjuk rumah di sebelah kiri rumah ibuk itu yang berjarak 100 meter dari rumah ibu itu.


"Tidak tahu, biasanya terlihat mereka keluar, hanya hari ini mereka tidak ada, dan kami juga jarang berkomunikasi jadi kami tidak tahu ke mana mereka," ucap salah satu ibu-ibu itu.


"Oh baiklah jika begitu, terima kasih," ucap Sultan. Ia pun pergi mengecek rumah tersebut dan mengintip di balik celah-celah lubang kecil dan di sana tidak terlihat.


"Sultan mengelilingi rumah tersebut dan ada sebuah pergerakan di dalam gudang.


"Sial! Mereka pasti di dalam sana," ucap Sultan pergi mencari pintu dan pintu itu terbuat dari besi.


Sultan mendobrak pintu itu dengan sekuat tenaga dan akhirnya pintunya jebol.


"Siapa kamu?" tanya salah satu pria organisasi itu menodongkan senjatanya.


Mereka terdiam karena pakaian Sultan sudah jelas dari organisasi mereka.


"Kenapa kau datang ke sini? Bukan kah jika berpakaian seperti ini kau di tugaskan untuk pelebaran wilayah besok," ucap pria itu menurunkan senjatanya.


Di sana ada satu keluarga yang tangannya di ikat dan wajah mereka babak belur dan tak terkecuali, seorang anak berumur 5 tahun juga lebam di wajahnya.

__ADS_1


"Ketua menyuruhmu pergi dan menyuruhku berjaga di sini," jawab Sultan.


"Eh bukannya ketua menyuruh kami berjaga di sini dan ketua yang akan datang langsung ke sini dan membunuh mereka?" tanya pria itu.


"Itu benar, tapi sayangnya ketua merubahnya," jawab Sultan dengan wajah datar.


"Tunggu dulu, kami belum ada informasi dari ketua, aku akan menelponnya," ucap pria itu keluar dari gudang untuk menelpon.


Yang satu orang berjaga di sana, Sultan langsung menghantamnya dan mematahkan lehernya.


Mereka menjerit tapi mulut mereka tertutup.


"Ssssssttttt diam, aku akan menyelamatkan kalian," ucap Sultan mendekati keluarga itu lalu melepaskan ikatan mereka.


Dari belakang, Sultan memukul pundaknya lalu membunuhnya dengan senjata di tangan temannya, seolah-olah mereka bertengkar


"Kalian cepat lari, sebelum ketua mereka datang," perintah Sultan.


"Baiklah!" ucap mereka menaiki mobil yang ada di gudang dan melaju cepat ke arah tujuan mereka.


Sultan juga melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu segera.

__ADS_1


Mobil keluarga itu berpapasan dengan mobil ketua, karena mereka sama-sama melaju jadi ketua itu tidak perasan dan keluarga itu langsung berbelok dan menuju pelabuhan kecil dan menaiki kapal di sana.


Ketua pun sampai di tempat dan mendapati anak buahnya sudah terkapar.


Ketua itu pun memeriksa urat nadi keduanya dan ternyata keduanya sudah mati.


"Sial! Siapa yang sudah membebaskan mereka, jika aku tahu orangnya, akan ku remuk semua tulangnya!" ujar ketua itu sangat marah.


Ting ting


Misi selesai


Selamat Anda mendapatkan 40 poin


Poin Anda menjadi 290 poin.


Selamat Anda mendapatkan 1.000.000.000.000


Hadiah Anda menjadi 4.003.900.000.000.


Dan akhirnya Sultan sampai di tempat, Suqay kembali bersembunyi dan Sultan masuk ke dalam semak dan ia keluar dari tempat ia masuk tadi

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2